Haruskah Mohamed Salah Puasa Saat Final Liga Champions? Ini Kata Ulama Salafi

KIBLAT.NET, Kairo – Wakil presiden kelompok Salafi Dawah, Yasser Borhami mengatakan menurut hukum Syariah Islam, penyerang Liverpool, Mohamed Salah tidak boleh membatalkan puasanya selama pertandingan final Liga Champions yang akan berlangsung pada 26 Mei mendatang pada bulan suci Ramadhan.

Borahmi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada keterangan dalam Al-Quran yang memperbolehkan pemain sepak bola tidak boleh berpuasa. Ia menjelaskan bahwa sepakbola tidak termasuk kategori olahraga yang menuntut kerja keras, sehingga tidak boleh berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Mohamed Salah bersiap untuk pertandingan final Liga Champions melawan tim sepak bola asal Spanyol Real Madrid pada 26 Mei di ibukota Ukraina Kiev. Pertandingan ini akan diadakan pada minggu pertama Ramadhan, sekitar satu jam setelah waktu makan sahur.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat