... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komunitas ‘Ketimbang Ngemis Bali’ Bagi Nasi Gratis untuk Tuna Wisma

Foto: Komunitas 'Ketimbang Ngemis Bali' Bagi Nasi Gratis untuk Tuna Wisma

KIBLAT.NET, Denpasar – Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Komunitas Anak Muda yang fokus dalam kegiatan sosial yakni Komunitas Ketimbang Ngemis Bali mengadakan kegiatan pembagian 100 nasi bungkus yang dibagikan untuk para tuna wisma di Kota Denpasar, Bali. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu (09/05/2018) dan Jumat (11/05/2018) dari pukul 20.00 wita hingga selesai.

Kegiatan ini melibatkan para anggota Komunitas Ketimbang Ngemis Bali dan para relawan. Adapun nasi bungkus  yang disumbangkan merupakan bantuan dari para donatur dan juga uang kas komunitas. Untuk mempermudah pembagian nasi bungkus kepada para tuna wisma, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali sudah melakukan pendataan  ke daerah-daerah tempat para tuna wisma tinggal.

Rata-rata para Tuna Wisma yang ditemui merupakan para lansia yang berusia 50 hingga 80 tahun. Para lansia ini berprofesi seharI-hari sebagai pengumpul plastik botol minuman bekas, buruh angkut barang, dan petugas kebersihan. Mereka banyak ditemui di Ruko-ruko sekitar Jalan Gajah Mada Denpasar, Pasar Badung, dan Daerah Ubung. Para Tuna Wisma ini tidak memiliki rumah tinggal. Dan beristirahat di pinggiran toko-toKo yang telah tutup di malam hari. Wajah mereka begitu lelah usai bekerja membanting tulang mengais rejeki untuk kebutuhan hidup.

Saat tim Ketimbang Ngemis Bali menyambangi salah satu Tuna Wisma di Jalan Gajah Mada Denpasar, wajah mereka nampak berkaca-kaca dan bahagia. Selain memberikan nasi bungkus, tim relawan juga menanyakan kesehatan dan kabar para tuna wisma. Para relawan pun berlama-lama untuk mendengarkan cerita para tuna wisma yang hidup di pinggir jalan. Di Depan kantor salah satu Bank Plat Merah di Jalan Gajah Mada, tim Ketimbang Ngemis Bali menemui Kakek Wayan Asal Kabupaten Karangasem.

BACA JUGA  Ketua Nasyiatul Aisyiyah Himbau Penegak Hukum Segera Tangani Fenomena Crosshijaber

Kakek Wayan di usianya yang menginjak angka 80 tahun harus tinggal di emperan toko. Rumah di kampung sudah dijual dan ia tidak menikah. Dengan beralaskan karung dan bantal using serta tanpa mengenakan baju ia beristirahat. Senyum kakek Wayan dengan rambut penuh uban menyiratkan bahwa betapa keras hidup yang harus ia lalui. Dalam perjalanan pembagian nasi bungkus untuk para tuna wisma banyak relawan Ketimbang Ngemis Bali bersyukur bahwa kehidupan mereka lebih baik.

Usai memberikan Nasi bungkus kepada Tuna Wisma, Tim Komunitas Ketimbang Ngemis Bali juga membagikan nasi bungkus kepada para lansia yang bekerja sebagai dagang mianan anak, penjual kacang keliling yang ditemui selama perjalanan.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan Pembagian Nasi Bungkus yakni Muhammad Imran Syaban ditemui di lokasi kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan sehari-hari yang dilakukan Ketimbang Ngemis Bali.

“Selama Bulan Ramadhan komunitas Ketimbang Ngemis Bali akan mengadakan kegiatan buka puasa bersama untuk kaum dhuafa di Karangasem dan rutin melakukan pembagian nasi bungkus,” ungkapnya.

Reporter: Herdian Armandhani
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Potensi Kebersamaan Awal Ramadhan 1439H

  KIBLAT.NET – Perputaran waktu merupakan sebuah ketentuan yang tidak bisa untuk ditolak. Ketentuan itu...

