... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

4 Fakta di Balik Daftar 200 Mubalig Ala Kemenag

Foto: Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin

KIBLAT.NET, Jakarta- Tepat di hari kedua Ramadhan 1439 H, Kemenag merilis daftar 200 nama mubalig yang direkomendasikan lembaga itu. Nama-nama dalam daftar itu merupakan rekomendasi kementerian yang dipimpin oleh Lukman Hakim Saifuddin.

Sejak pertama kali dirilis, list penceramah itu menimbulkan banyak pertannyaan. Mulai dari proses penyaringan, prihal nama-nama penceramah tertentu tak masuk rekomendasi, dan ada pula penceramah yang meminta namanya dihapuskan dari daftar. Berikut 4 hal fakta penting terkait daftar 200 nama penceramah ala Kemenag:

1. Kemenag Punya Tiga Kriteria Penceramah

Menteri Lukman Hakim menjelaskan bahwa dalam penentuan nama-nama daftar mubalig rupanya ada tiga kriteria yang ditentukan. Menurutnya, kriteria itulah yang menyaring nama-nama penceramah hingga masuk ke dalam daftar 200 nama mubalig. Berikut tiga kriteria seperti dikutip dari laman Kemenag:

  • Mereka-mereka yang betul mumpuni dalam arti menguasai secara mendalam dan luas tentang substansi ajaran Islam.
  • Memiliki pengalaman yang cukup besar sebagai penceramah
  • Memiliki komitemen yang tinggi terhadap kebangsaan

“Nah atas dasar itulah kami merilis 200 nama penceramah tersebut. Yang harus menjadi catatan kita semua adalah bahwa ini adalah rilis yang pertama dan bukan satu-satunya,” ujarnya saat ditemui wartawan usai membuka Syiar Anak Negeri di salah satu stasiun tv di Jakarta, Sabtu (19/05/2018).

2. Nama yang Muncul Sesuai Masukan dari Sejumlah Ormas dan Tokoh

Menag mengaku bahwa nama-nama yang muncul sesuai dengan masukan dari tokoh-tokoh dan ormas Islam. Namun tak ada penjelasan secara rinci ormas dan tokoh-tokoh Islam yang terlibat dalam penentuan nama-nama itu.

BACA JUGA  Komentari PMA Majelis Taklim, MUI Sumbar: Kenapa Umat Islam Selalu Ditarget?

“Artinya di kemudian hari akan muncul nama-nama sesuai dengan masukan yang kita terima dari tokoh-tokoh ulama dan ormas Islam. Sehingga mereka bisa kita manfaatkan ilmunya. Ini daftar yang sangat dinamis dan akan senantiasa mengalami updeting dan perubahan penambahan,” kata Menag.

Menurut Menag, rilis daftar nama mubalig yang dikeluarkan Kemenag itu dalam rangka menjawab semua pertanyaan dari masyarakat yang begitu banyak menanyakan kepada Kemenag terkait mubalig yang bisa berceramah, baik di mushala, masjid dan tempat pengajian lainnya.

“Karena begitu banyaknya permintaan dan pertanyaan dari masyarakat lalu kemudian kami di Kemenag meminta masukan kepada sejumlah ormas Islam, tokoh umat, ulama termasuk masjid-masjid besar yang ada di Indonesia lalu kemudian kami mendapatkan nama-nama itu,” ujar Menag.

3. Sejumlah Nama Minta Dikeluarkan dari Daftar

Nama Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) DKI Jakarta, Fahmi Salim masuk ke dalam daftar 200 mubalig yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag). Namun, dia meminta menteri agama mencoret namanya karena daftar itu dinilai perpotensi menimbulkan perpecahan umat.

Selain itu, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak ikut masuk dalam 200 mubaligh rekomendasi Kemenag. Namun ia merasa keberatan. Dahnil menilai Kemenag tidak perlu memberikan list tersebut.

“Ustadz berilmu tinggi dan berakhlak baik seperti Abdul Somad, Adi Hidayat dan banyak ustadz-ustadz lain yang tinggi komitmen kebangsaannya pantas didengar oleh umat,” ujarnya dalam akun twitter pribadinya pada Ahad (20/05/2018).

BACA JUGA  Soal Sertifikasi Perkawinan, Kemenag: Bimbingan Pasca Pernikahan Juga Penting

“Jadi, tidak perlu menghidangkan selera satu kelompok kepada kelompok lain. Kemenag penting mendengar semua pihak,” ucapnya.

4. Tak Ada Ustadz Somad, Adi Hidayat dan Penceramah Terkenal Lainnya

Dari hasil penelusuran Kiblat, dalam daftar mubalig yang dirilis Kemenag tak ada nama dai kondang Ustaz Abdul Somad (UAS). Tak tercantumnya nama ulama asal Pekanbaru, Riau itu menimbulkan pertanyaan di masarakat. Begitu pula nama Ustadz Adi Hidayat, Bachtiar Nasir dan sejumlah nama lainnya.

