... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Krisis Al-Quds, Turki dan Israel Saling Usir Duta Besar

Foto: Masjid Al-Aqsha di Al-Quds

KIBLAT.NET, Ankara – Turki dan Israel mengusir duta besar masing-masing pada Selasa (15/05/2018). Hal ini terkait pembunuhan pasukan Israel terhadap 60 warga Palestina selama protes hari ‘Nakbah’ di perbatasan Gaza.

Turki meminta kepada duta besar Israel untuk meninggalkan negara itu setelah pasukan Israel menewaskan 60 orang Palestina selama protes di perbatasan Gaza terhadap pembukaan Kedutaan Besar AS di Yerusalem.

Turki telah menjadi salah satu negara yang paling vokal menanggapi sikap Israel terhadap warga Palestina dan keputusan AS untuk memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem. Turki menyerukan pertemuan darurat negara-negara Islam pada hari Jumat.

Presiden Tayyip Erdogan menggambarkan tragedi pada hari Senin itu paling mematikan bagi warga Palestina sejak krisis Gaza 2014 Ia menyebut Israel sebagai negara teroris dan melakukan genosida.

“Duta Besar Israel diberitahu bahwa utusan kami ke Israel dipanggil kembali untuk konsultasi, dan diberitahu bahwa akan lebih baik baginya untuk kembali ke negaranya untuk beberapa waktu,” kata seorang sumber Kementerian Luar Negeri Turki.

Beberapa jam kemudian Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan Konsul Jenderal Turki di Yerusalem telah dipanggil dan diperintahkan untuk kembali ke Turki untuk melakukan konsultasi selama jangka waktu tertentu.

Sengketa itu tampaknya menandai krisis diplomatik terburuk antara dua kekuatan regional sejak marinir Israel menyerbu sebuah kapal bantuan untuk memberlakukan blokade laut Gaza tahun 2010, yang menewaskan 10 aktivis Turki dan mendorong penurunan hubungan diplomatik yang berlangsung hingga 2016.

BACA JUGA  Erdogan Rencanakan Operasi Militer Baru di Suriah

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan di Twitter bahwa Erdogan mendukung Hamas yang disebut Israel sebagai teroris. “Tidak ada keraguan dia memahami terorisme dan pembantaian,” kata Netanyahu.

Sementara Erdogan membalas tweet-nya dengan mengatakan bahwa Netanyahu adalah pemimpin negara apartheid yang telah menduduki lahan rakyat yang tak berdaya selama lebih 60 tahun dan melanggar resolusi PBB.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ramadhan, Dompet Dhuafa Utus 25 Dai Dakwah ke Luar Negeri

Dompet Dhuafa akan mengirimkan 25 Dai Ambassador ke berbagai negara selama bulan suci Ramadhan.

Rabu, 16/05/2018 14:32 0

Indonesia

DPR Perlambat RUU Terorisme, Tuduhan yang Salah Alamat

“Apalagi kalau itu datangnya dari pemerintah. Tolong anda sebagai aparat pemerintah mendesak Panja pemerintah untuk segera menyelesaikan definisi terorisme tentu dengan kerangka hukum bukan rangka keinginan (sepihak, red),” jelas Syafii.

Rabu, 16/05/2018 14:13 0

Indonesia

Pemerintah Tak Ingin Ada Definisi yang Jelas dalam RUU Terorisme

Ia menduga pemerintah sebenarnya ingin diberi kebebasan untuk menetapkan siapa teroris dan siapa yang bukan teroris sesuka hatinya.

Rabu, 16/05/2018 14:01 0

Indonesia

Polisi Pastikan 4 Penyerang Mapolda Riau Tewas Ditembak

Kepolisian Daerah (Polda) Riau memastikan bahwa empat orang yang melakukan penyerangan terhadap aparat di Mapolda Riau tewas setelah ditembak polisi pada Rabu pagi (16/5).

Rabu, 16/05/2018 13:42 0

Khazanah

Khutbah Rasulullah Menjelang Ramadhan

KIBLAT.NET - Ramadhan merupakan bulan mulia yang sangat dinantikan oleh setiap muslim. Pada bulan ini, amal ibadah dilipatgandakan, pintu surga dibuka selebar-lebarnya dan pintu-pintu neraka ditutup serapat-rapatnya, sementara setan-setan yang suka menggoda dibelenggu dengan rapat oleh Allah.

Rabu, 16/05/2018 13:15 0

Opini

5 Hal Perusak Puasa, Semuanya Terumbar di Media Sosial

Namun dewasa ini, ada satu tempat dimana 5 hal itu banyak terjadi. Bahkan dalam beberapa kasus, 5 hal itu dinilai sebagai suatu kewajaran di tempat tersebut. Yap, media sosial tempatnya.

Rabu, 16/05/2018 12:40 0

Indonesia

Sikapi Tragedi Gaza, DT Peduli Kirim Relawan ke Palestina

"Mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, semoga misi kemanusiaan ini diridhoi Allah dan dapat meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina," tutup Herman.

Rabu, 16/05/2018 12:37 0

Indonesia

Pesantren Darul Arqom Patean: Siska Korban Ajakan Pihak Luar Melalui Media Sosial

Pimpinan Pondok Modern Darul Arqom Patean Kendal Drs. KH Iskhaq mengkonfirmasi bahwa salah seorang dari Duo Siska, yang dituding polisi hendak menyerang Mako Brimob beberapa waktu lalu merupakan santrinya yang telah lulus sedang dalam masa pengabdian.

Rabu, 16/05/2018 12:27 0

Suara Pembaca

Waspadai Skenario Jahat terhadap Umat Islam

Pemboman ini hanya menyenangkan pihak-pihak tertentu yang ingin mencitraburukkan Islam. Maka kita juga perlu waspadai skenario jahat terhadap Islam dan kaum muslim di belakangnya. Semoga Islam bisa segera diterapkan di Indonesia untuk menyelamatkan Indonesia dari ancaman terorisme dan segala ancaman.

Rabu, 16/05/2018 12:01 0

Opini

Rohis dan Radikalisme

Jadi secara umum, wacana pemikiran setingkat Rohis SMA, sangat kecil kontribusinya dalam menumbuhkan bibit-bibit radikalisme. Banyak pembaca Sabili, Ummi, Almuslimun, yang sukses menjadi penulis dan menginspirasi banyak orang. Tidak sedikit alumni Rohis yang dulu menolak salaman selesai sholat, menolak upacara bendera, sekarang menduduki posisi strategis dalam karier mereka.

Rabu, 16/05/2018 11:51 0

Close