Senin, 14/05/2018 11:34 0

Suriah

Pembunuhan Misterus Kembali Terjadi di Idlib

Istana Peradilan merupakan penjara yang dikelola oleh Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS). Insiden ini menyebabkan puluhan tewas dan luka-luka.

Senin, 14/05/2018 09:14 0

Wilayah Lain

AS: Israel Sekutu Paling Mulia dan Penting

e-70 digelar di Kota Al-Quds. Menuchin mengatakan hal itu saat upacara penyambutan delegasi AS untuk peresmian pemindahan Kedutaan Besar AS ke Al-Quds. Selain menteri keuangan, termasuk dalam delegasi itu putri Presiden AS Ivanka Trump, suaminya Jared Kouchner, penasihat presiden John Sullivan, dan sejumlah pejabat diplomatik.

Senin, 14/05/2018 08:22 0

Artikel

Amal Islami Bukan Aktivitas Sesaat

Dan kita semua tahu bahwa Islam bukanlah kelas ekstrakurikuler yang bisa kita tinggalkan selepas lulus sekolah, Namun perkara intima’ dan amal Islami merupakan perkara ubudiyah kita kepada Allah SWT yang hanya bisa kita tinggalkan ketika nyawa telah terpisah dengan raga.

Ahad, 13/05/2018 21:32 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Wujud Pembelaan Untuk Masjidil Aqsha

Khutbah Jumat: Wujud Pembelaan Untuk Masjidil Aqsha. Al-Aqsha dikuasai Zionis, sehingga umat Islam tidak bisa memakmurkannya. Namun, ada upaya-upaya, termasuk kita sebagai umat Muslim Indonesia yang jarahnya jauh dari sana, untuk mewujudkan kepedulian dan pembelaan. Simak apa saja yang dapat kita lakukan,

Ahad, 13/05/2018 10:29 0

Video Kajian

Tiga Petaka Besar Akibat Dosa Manusia

Tiga Petaka Besar Akibat Dosa Manusia. Ibnu Qayyim dalam kitab Ad-Da’ wa Dawa’ (Penyakit dan Obatnya) menjelaskan ada lima belas pengaruh buruk akibat dosa yang dilakukan manusia. Lima belas petaka itu dapat dijelaskan dalam tiga poin utama. Simak ulasannya, agar kita terhindar darinya, dengan rahmat-Nya!

Ahad, 13/05/2018 10:00 0

Video Kajian

Jadi Tahu: Tantangan Membayar Hutang Puasa

Jadi Tahu: Tantangan Membayar Hutang Puasa. Ramadhan sebentar lagi akan datang. Apakah Anda termasuk dari umat Islam yang tak sabar dalam menyambutnya? Tetapi, sebelum melakukan puasa di bulan Ramadhan, jangan lupa bayar dulu hutang puasa di Ramadhan sebelumnya ya! Bagaimana cara membayar hutang puasa? Dan kesulitan dan tantangan Anda saat membayar hutang puasa?

Ahad, 13/05/2018 09:49 0

Munaqosyah

Islam Wasathiyah, Totalitas Tunduk Terhadap Syariat Allah

Dari sini, kita mendapati perbedaan yang cukup mendasar antara Islam moderat dan Islam washatiyah. Lantas seperti apa gambaran Islam wasathiyah?

Sabtu, 12/05/2018 17:36 0

Afghanistan

Operasi Al-Khandaq Taliban Berlanjut, Pasukan Afghanistan Rugi Besar

Serangan Imarah Islam Taliban terbaru menewaskan sedikitnya 41 aparat polisi dan tentara

Sabtu, 12/05/2018 11:42 0

Amerika

AS Kerahkan Aramada Laut ke Suriah

Kapal induk USS Harry Truman dilaporkan telah bergabung dengan Armada ke-6 AS pada tanggal 18 April lalu, sebagaimana dilansir Reuters pada hari Selasa (08/05). Kedatangan USS Harry Truman itu terjadi sepekan setelah serangan udara AS, Inggris, dan Perancis yang menargetkan sejumlah fasilitas militer rezim Suriah.

Sabtu, 12/05/2018 07:15 0

Close