... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Militer Mali Diduga Eksekusi Belasan Sipil di Pasar

KIBLAT.NET, Bamako – Pasukan gabungan Afrika diduga membunuh sebanyak 12 warga sipil di sebuah pasar di Mali utara, yang berbatasan dengan negara Burkina Faso. Insiden itu terjadi setelah kabar seorang tentara Mali tertembak di pasar tersebut.

Kantor berita AFP, Ahad (20/05), melaporkan bahwa pembunuhan belasan sipil itu masih misterius namun tentara Mali diyakini terlibat. Terlebih tentara Mali dikenal kerap melakukan aksi semena-mena terhadap sipil dalam operasi anti-jihadis.

Sumber militer di pasukan gabungan 5 negara Afrika (Mali, Burkina Faso, Niger, Mauritania dan Chad) mengatakan bahwa insiden itu terjadi di pasar komersial di Buliski di Mali utara, dekat perbatasan Burkina Faso. Tentara Mali bertugas di wilayah tersebut di bawah komando pasukan gabungan 5 negara.

Sumber itu menjelaskan, insiden itu terjadi setelah salah satu tentara ditembak orang bersenjata tak dikenal di pasar tersebut. Beberapa saat kemudian, dalam keadaan yang masih misterius, sebanyak 12 sipil dilaporkan tewas di lokasi.

“Saat ini terus terjadi kontak antara Burkina Faso dan daerah yang sulit dijangkau ini,” ujar sumber itu.

Sumber lainnya mengungkapkan bahwa lokasi kejadian sangat sulit dijangkau melalui sambungan telepon. Oleh karena itu, perlu investigasi ke lokasi untuk mengetahui bagaimana warga sipil itu tewas dan siapa penembak tentara.

Perlu dicatat, militer Mali dikenal kerap melakukan kejahatan yang menyebabkan tewasnya sipil atau pengungsi, penangkapan semena-mena bahkan eksekusi lapangan dalam operasi melawan jihadis.

BACA JUGA  Balas Kekalahan, Militer Mali Gelar Kampanye Targetkan Jihadis

Lima negara Afrika membentuk pasukan gabungan dengan didukung Eropa dan Barat menyusul semakin meningkatnya aktivitas jihadis. Para pejuang yang memiliki hubungan dengan Al-Qaidah di kawasan tersebut memanfaatkan wilayah-wilayah perbatasan sebagai basis aman.

Sumber: aawsat.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Ibu Epinopita Terima Donasi untuk Pengobatan Perut Membengkak

Masih ingat dengan Ibu Epinopita? Janda 44 tahun yang perutnya membesar seperti tengah hamil tua. Penyakit tak biasa itu diderita sejak suaminya masih hidup.

Ahad, 20/05/2018 23:32 0

Indonesia

4 Fakta di Balik Daftar 200 Mubalig Ala Kemenag

Nama-nama dalam daftar itu merupakan rekomendasi kementerian yang dipimpin oleh Lukman Hakim Saifuddin.

Ahad, 20/05/2018 17:44 0

Indonesia

ICJR Minta Pemerintah dan DPR Tak Buru-buru Sahkan RUU Terorisme

"Terhadap proses pembahasan RUU Perubahan UU Terorisme, ICJR akan memberikan Catatan dan Rekomendasi ICJR terhadap RUU tersebut ke DPR dan Pemerintah (Naskah versi 17 April 2018)," tambah dia.

Ahad, 20/05/2018 16:02 0

Indonesia

Ini Hasil Pertemuan Indonesia-Afghanistan-Pakistan Pekan Lalu

Minggu lalu, tepatnya 11 Mai 2018 telah digelar Pertemuan Trilateral antara tokoh agama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan. Pertemuan diselenggarakan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Ahad, 20/05/2018 15:59 0

Indonesia

Ketua Pemuda Muhammadiyah Merasa Tak Pantas Masuk 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag

“UAS, Adi Hidayat dan ustadz yang berilmu tinggi lainnya pantas didengar oleh Umat, justru terus terang saya merasa tidak pantas ada di list tersebut, karena banyak sekali yg harus saya pelajari, dan saya bukan ahli agama seperti UAS dan Adi Hidayat serta Ustadz baik lain yang ada di list kemenag itu,” tuturnya.

Ahad, 20/05/2018 15:31 0

Indonesia

Solusi Krisis Sosial Umat, Muliakan Islam dan Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

Upaya memuliakan Islam dalam realitasnya perlu kembali kepada praktek Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat dalam menegakkan Islam.

Ahad, 20/05/2018 15:10 0

Artikel

Menyelami Jurnalisme Islami

Belum ada kesepakatan yang definitif dan pasti tentang jurnalisme islami. Namun beberapa tawaran yang diberikan oleh Nurhaya dkk, Pintak, Siddiqi, dan lainnya dapat menjadi awalan bagi kita untuk merumuskannya seraya menjadi panduan bagi para jurnalis muslim untuk menjadi panduan dalam meliput dan menulis berita.

Ahad, 20/05/2018 14:29 0

Artikel

Hipotesa Radikalisasi, Cara Barat Kambinghitamkan Islam sebagai Penyebab Terorisme

Hipotesa radikalisasi yang mengaitkan teror dengan ide-ide dasar teologi Islam secara halus telah menjauhkan kita dari penyebab terorisme yang sebenarnya.

Ahad, 20/05/2018 14:22 0

Indonesia

Farid Okbah: Jangan Mau Dipecah-belah dengan Islam Ala Arab atau Indonesia

"Islam adalah agama universal, seutuhnya agama yang datang dari Allah Taala," katanya dalam Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Yayasan Ulul Albab, di Masjid Ulul Albab, Tambun Selatan, Bekasi, Ahad, (20/05/2018).

Ahad, 20/05/2018 13:53 0

Indonesia

Taliban: Tak Ada Penolakan Jihad Afghan dalam Pertemuan Trilateral Ulama di Indonesia,

Imarah Islam Afghanistan atau Taliban memberikan respon terkait hasil pertemuan ulama trilateral (Indonesia-Afghanistan-Pakistan) di Bogor pada 11 Mei lalu. Taliban menyimpulkan bahwa tidak pernyataan atau fatwa yang menyebut jihad di Afghanistan ilegal.

Ahad, 20/05/2018 13:00 0

Close