... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ade Armando: Terorisme Itu Jelas Terkait dengan Islam

Foto: Ade Armando, Dosen UI

KIBLAT.NET, Jakarta – Dosen Universitas Indonesia Ade Armando kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Di saat aparat kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme membantah terorisme terkait dengan agama tertentu, Armando malah menuding Islam.

“Saya rasa umat Islam harus berhenti berpura-pura bahwa berbagai aksi teror yang terjadi Indonesia dan banyak negara lain (seperti ISIS) tidak terkait dengan Islam,” kata Ade Armando dalam postingan di Facebook-nya pada Ahad, 13 Mei 2018.

“Buat saya, sikap semacam itu salah. Buat saya, terorisme itu jelas terkait dengan Islam,” tudingnya lagi.

Dengan mantap ia melanjutkan bahwa dirinya “tidak ingin mengatakan Islam mendorong terorisme. Tapi rasanya umat Islam harus mengakui bahwa ada banyak ayat dalam Al Quran yang kalau ditafsirkan secara sempit akan mendorong peperangan dan, bisa jadi, terorisme.”

Ia pun mengutip sebagian ayat-ayat Al Quran:

“Dan bunuhlah mereka (orang-orang kafir) dimana saja kamu jumpai mereka . . .” (QS Al-Baqarah 191)

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menetang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. . . (QS Al Mujadilah 22)

“Apabila kamu bertemu (di medan perang) dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka” (QS Muhammad 4)

“Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, . . . Maka janganlah kamu jadikan siapapun di antara mereka sebagai orang-orang dekat, hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling , tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya,” (QS An-Nisa 89).

Postingan Ade Armando di akun Facebooknya.

Menurutnya, kalau sekarang kata ‘kafir’ di sana ditafsirkan sebagai kaum non-muslim, menjadi wajar kalau ada seorang muslim berpikiran sempit menganggap Allah memerintahkan dia untuk membunuh kaum non-muslim.

BACA JUGA  Terungkap, Ini Hasil Pertemuan Ustaz Abdul Somad dengan GNPF Ulama

“Mereka yang terkejut dengan betapa ayat-ayat al Quran mengandung semangat kekerasan harus sadar bahwa ajaran Islam dibawa Nabi Muhammad dalam suasana perang dan konflik fisik yang berdarah-darah,” tambah dia.

Ia mengatakan, Nabi Muhammad SAW sendiri terlibat dalam sejumlah peperangan. Karena itu dalam Al Quran, lazim ditemukan perintah membunuh. Tapi itu semua harus dibaca dalam konteks tertentu. Apa yang ditulis dalam Al Quran bukanlah perintah yang harus dipatuhi secara literal sebagai hukum yang berlaku sepanjang zaman.

Meskipun tak punya kapabilitas sebagai ahli tafsir Al-Quran, Ade Armando dengan gegabah mengatakan perintah membunuh orang kafir di Al Baqarah 191 itu harus dibaca dalam konteks ketika Nabi Muhammad dan para pengikutnya diperangi musuh-musuhnya. Konteksnya adalah: membunuh atau dibunuh. Dan kaum kafir di sana tidak bisa diterjemahkan begitu saja sebagai kaum non-muslim.

“Kaum kafir di sana adalah mereka yang memerangi Nabi Muhammad di masa ayat itu turun. Di abad-abad berikutnya, ketika muslim dan non-muslim tidak hidup dalam suasana perang, ayat itu harus ditafsirkan ulang sesuai dengan konteks ruang dan waktu,” tegas dia.

Pendiri jaringan Islam Liberal di Indonesia ini juga menyebutkan, kalau Al Quran dibaca dengan cara sempit, bisa dipahami kalau ayat-ayat Al Quran yang luhur itu menjelma menjadi buku panduan perang dan terorisme bagi kelompok-kelompok tertentu.

BACA JUGA  KPK: Korupsi Meluas Secara Sistematis dari Pusat Hingga Daerah

 

Reporter:Bunyanun Marsus
Editor: Fajar Shadiq

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

5 comments on “Ade Armando: Terorisme Itu Jelas Terkait dengan Islam”

  1. Abiono

    Kalau Teroris nya ber agama Islam disebut terkait Islam .Sebaliknya kalau agamanya selain Islam disebut Tak Terkait.Cara berfikir Cebong yang Anti Keadilan.

  2. Nur Yuliana Isfandiari

    Kenapa sih bom nya kaga meleduk aja di muke lu Ndo!

  3. edi suprapto

    kalau dikaitkan agama semua agama penuh dengan coreng moreng, coba lihat di negara lain, bagaimana Andalusia lenyap, bagaimana di Palestina, bagaimana muslim di India, bagaimana pelecehan muslim di berbagai negara, untuk itu marilah kita jadi saling menahan diri, semuanya ada kaitannya. Kalau anda tidak senang dengan Al Qur’an keluar saja dari muslim, kami tidak keberatan. Di Indonesia negara damai, kami tidak suka dengan terorisme siapapun pelakunya, apalagi menjelang ramadhan

  4. Anwar

    Inilah wajah kafir yang nyata! Cari muka di atas penderitaan orang lain.

