... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Hasil Pertemuan Indonesia-Afghanistan-Pakistan Pekan Lalu

Foto: Tiga ulama Qibla Ayaz (Pakistan), Quraish Shihab (Indonesia), dan Ataullah Lodin (Afghanistan) membacakan deklarasi pada penutupan Pertemuan Trilateral Ulama, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Jumat (11/5) sore. (Foto: Humas/Agung)

KIBLAT.NET, Bogor- Minggu lalu, tepatnya 11 Mai 2018 telah digelar Pertemuan Trilateral antara tokoh agama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan. Pertemuan diselenggarakan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Acara ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada pagi hari dan ditutup pada sore harinya oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pertemuan ini dihadiri oleh 19 ulama Afghanistan, 17 ulama Pakistan, dan 17 ulama Indonesia.

Pertemuan berlangsung tertutup dan menghasilkan Bogor Ulama Declaration for Peace (Deklarasi Ulama Bogor untuk Perdamaian). Isi deklarasi itu dibacakan oleh perwakilan dari masing-masing negara. Yaitu Qibla Ayaz (Pakistan), Quraish Shihab (Indonesia), dan Ataullah Lodin (Afghanistan).

Berikut bunyi Bogor Ulama Declaration for Peace seperti dikutip dari laman resmi Sekretaris Kabinet Republik Indonesia:

1. Islam adalah agama damai, toleran, dan moderat. Kata Islam sendiri berasal dari kata salam yang berarti perdamaian dan keselamatan. Para penganut Islam sejati terikat untuk terus menunjukkan rasa belas kasihan dan saling menyayangi.

2. Pesan utama Islam bermuara pada prinsip perdamaian, belas kasih, dan kasih sayang. Oleh sebab itu, kami mendukung deklarasi Pakistan-Afghanistan dan berbagai inisiatif perdamaian yang dilakukan oleh para ulama dunia Islam yang mendorong perdamaian, persaudaran Islam, dan penolakan pada kekerasan dan terorisme.

3. Perdamaian adalah perintah Allah dan kaum muslimin memiliki kewajiban untuk mengikuti perintah ini dalam hidupnya, dalam lisan dan jiwanya. Oleh sebab itu, semua konflik dan pertentangan antara kaum muslim harus diselesaikan sesuai dengan kaidah Quran dan Sunnah. Kami para ulama dalam hal ini mengapresiasi dan mendukung tawaran pemerintah Republik Islam Afghanistan, sebagaimana diumumkan oleh Presiden Ashraf Ghani pada saat Kabul Peace Process Februari 2018, untuk perdamaian dan rekonsiliasi Afghanistan. Kami juga mengapresiasi negara-negara kawasan, dunia Islam, dan komunitas internasional atas dukungan penuhnya bagi proses perdamaian di Afghanistan.

BACA JUGA  Event Muslim United, Ustadz Abdul Somad Bahas Masalah Iman

4. Kami mencatat mengenai situasi kondusif di Afghanistan dan menyerukan semua pihak untuk ikut serta dalam pembicaraan langsung perdamaian sesuai dengan pembahasan damai yang termaktub dalam Al Quran, yaitu musyawarah, dan sebagaimana juga diisyaratkan dalam Al Quran Surat As-Syura ayat 38 yaitu bahwa musyawarah adalah ciri-ciri kaum beriman.

5. Sebagai pewaris Rasulullah dan selaku pemegang otoritas dalam menerjemahkan Al Quran dan hadits, ulama memainkan peran penting dalam komunitas muslim untuk menegakkan nilai-nilai syariat Islam, warisan sebenarnya dari Nabi Muhammad SAW sebagai rahmatan lil alamin. Ulama dalam hal ini mengemban amanah yang besar di pundaknya untuk melestarikan prinsip moral yang tinggi dan mempromosikan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah insaniyah.

6. Para ulama sebagai pewaris nabi, warasatul anbiya, memiliki kewajiban untuk terus mempromosikan nilai-nilai universal Islam yaitu perdamaian, toleransi, keadilan sosial, dan moderat. Selain juga mendorong diakusisinya prinsip-prinsip ini sebagai tolak ukur dan kaidah penuntun.

7. Para ulama dan umat Islam, khususnya seperti di Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan dengan pemahaman mendalam mengenai tantangan dan kesulitan yang dihadapi oleh negara-negara Islam dapat memainkan peranan aktif dalam mempromosikan perdamaian dan solidaritas di dunia Islam, secara khusus di Afghanistan.

8. Ulama memberikan petunjuk dan ceramah yang sesuai dengan Kitab Suci Al Quran dan contoh yang diteladani dari Nabi Muhammad SAW, di mana beliau selalu menekankan sikap wasathiyah dalam hidup, sebagai jalan yang benar bagi umat Islam.

BACA JUGA  Sekjen MUI Heran UGM Tolak Kuliah Umum Ustadz Abdul Somad

9. Ulama meyakinkan kembali bahwa kekerasan dan terorisme tidak bisa dan tidak boleh diasosiasikan dengan agama, kewarganegaraan, peradaban, atau etnis manapun. Kekerasan ekstremisme dan terorisme dalam bentuk apapun termasuk terhadap warga sipil dan pelaku aksi bunuh diri bertentangan dengan prinsip Islam.

10. Sebagai satu keluarga besar umat, ulama mendukung proses perdamaian yang inklusif dan siap memberikan kontribusi secara konstruktif di dalam proses tersebut, sembari mencari berbagai cara dan upaya agar ada solusi yang mungkin bagi perdamaian di Afghanistan.

11. Dalam hal ini, kami mendukung peran penting ulama Afghanistan, Indonesia, dan Pakistan dalam mempromosikan perdamaian, keharmonisan, dan persaudaraan sesama umat sesuai dengan ajaran Islam yang berbasiskan Al Quran dan Sunnah.

12. Ulama juga mengapresiasi pemerintah Indonesia atas dukungan yang tulus dalam menginisiasi kerja sama antar ulama di tiga negara ini dan di dunia Islam.

Lantas apa tanggapan Imarah Islamiyah Afghanistan (Taliban)? 

Imarah Islam Afghanistan mengeluarkan rilis berupa tanggapan dari Bogor Ulama Declaration for Peace pada Kamis (17/05/2018). Banyak hal yang disampaikan Taliban terkait pertemuan Trilateral antara tokoh agama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan di Bogor. Termasuk keinginan Amerika Serikat agar pertemuan itu dapat menghasilkan fatwa yang mengharamkan jihad Afghanistan.

Baca selengkapnya: Tanggapan resmi Taliban terkait Pertemuan Trilateral Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan.

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Cina Siagakan Pesawat Pembom di Pulau-pulau Laut Cina Selatan

"Berbagai jenis pesawat pembom -termasuk jarak jauh, H-6K yang mampu melakukan serangan nuklir- melakukan pendaratan dan lepas landas di lapangan udara pulau tak dikenal setelah melakukan simulasi pelatihan serangan pada target di laut," kata angkatan udara Cina.

Ahad, 20/05/2018 15:48 0

Artikel

Menyelami Jurnalisme Islami

Belum ada kesepakatan yang definitif dan pasti tentang jurnalisme islami. Namun beberapa tawaran yang diberikan oleh Nurhaya dkk, Pintak, Siddiqi, dan lainnya dapat menjadi awalan bagi kita untuk merumuskannya seraya menjadi panduan bagi para jurnalis muslim untuk menjadi panduan dalam meliput dan menulis berita.

Ahad, 20/05/2018 14:29 0

Artikel

Hipotesa Radikalisasi, Cara Barat Kambinghitamkan Islam sebagai Penyebab Terorisme

Hipotesa radikalisasi yang mengaitkan teror dengan ide-ide dasar teologi Islam secara halus telah menjauhkan kita dari penyebab terorisme yang sebenarnya.

Ahad, 20/05/2018 14:22 0

Amerika

Seorang Remaja Umbar Tembakan di SMA Texas, 10 Orang Tewas

Polisi AS menangkap tersangka, Dimitrios Pajortzis (17) seorang siswa di sekolah. Serangan itu terjadi sekitar 65 km dari Houston, Texas.

Ahad, 20/05/2018 12:12 0

Opini

200 Ulama Rekomendasi Kemenag, Untuk Apa?

Oleh beberapa kalangan, 200 daftar ulama yang direkomendasikan Kemenag menimbulkan polemik baru. Pasalnya, hal itu kan memunculkan stigma baru masyarakat kepada pemerintah.

Ahad, 20/05/2018 10:39 1

Palestina

Adz-Dzawahiri: Tel Aviv Juga Milik Umat Islam

Pemindahan kantor kedutaan AS sebenarnya hanyalah isu/masalah kecil jika dibandingkan dengan konspirasi besar antara Zionis dan Pasukan Salib.

Ahad, 20/05/2018 09:55 0

Irak

Blok Al-Sadr Menang Pemilu Parlemen Iraq

Sadr dikenal salah satu pemimpin spiritual Syiah yang getol menentang Amerika Serikat. Namun di waktu yang sama dia menolak segala campur tangan Iran di negaranya.

Sabtu, 19/05/2018 09:48 0

Palestina

Dijaga Ketat, Warga Palestina Tepi Barat Hendak Tunaikan Shalat Jumat

Ribuan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki telah melakukan perjalanan ke kota Al-Quds (Yerusalem) untuk menunaikan kewajiban shalat Jumat.

Jum'at, 18/05/2018 16:37 0

Munaqosyah

Timbangan Fikih dalam Teror Bom Surabaya

Penyematan kata fi sabilillah dalam kata jihad, juga memberikan tashowwur bahwa jihad yang dilakukan seorang muslim harus selalu berada dalam kerangka dan rambu-rambu syar’i

Jum'at, 18/05/2018 16:02 1

Irak

Qasem Soleimani Jadi Mediator Pembentukan Koalisi Syiah di Iraq

IRGC pimpinan Soleimani adalah pendukung asing utama organisasi Badr, yang bertanggung jawab dalam melakukan pembantaian dan kejahatan terhadap warga Sunni di Iraq.

Jum'at, 18/05/2018 15:22 0

Close