... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KontraS: Jangan Deligitimasi HAM dalam Penanganan Terorisme

Foto: Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani,

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Panja RUU Antiterorisme DPR tidak perlu banyak mempertimbangkan soal Hak Asasi Manusia. Ia menilai, stabilitas keamanan lebih penting.

“Singkirkanlah HAM, keamanan yang penting, stabilitas yang penting. Menurut saya, sudahlah. Kalau kita dikit-dikut takut HAM tapi stabilitas keamanan tidak terjaga gimana?” kata Tjahjo di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, seperti dilansir Kumparan.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani menegaskan bahwa sebagai penjabat publik, Mendagri seharusnya tidak mengatakan hal demikian. Sebab, pernyataan tersebut sama saja menjadikan HAM sebagai kambing hitam dalam penanganan terorisme.

“Janganlah kita mencari jawaban dan solusi reaktif yang mendelegitimasi HAM, atau bahkan justru menjadikan HAM sebagai ‘kambing hitam’ sebagai hambatan dalam memberantas kejahatan terorisme sebagaimana yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Thahjo Kumolo,” ucapnya dalam konferensi pers di kantor KontraS, Jakarta pada Kamis (17/05/2018).

Yati menekankan bahwa HAM adalah prasyarat mutlak dalam upaya penanggulangan terorisme. Menurutnya, rinsip-prinsip HAM telah diadopsi dalam pasal-pasal konstitusi negara ini.

“Sehingga menyalahkan HAM dalam penanganan terorisme adalah pandangan yang reaktif dan tidak proporsional, tidak memiliki justifikasi,” tuturnya.

Parameter HAM, lanjutnya, akan menguji negara apakah mampu memerangi terorisme dengan cara yang bermartabat dan akuntabel. Atau, kata dia, kita hanya mampu menjadi bangsa yang bersikap ‘bar-bar’, yang mengabaikan standar hukum dan HAM.

BACA JUGA  Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Pelapor Minta Polisi Dalami Motif Sukmawati

“Sebagaimana pernah terjadi di masa Orde Baru,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Kontes Politik Iraq: Al-Sadr Bentuk Blok Koalisi Jegal Al-Maliki dan Al-Amari

Hasil perhitungan sementara, Muqtada Al-Sadr menang melalui koalisi politiknya, “Sairun”. Sementara Ammar Al-Hakim, pemimpin Gerakan Syiah Al-Hikmah mendapat 22 kursi di parlemen.

Jum'at, 18/05/2018 09:41 0

Palestina

Hari Ini, Warga Palestina Gelar Demonstrasi Besar-besaran

“Kepada mereka yang memenuhi janji dengan mengalirkan darah mereka yang murah demi kemarahan untuk Al-Quds, dan demi memenuhi janji setiap tetas darai para Syuhada yang mengalir di bumi suci Palestina, Kekuatan Naisonal dan Islam di Tepi Barat menyeru kalian untuk marah, eskalasi dan mendekat ke penjajah di setiap titik kontak,” seru gerakan berbasis di luar Gaza ini.

Jum'at, 18/05/2018 08:50 0

Suriah

PBB: Nasib Idlib Bisa Lebih Buruk dari Ghouta Timur

Utusan khusus PBB untuk Suriah, Stephane de Mistura, Kamis (17/05), mengatakan bahwa situasi di Idlib akan "enam kali lebih buruk" daripada di Ghouta timur, jika skenario Ghouta digunakan untuk merebut basis utama oposisi itu.

Jum'at, 18/05/2018 07:30 0

Yaman

Fatwa Penentuan Awal Ramadhan Syiah Hutsi Jadi Ejekan

Pasalnya, ini merupakan kali pertama otoritas yang memerintah memberi pilihan kepada warganya untuk memilih hari awal puasa sesuai yang diinginkan.

Kamis, 17/05/2018 18:22 0

Khazanah

10 Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

KIBLAT.NET - Ramadhan merupakan bulan agung dalam Islam. Ia memiliki beragam keistimewaan yang tidak bisa didapatkan bulan-bulan yang lainnya. Syaikh Shalih Muhammad Al-Munajjid mengungkapkan di antara bentuk keistimewaan tersebutk ialah:

Kamis, 17/05/2018 17:35 0

Palestina

Israel Tembakan Serangan Udara ke Hamas

Israel mengatakan bahwa telah meluncurkan serangan udara pada malam hari ke sejumlah fasilitas milik Hamas di Gaza. Pernyataan itu dikeluarkan pada Kamis (17/05/2018) seperti dikutip dari Arab News.

Kamis, 17/05/2018 17:32 0

Afghanistan

AS Klaim Berhasil Bunuh Tokoh AQIS di Afghanistan

Amerika Serikat mengklaim telah membunuh Hazrat Abbas tokoh Al Qaeda in the Indian Subcontinent (AQIS) di kawasan Timur Afghanistan, tepatnya di Provinsi Nangarhar bulan lalu.

Kamis, 17/05/2018 17:04 0

Palestina

Ikuti AS, Guatemala Resmikan Kedubes untuk Israel di Al Quds

Di tengah kemarahan dunia dan warga Palestina, Guatemala melangsungkan peresmian Kedutaan Besar untuk Israel di Al Quds pada Rabu (16/05/2018).

Kamis, 17/05/2018 16:47 0

Opini

Setengah Hati Indonesia untuk Palestina

Dan akhirnya, pernyataan yang sebelumnya hanya wacana kini benar-benar terlaksana. Kedubes Amerika telah diresmikan di Al-Quds.

Kamis, 17/05/2018 15:00 0

Editorial

Editorial: Teror di Tahun Politik, Cui Bono?

Markus Tullius Cicero, seorang politisi Romawi yang lahir pada tahun 106 sebelum Masehi dalam pidatonya yang berjudul Pro Roscio Amerino menyatakan sebuah konsep hukum yang menarik. Istilahnya disebut, “Cui Bono” (dibaca: kui bono). Cicero bilang: “Lucius Cassius yang terkenal, yang oleh orang-orang Romawi sering dianggap sebagai hakim yang jujur dan bijaksana, biasanya bertanya berulang kali, “Cui Bono?”. Siapakah yang paling mendapat keuntungan?

Kamis, 17/05/2018 13:02 0

Close