... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wakil Ketua MPR: Mengusir Dubes AS Sulit Dilakukan

Foto: Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid.

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa tindakan pengusiran dubes AS dari Indonesia sebagai langkah tegas menolak keputusan Donald Trump nampaknya sulit dilakukan.

“Secara politik, (pengusiran Dubes AS dari Indonesia) susah dilakukan,” ungkapnya kepada Kiblat.net ditemui di belakang panggung utama #Aksi115 Bela Baitul Maqdis, Jumat (11/05/2018).

Namun demikian, ia mengaku tetap mendukung aksi kali ini sebagai kelanjutan dari bukti kepedulian umat Islam Indonésia untuk Palestina.

“Aksi ini untuk mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan kewajibannya dengan lebih serius dan tegas lagi, karena persoalan Palestina ini semakin hari semakin membutuhkan perhatian yang lebih serius,” ungkapnya.

“Apalagi Donald Trump sudah mengabaikan suara masyarakat dunia yang disampaikan dari sidang PBB UNESCO maupun dari demo-demo di dunia. Karenanya beragam upaya legal yang bisa dilakukan akan dilakukan,” lanjutnya.

Donald Trump akan menindaklanjuti keputusan sepihaknya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan juga memindahkan posisi Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke kota itu. Aksi serupa rencananya akan digelar kembali pada 14 Mei mendatang untuk menolak rencana tersebut.

“Pemindahan ini tentu sangat membahayakan masa depan perdamaian Timur Tengah dan Palestina di masa depan. Tanpa dijadikan sebagai ibu kota saja kondisi Al-Quds sudah seperti itu, Israel sudah semena-mena. Apalagi dengan dijadikan ibu kota,” katanya.

BACA JUGA  Larang Peredaran Minyak Curah, Mendag: Itu Diambil dari Selokan

Ia mengimbau agar posisi Indonesia tetap terus mendukung Palestina dan menolak keputusan Donald Trump.

“Menurut saya penting ditindaklanjuti dan kembali ditegaskan. Kita dengan suara yang lantang dan massa yang memadai untuk mem-pressure (menekan) pemerintah untuk melakukan perannya. Karena peran Indonesia sangat diterima di dunia,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Tanggapi Rencana Operasi AQIM, Presiden Mali: Ini Ancaman Serius

“Ini ancaman serius,” katanya singkat seraya menegaskan akan memerangi AQIM dan semua kelompok-kelompok “teorir”.

Jum'at, 11/05/2018 11:22 0

Irak

Via Telegram Rekan yang Tertangkap, Empat Pejabat ISIS Terjaring

Mereka digiring ke luar Suriah untuk menuju Iraq. Setelah sampai, intelijen Iraq dan AS berhasil menangkap mereka.

Jum'at, 11/05/2018 10:00 0

Lebanon

Menang Pemilu, Syiah Hizbullah Kian Cengkeram Lebanon

Kelompok penentang utama Lebanon adalah Gerakan Al-Mustaqbal, yang berideologi Sunni. Gerakan yang mendapat dukungan dari Barat dan sejumlah negara Timur Tengah ini mendapat 20 kursi.

Jum'at, 11/05/2018 08:52 0

Rusia

Hubungan Turki dan Rusia Lebih Dekat dari Sebelumnya

Bersama dengan Iran, kedua negara meluncurkan pembicaraan Astana, yang kesembilannya diperkirakan akan diadakan minggu depan.

Jum'at, 11/05/2018 08:40 0

Afrika

AQIM Gencarkan Operasi Menargetkan Sumber Kekayaan Asing

AQIM memperingatkan kepada warga Muslim untuk tidak mendekati lokasi-lokasi perusahaan asing. Hal itu untuk menghindari terdampat serangan yang diluncurkan mujahidin.

Jum'at, 11/05/2018 06:40 0

News

Kedubes AS di Israel Pamer Akun Twitter @USEmbassyJerusalem

Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel mengubah nama akun Twitternya yang mulanya @USEmbassyTelAviv menjadi @USEembassyJerusalem.

Kamis, 10/05/2018 17:54 0

Amerika

4 Lembaga HAM Tak Yakin Myanmar Berani Ungkap Kasus Rohingya

Dewan Keamanan PBB mendesak pemerintah Myanmar memenuhi janjinya untuk menahan para pelaku dan dalang kekerasan terhadap Muslim Rohingya.

Kamis, 10/05/2018 17:08 0

Opini

Dunia Islam dalam Belenggu Sekularisme

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi (KSA) telah mencanangkan masa depan Arab Saudi dalam apa yang dinamakan sebagai Visi 2030

Kamis, 10/05/2018 16:35 0

Artikel

Mencari Identitas Muslim: Antara Ikatan Kebangsaan dan Ideologi

DR Abdullah Azzam menggambarkan dengan baik dalam Al Manarah Al Mafqudah bahwa sekularisme ala Attaturk telah mencapai pada tingkat yang tak pernah terbayangkan bahkan oleh dunia barat sekalipun. Di mana masjid-masjid ditutup dan dirubah menjadi gudang makanan, menggunakan bahasa arab dianggap kejahatan, dan berjilbab adalah sebuah tindak kriminal. Memang tidak semua penguasa dunia Islam mengambil langkah ekstrem seperti Mesir pada awal abad ke 20 dan Turki era Attaturk. Meskipun terkadang melakukan tindak kekerasan terhadap kelompok-kelompok yang dianggap

Kamis, 10/05/2018 16:21 0

Suara Pembaca

5 Tahun Lebih Perut Membengkak, Ibu Epinopita Butuh Uluran Tangan

Ibu Epinopita (44 tahun) menderita penyakit yang tak biasa. Perutnya membesar seperti tengah hamil tua. Penyakit itu diderita sejak suaminya masih hidup.

Kamis, 10/05/2018 16:04 0

Close