... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

5 Hal Perusak Puasa, Semuanya Terumbar di Media Sosial

Foto: Sosial Media

KIBLAT.NET – Memasuki suasana bulan Ramadhan, sebaiknya kita memerhatikan tuntunan yang diajarkan syariat. Upaya itu kita lakukan semata untuk mendapatkan ganjaran yang besar dan terhindar dari amalan-amalan yang dapat merusak pahala puasa.

Di antara perkara yang merusak puasa adalah dusta, ghibah, adu domba, sumpah palsu, dan melihat dengan syahwat. Umumnya 5 hal tersebut terjadi di tempat yang berbeda. Misalnya, berghibah yang biasanya terjadi di tongkrongan, Dusta dan sumpah palsu dan adu domba banyak terjadi di ranah politik dan perdagangan, dan sebagainya.

Namun dewasa ini, ada satu tempat dimana 5 hal itu banyak terjadi. Bahkan dalam beberapa kasus, 5 hal itu dinilai sebagai suatu kewajaran di tempat tersebut. Yap, media sosial tempatnya.

Perhatikan saja, dusta merajalela dengan banyaknya Hoaks yang ada. Sumpah palsu para Pedagang online yang banyak mempromosikan dagangannya lewat sosial media. Juga melihat dengan syahwat iklan dan postingan yang terkadang mencantumkan konten-konten vulgar, tak menutup aurat/menunjukkan lekuk tubuh, hingga yang terang-terangan dan sengaja menggunakan gambar tak senonoh.

Ghibah juga sama. Hampir tiap hari ada saja figur yang menjadi obrolan netizen. Mulai orang biasa hingga pejabat negara tak luput dari pergunjingan, cercaan, dan intimidasi netizen. Tak jarang pula ada yang menambahkan bumbu-bumbu hoaks agar objek semakin hina di mata pembaca.

Banyaknya pengguna media sosial di Indonesia serta watak mayoritas mereka yang mudah percaya serta malas untuk mengkonfirmasi agaknya menjadi penyebab utama mudahnya beberapa oknum untuk mengadu domba umat. Dengan gambar yang menipu disertai dengan caption yang provokatif, opini masa mudah digerakkan menuju pemikiran tertentu atau bahkan untuk memusuhi suatu kelompok tertentu.

BACA JUGA  Kiki Challenge, Bukti Keterjajahan?

Namun ini semua tak hanya tentang itu. Selain tentang bagaimana kita memperbaiki diri menyambut bulan suci, hal di atas secara tidak langsung mewanti-wanti kita untuk lebih berhati-hati dalam berkata di bermedia sosial, terkhusus di bulan ramadhan.

Ini bukan berarti 5 hal itu diperbolehkan di luar Ramadhan. Bukan juga menghimbau untuk menjadi baik hanya pada bulan ramadhan. Tetapi alangkah baiknya jika kita menjadikan momen Ramadhan ini sebagai titik balik untuk merubah sikap kita dalam bermedia sosial.

Banyak langkah yang bisa dilakukan untuk berubah. Untuk Hoaks misalnya, bisa diatasi dengan tidak mudah percaya dan mengklarifikasi setiap berita yang masuk. Konten Vulgar berupa iklan bisa diblok menggunakan adblock, sedangkan jika berbentuk postingan bisa dilaporkan sebagai hal yang tidak pantas dalam opsi pelaporan. Ingatlah, selalu ada cara untuk menjadi lebih baik. Tinggallah kita mau berubah, atau tetap menjadi racun di media sosial.

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

 

Penulis: Ibnu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sikapi Tragedi Gaza, DT Peduli Kirim Relawan ke Palestina

"Mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, semoga misi kemanusiaan ini diridhoi Allah dan dapat meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina," tutup Herman.

Rabu, 16/05/2018 12:37 0

Indonesia

Pesantren Darul Arqom Patean: Siska Korban Ajakan Pihak Luar Melalui Media Sosial

Pimpinan Pondok Modern Darul Arqom Patean Kendal Drs. KH Iskhaq mengkonfirmasi bahwa salah seorang dari Duo Siska, yang dituding polisi hendak menyerang Mako Brimob beberapa waktu lalu merupakan santrinya yang telah lulus sedang dalam masa pengabdian.

Rabu, 16/05/2018 12:27 0

Suara Pembaca

Waspadai Skenario Jahat terhadap Umat Islam

Pemboman ini hanya menyenangkan pihak-pihak tertentu yang ingin mencitraburukkan Islam. Maka kita juga perlu waspadai skenario jahat terhadap Islam dan kaum muslim di belakangnya. Semoga Islam bisa segera diterapkan di Indonesia untuk menyelamatkan Indonesia dari ancaman terorisme dan segala ancaman.

Rabu, 16/05/2018 12:01 0

Indonesia

MIUMI Lampung Serukan Boikot Produk Israel dan Amerika

MIUMI Lampung mendesak lembaga HAM Internasional untuk menangkap dan mengadili para petinggi Yahudi Israel atas pelanggaran HAM berat terhadap rakyat Palestina.

Rabu, 16/05/2018 11:35 0

Indonesia

Jelang Ramadhan, LUIS Desak Pemerintah Boyolali Terbitkan Perda Miras 

Penyusunan Perda Miras, lanjut Ketua LUIS Edi Lukito, agar bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, ulama, pemuda dan instansi terkait.

Rabu, 16/05/2018 11:14 0

Indonesia

Jelang Ramadhan, FUI Boyolali Sambangi DPRD Ingatkan Penyakit Masyarakat

FUI Boyolali mendesak pemerintah untuk memberantas miras, transaksi narkoba, porstitusi hingga adu ayam yang melibatkan perjudian.

Rabu, 16/05/2018 09:47 0

Palestina

Di Hari Nakbah, Peluru Zionis Terus Bunuhi Warga Palestina

Bentrokan besar meletus antara warga Palestina dan tentara Israel pada Senin, hari peresmian kedutaan AS di kota Al-Quds (Yerusalem). Pembukaan kedutaan itu telah merenggut 60 nyawa warga Palestina.

Rabu, 16/05/2018 09:10 0

Suriah

Intervensi Rusia Bantu Rezim Assad Kontrol 47% Suriah

Menurut analisis lembaga yang fokus mengkaji tentang “terorisme” dan “pemberontakan” itu pada Selasa (15/05), kontrol rezim Suriah meluas sebanyak 3 kali lipat. Di bulan pertama campur tangan Rusia, wilayah rezim meluas sebanyak 16% dan pada Maret 2018 wilayahnya sudah 47%.

Rabu, 16/05/2018 08:53 0

Indonesia

Mayoritas Negara Muslim Tetapkan Kamis Awal Ramadhan

Komite pemantau hilal di Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar mengumumkan bahwa Kamis besok masuk bulan Ramadhan.

Rabu, 16/05/2018 07:46 0

Indonesia

DPR: Tolak Pasal Motif, Polisi Ingin Leluasa Tangani Teroris

Anggota Pansus Revisi UU Antiterorisme, Arsul Sani mengungkapkan perdebatan antara DPR dan pemerintah, dalam hal ini kepolisian soal definisi terorisme.

Selasa, 15/05/2018 21:31 0

Close