Meski memiliki jadwal kajian yang cukup padat dan rutin mengisi di salah-satu televisi, nama Ustadz Abdul Somad tak diperhitungkan oleh Kemenag. Tetapi UAS tak mau ambil pusing.

Ustaz Abdul Somad punya cara sendiri dalam menjawab pertanyaan khalayak.  Melalui akun Instagram resminya @ustadzabdulsomad, Sabtu (19/05/2018) siang, UAS mengunggah sebuah tangkapan layar percakapan di aplikasi berbagi pesan.

Dalam percakapan itu seseorang menyampaikan pertanyaan terkait tak masuknya UAS dalam daftar mubalig Kemenag. “Bagaimana tanggapan ustaz, Ustad tidak termasuk dalam 200 mubaligh rujukan KEMENAG??”.

Sementara itu, belum ada tanggapan baik dari Ustadz Adi  Hidayat ataupun Bachtiar Nasir terkait daftar mubalig tersebut.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Cina Siagakan Pesawat Pembom di Pulau-pulau Laut Cina Selatan

"Berbagai jenis pesawat pembom -termasuk jarak jauh, H-6K yang mampu melakukan serangan nuklir- melakukan pendaratan dan lepas landas di lapangan udara pulau tak dikenal setelah melakukan simulasi pelatihan serangan pada target di laut," kata angkatan udara Cina.

Ahad, 20/05/2018 15:48 0

Artikel

Menyelami Jurnalisme Islami

Belum ada kesepakatan yang definitif dan pasti tentang jurnalisme islami. Namun beberapa tawaran yang diberikan oleh Nurhaya dkk, Pintak, Siddiqi, dan lainnya dapat menjadi awalan bagi kita untuk merumuskannya seraya menjadi panduan bagi para jurnalis muslim untuk menjadi panduan dalam meliput dan menulis berita.

Ahad, 20/05/2018 14:29 0

Artikel

Hipotesa Radikalisasi, Cara Barat Kambinghitamkan Islam sebagai Penyebab Terorisme

Hipotesa radikalisasi yang mengaitkan teror dengan ide-ide dasar teologi Islam secara halus telah menjauhkan kita dari penyebab terorisme yang sebenarnya.

Ahad, 20/05/2018 14:22 0

Amerika

Seorang Remaja Umbar Tembakan di SMA Texas, 10 Orang Tewas

Polisi AS menangkap tersangka, Dimitrios Pajortzis (17) seorang siswa di sekolah. Serangan itu terjadi sekitar 65 km dari Houston, Texas.

Ahad, 20/05/2018 12:12 0

Opini

200 Ulama Rekomendasi Kemenag, Untuk Apa?

Oleh beberapa kalangan, 200 daftar ulama yang direkomendasikan Kemenag menimbulkan polemik baru. Pasalnya, hal itu kan memunculkan stigma baru masyarakat kepada pemerintah.

Ahad, 20/05/2018 10:39 1

Palestina

Adz-Dzawahiri: Tel Aviv Juga Milik Umat Islam

Pemindahan kantor kedutaan AS sebenarnya hanyalah isu/masalah kecil jika dibandingkan dengan konspirasi besar antara Zionis dan Pasukan Salib.

Ahad, 20/05/2018 09:55 0

Irak

Blok Al-Sadr Menang Pemilu Parlemen Iraq

Sadr dikenal salah satu pemimpin spiritual Syiah yang getol menentang Amerika Serikat. Namun di waktu yang sama dia menolak segala campur tangan Iran di negaranya.

Sabtu, 19/05/2018 09:48 0

Palestina

Dijaga Ketat, Warga Palestina Tepi Barat Hendak Tunaikan Shalat Jumat

Ribuan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki telah melakukan perjalanan ke kota Al-Quds (Yerusalem) untuk menunaikan kewajiban shalat Jumat.

Jum'at, 18/05/2018 16:37 0

Munaqosyah

Timbangan Fikih dalam Teror Bom Surabaya

Penyematan kata fi sabilillah dalam kata jihad, juga memberikan tashowwur bahwa jihad yang dilakukan seorang muslim harus selalu berada dalam kerangka dan rambu-rambu syar’i

Jum'at, 18/05/2018 16:02 1

Irak

Qasem Soleimani Jadi Mediator Pembentukan Koalisi Syiah di Iraq

IRGC pimpinan Soleimani adalah pendukung asing utama organisasi Badr, yang bertanggung jawab dalam melakukan pembantaian dan kejahatan terhadap warga Sunni di Iraq.

Jum'at, 18/05/2018 15:22 0

Close