... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Desak Cabut Larangan Cadar di IAIN, Warga Bukittinggi Berunjuk Rasa

Foto: Aksi Damai 11 Mei di Bukittinggi mendesak larangan cadar di IAIN Bukittinggi dicabut (foto: Istimewa)

KIBLAT.NET, Bukittinggi- Ribuan umat Islam Bukittinggi dan sekitarnya yang tergabung dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasak di Lapangan Kantin, Bukittingi. Unjuk rasa digelar mendesak agar larangan cadar yang diberlakukan di IAIN Bukittinggi segera dicabut.

Unjuk rasa yang bertajuk Aksi Damai 11 Mei ini dimulai seusai shalat Jumat (11/05/2018). Massa berkumpul di Lapangan Kantin, Bukittinggi lalu dilanjutkan dengan long march menuju kantor DPRD Bukittinggi.

Aksi ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Bukittinggi. Hal itu lantaran dipicu oleh larangan cadar yang diterapkan oleh IAIN Bukittinggi. Bahkan setelah adanya mediasi dari delegasi umat Islam setempat, pihak rektorat IAIN tetap tak mengubris usulan tersebut.

Baca juga: Jawab Tuntutan Ormas, IAIN Bukittinggi Tetap Larang Penutup Wajah

Setiba di kantor DPRD Bukittinggi, massa menemui sejumlah anggota dewan dan menyampaikan permintaan agar para wakil rakyat dapat mempertimbangkan aspirasi umat Islam Bukittinggi terkait kasus cadar di IAIN Bukittinggi.

Kasus larangan bercadar di IAIN Bukittinggi mencuat pasca beredarnya surat edaran larangan bercadar bagi mahasiswi dan dosen perempuan di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tertanggal 20 Februari 2018. Kasus kian disorot setelah IAIN Bukittinggi diketahui memberhentikan salah-satu dosen perempuan di fakultas tersebut lantaran bercadar.

Baca juga: Dinonaktifkan IAIN Bukittinggi, Hayati Raih Doktor Predikat Cum Laude

Upaya mediasi dilakukan oleh umat Islam kepada pihak IAIN Bukittinggi namun berakhir buntu. Lantas Aliansi Umat Islam yang terbentuk setelah adanya musyawarah akbar umat Islam yang digelar di Masjid Jami’ Tigo Baleh, Bukittinggi melayangkan somasi pada Senin (19/03/2018). Sehari kemudian, somasi itu dijawab oleh Rektor Ridha dengan dokumen berisi lima poin penjelasan bahwa aturan larangan cadar tetap diberlakukan di lingkungan kampus.

BACA JUGA  Komunitas Gerak Bareng Ajarkan Ruqyah Mandiri kepada Warga NTB

Menyikapi hal itu, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) Bukitinggi lalu menggelar Musyawarah Akbar Umat Islam Minangkabau di Aula kantor MUI Bukittinggi pada Ahad (25/03/2018). Musyawarah ini dalam rangka menyikapi IAIN Bukittinggi yang tetap keukeuh melarang cadar bagi mahasiswi dan dosen di lingkungan kampus.

Selain itu, larangan cadar telah mendapat penolakan langsung dari Buya Gusrizal Gazahar selaku Ketua MUI Sumatra Barat. Buya Gusrizal yang juga dosen di salah-satu fakultas IAIN Bukittinggi akhirnya mengundurkan diri lantaran pendapatnya tak menjadi pertimbangan oleh jajaran petinggi kampus.

Baca juga: Di Balik Pengunduran Diri Ketua MUI Sumbar Sebagai Dosen IAIN Bukittinggi

Aksi ini dihadiri dari berbagai kalangan mulai dari ormas Islam hingga para santri. Ormas yang tergabung antara lain, Front Pembela Islam, Majelis Mujahidin Indonesia, Subuh Berjamaah, Jemaah Surau Buya Gusrizal dan lain sebagainya. Tak cuma itu, para santri pun ikut hadir dalam aksi ini seperti santri dari Ponpes Haji Miskin, Darul Muwahidin dan lain-lain. Setelah pembacaan keputusan hasil pertemuan antara delegasi peserta unjuk rasa dan anggota DPRD peserta membubarkan diri dengan tertib.

Kontributor: Zulfan Novianto
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Calon Peserta Pemilu Afghanistan Dihantui Teror

Serangan ini sebagai upaya kelompok-kelompok bersenjata di negara itu mengagalkan pemilu.

Jum'at, 11/05/2018 16:46 0

Irak

Para Komandan ISIS Dijebak dengan Smartphone Milik Ajudan Al-Baghdadi

Hashimi menyebut Eithawi sebagai ajudan pribadi pemimpin ISIS, yang bertanggung jawab untuk mentrasfer dana ke rekening bank kelompok di berbagai negara.

Jum'at, 11/05/2018 14:19 0

Yaman

Pemimpin Pemberontak Hutsi Dilaporkan Akan Menyelamatkan Diri ke Iran

Pemimpin pemberontak Syiah Hutsi dilaporkan tengah berusaha mencari jalan untuk menyelamatkan diri ke Iran guna menghindari pembunuhan atas dirinya.

Jum'at, 11/05/2018 13:40 0

Mali

Tanggapi Rencana Operasi AQIM, Presiden Mali: Ini Ancaman Serius

“Ini ancaman serius,” katanya singkat seraya menegaskan akan memerangi AQIM dan semua kelompok-kelompok “teorir”.

Jum'at, 11/05/2018 11:22 0

Irak

Via Telegram Rekan yang Tertangkap, Empat Pejabat ISIS Terjaring

Mereka digiring ke luar Suriah untuk menuju Iraq. Setelah sampai, intelijen Iraq dan AS berhasil menangkap mereka.

Jum'at, 11/05/2018 10:00 0

Lebanon

Menang Pemilu, Syiah Hizbullah Kian Cengkeram Lebanon

Kelompok penentang utama Lebanon adalah Gerakan Al-Mustaqbal, yang berideologi Sunni. Gerakan yang mendapat dukungan dari Barat dan sejumlah negara Timur Tengah ini mendapat 20 kursi.

Jum'at, 11/05/2018 08:52 0

Rusia

Hubungan Turki dan Rusia Lebih Dekat dari Sebelumnya

Bersama dengan Iran, kedua negara meluncurkan pembicaraan Astana, yang kesembilannya diperkirakan akan diadakan minggu depan.

Jum'at, 11/05/2018 08:40 0

Afrika

AQIM Gencarkan Operasi Menargetkan Sumber Kekayaan Asing

AQIM memperingatkan kepada warga Muslim untuk tidak mendekati lokasi-lokasi perusahaan asing. Hal itu untuk menghindari terdampat serangan yang diluncurkan mujahidin.

Jum'at, 11/05/2018 06:40 0

News

Kedubes AS di Israel Pamer Akun Twitter @USEmbassyJerusalem

Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel mengubah nama akun Twitternya yang mulanya @USEmbassyTelAviv menjadi @USEembassyJerusalem.

Kamis, 10/05/2018 17:54 0

Amerika

4 Lembaga HAM Tak Yakin Myanmar Berani Ungkap Kasus Rohingya

Dewan Keamanan PBB mendesak pemerintah Myanmar memenuhi janjinya untuk menahan para pelaku dan dalang kekerasan terhadap Muslim Rohingya.

Kamis, 10/05/2018 17:08 0

Close