  5. SPutra

    Anehnya lagi kok model si AA ini gak dijadikan target oleh ISIS yg jelas-jelas berseberangan dgn paham mainstream alias Liberal!! Singkatnya Terorisme & Liberalisme adalah dua sisi mata uang yg berangkulan.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Potensi Kebersamaan Awal Ramadhan 1439H

  KIBLAT.NET – Perputaran waktu merupakan sebuah ketentuan yang tidak bisa untuk ditolak. Ketentuan itu...

Senin, 14/05/2018 11:34 0

Suriah

Pembunuhan Misterus Kembali Terjadi di Idlib

Istana Peradilan merupakan penjara yang dikelola oleh Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS). Insiden ini menyebabkan puluhan tewas dan luka-luka.

Senin, 14/05/2018 09:14 0

Wilayah Lain

AS: Israel Sekutu Paling Mulia dan Penting

e-70 digelar di Kota Al-Quds. Menuchin mengatakan hal itu saat upacara penyambutan delegasi AS untuk peresmian pemindahan Kedutaan Besar AS ke Al-Quds. Selain menteri keuangan, termasuk dalam delegasi itu putri Presiden AS Ivanka Trump, suaminya Jared Kouchner, penasihat presiden John Sullivan, dan sejumlah pejabat diplomatik.

Senin, 14/05/2018 08:22 0

Artikel

Amal Islami Bukan Aktivitas Sesaat

Dan kita semua tahu bahwa Islam bukanlah kelas ekstrakurikuler yang bisa kita tinggalkan selepas lulus sekolah, Namun perkara intima’ dan amal Islami merupakan perkara ubudiyah kita kepada Allah SWT yang hanya bisa kita tinggalkan ketika nyawa telah terpisah dengan raga.

Ahad, 13/05/2018 21:32 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Wujud Pembelaan Untuk Masjidil Aqsha

Khutbah Jumat: Wujud Pembelaan Untuk Masjidil Aqsha. Al-Aqsha dikuasai Zionis, sehingga umat Islam tidak bisa memakmurkannya. Namun, ada upaya-upaya, termasuk kita sebagai umat Muslim Indonesia yang jarahnya jauh dari sana, untuk mewujudkan kepedulian dan pembelaan. Simak apa saja yang dapat kita lakukan,

Ahad, 13/05/2018 10:29 0

Video Kajian

Tiga Petaka Besar Akibat Dosa Manusia

Tiga Petaka Besar Akibat Dosa Manusia. Ibnu Qayyim dalam kitab Ad-Da’ wa Dawa’ (Penyakit dan Obatnya) menjelaskan ada lima belas pengaruh buruk akibat dosa yang dilakukan manusia. Lima belas petaka itu dapat dijelaskan dalam tiga poin utama. Simak ulasannya, agar kita terhindar darinya, dengan rahmat-Nya!

Ahad, 13/05/2018 10:00 0

Video Kajian

Jadi Tahu: Tantangan Membayar Hutang Puasa

Jadi Tahu: Tantangan Membayar Hutang Puasa. Ramadhan sebentar lagi akan datang. Apakah Anda termasuk dari umat Islam yang tak sabar dalam menyambutnya? Tetapi, sebelum melakukan puasa di bulan Ramadhan, jangan lupa bayar dulu hutang puasa di Ramadhan sebelumnya ya! Bagaimana cara membayar hutang puasa? Dan kesulitan dan tantangan Anda saat membayar hutang puasa?

Ahad, 13/05/2018 09:49 0

Munaqosyah

Islam Wasathiyah, Totalitas Tunduk Terhadap Syariat Allah

Dari sini, kita mendapati perbedaan yang cukup mendasar antara Islam moderat dan Islam washatiyah. Lantas seperti apa gambaran Islam wasathiyah?

Sabtu, 12/05/2018 17:36 0

Afghanistan

Operasi Al-Khandaq Taliban Berlanjut, Pasukan Afghanistan Rugi Besar

Serangan Imarah Islam Taliban terbaru menewaskan sedikitnya 41 aparat polisi dan tentara

Sabtu, 12/05/2018 11:42 0

Amerika

AS Kerahkan Aramada Laut ke Suriah

Kapal induk USS Harry Truman dilaporkan telah bergabung dengan Armada ke-6 AS pada tanggal 18 April lalu, sebagaimana dilansir Reuters pada hari Selasa (08/05). Kedatangan USS Harry Truman itu terjadi sepekan setelah serangan udara AS, Inggris, dan Perancis yang menargetkan sejumlah fasilitas militer rezim Suriah.

Sabtu, 12/05/2018 07:15 0

Close