... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dituduh Bunuh Sapi, Pria Muslim India Dikeroyok Sampai Mati

Foto: Sapi di India dibiarkan bebas di jalan-jalan umum. .

KIBLAT.NET, Uthar Pradesh – Seorang pria Muslim yang dituduh membunuh seekor sapi dikeroyok sampai mati di India tengah. Tindakan main hakim sendiri ini telah berulangkali terjadi, karena masyarakat Hindu setempat menganggap sakral hewan tersebut.

“Siraj Khan, seorang penjahit berusia 45 tahun, diserang di distrik Satna negara bagian Madhya Pradesh pada Jumat (18/05/2018) pagi dan meninggal di tempat kejadian,” kata pejabat polisi setempat Arvind Tiwari kepada AFP.

Teman Kahn, Shakeel Maqbool, yang juga diserang, dirawat di rumah sakit karena cedera kritis.

“Kami telah menangkap empat orang, dan mereka telah dikirim ke tahanan peradilan. Kami sedang menyelidiki apa yang mendorong serangan itu,” kata Tiwari.

Dia menambahkan bahwa daging dan bangkai sapi ditemukan di tempat kejadian, tetapi tidak ada rincian karena penyelidikan sedang berlangsung.

Umat Hindu menganggap sapi suci. Menyembelih, memiliki atau mengonsumsi daging sapi, dilarang di sebagian besar negara bagian India.

Penyembelihan sapi di Madhya Pradesh membawa hukuman penjara maksimal tujuh tahun, tetapi banyak bagian lain di India menjatuhkan hukuman seumur hidup untuk tindakan itu.

Partai Bharatiya Janata Party (BJP) Perdana Menteri Narendra Modi telah berjanji untuk sepenuhnya melarang pembantaian sapi di India. BJP dianggap menutup mata terhadap meningkatnya jumlah serangan main hakim sendiri atas nama perlindungan sapi.

Kelompok-kelompok HAM mengatakan massa Hindu memiliki keberanian karena mendapat perlindungan BJP yang berkuasa sejak tahun 2014. Banyak dari korban adalah Muslim.

BACA JUGA  Badai Memicu Banjir di Jepang, 67 Orang Dilaporkan Tewas

Dalam dua kasus yang menonjol tahun lalu, seorang peternak sapi perah terbunuh di pinggir jalan karena mengangkut sapi. Seorang remaja Muslim yang dituduh membawa daging sapi juga ditikam sampai mati di stasiun kereta.

Sumber: Al-Arabiya
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tazkiyah

Dusta yang Sopan

"Kalau yang engkau katakan adalah benar, maka itu adalah hasil pemikiran yang baik. Akan tetapi bila yang kau katakan adalah batil,maka itu adalah dusta yang sopan."

Senin, 21/05/2018 14:26 0

Indonesia

Mahasiswa Jabar Gagas Solusi Alternatif dalam Refleksi 20 Tahun Reformasi

Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam (FPMI) Jawa Barat menggelar agenda rutin Forum Tokoh dan Aktivis Muda dengan tema ‘Gagasan Alternatif Kaum Muda Membangun Kebangkitan Negeri’.

Senin, 21/05/2018 12:36 0

Indonesia

KAMMI Khawatir 200 Daftar Penceramah Justru Memecah Belah

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) khawatir 200 daftar nama penceramah yang direkomendasikan Kemenag justru akan memecah belah masyarakat.

Senin, 21/05/2018 12:03 0

Suara Pembaca

Sinergi Foundation Hadirkan Kebahagiaan Ramadhan di Pelosok Papua

Melalui program Desa Ramadhan, Sinergi Foundation menebar manfaat dari Aceh hingga Papua.

Senin, 21/05/2018 11:54 0

Suara Pembaca

Ibu Epinopita Terima Donasi untuk Pengobatan Perut Membengkak

Masih ingat dengan Ibu Epinopita? Janda 44 tahun yang perutnya membesar seperti tengah hamil tua. Penyakit tak biasa itu diderita sejak suaminya masih hidup.

Ahad, 20/05/2018 23:32 0

Indonesia

4 Fakta di Balik Daftar 200 Mubalig Ala Kemenag

Nama-nama dalam daftar itu merupakan rekomendasi kementerian yang dipimpin oleh Lukman Hakim Saifuddin.

Ahad, 20/05/2018 17:44 0

Indonesia

ICJR Minta Pemerintah dan DPR Tak Buru-buru Sahkan RUU Terorisme

"Terhadap proses pembahasan RUU Perubahan UU Terorisme, ICJR akan memberikan Catatan dan Rekomendasi ICJR terhadap RUU tersebut ke DPR dan Pemerintah (Naskah versi 17 April 2018)," tambah dia.

Ahad, 20/05/2018 16:02 0

Indonesia

Ini Hasil Pertemuan Indonesia-Afghanistan-Pakistan Pekan Lalu

Minggu lalu, tepatnya 11 Mai 2018 telah digelar Pertemuan Trilateral antara tokoh agama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan. Pertemuan diselenggarakan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Ahad, 20/05/2018 15:59 0

Indonesia

Ketua Pemuda Muhammadiyah Merasa Tak Pantas Masuk 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag

“UAS, Adi Hidayat dan ustadz yang berilmu tinggi lainnya pantas didengar oleh Umat, justru terus terang saya merasa tidak pantas ada di list tersebut, karena banyak sekali yg harus saya pelajari, dan saya bukan ahli agama seperti UAS dan Adi Hidayat serta Ustadz baik lain yang ada di list kemenag itu,” tuturnya.

Ahad, 20/05/2018 15:31 0

Indonesia

Solusi Krisis Sosial Umat, Muliakan Islam dan Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

Upaya memuliakan Islam dalam realitasnya perlu kembali kepada praktek Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat dalam menegakkan Islam.

Ahad, 20/05/2018 15:10 0

Close