... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keterlibatan ISIS Tak Terbukti, Kericuhan di Mako Brimob Dipicu Makanan

Foto: Kunjungan keluarga korban penangkapan Densus 88 dari Jawa Tengah ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Jawa Barat Jum'at (6/6/2014)

KIBLAT.NET, Jakarta- Karopenmas Div Humas Mabes Polri, Brigadir Jendral Muhammad Iqbal menegaskan dalam konferensi pers bahwa insiden Mako Brimob yang telah menewaskan 6 orang dipicu karena masalah makanan milik tahanan yang tak diserahkan langsung diserahkan oleh polisi.

“Terakhir sudah sering saya sampaikan pada momentum kejadian ini, bahwa insiden ini dipicu oleh permasalahan makan tahanan,” ungkapnya di Mako Brimob Kelapadua, Depok, Kamis (10/05/2018).

“Makanan tahanan itu harus diverifikasi oleh petugas dengan alasan keamanan keselamatan dan kesehatan, di situ terjadi miss komunikasi dan terjadi keributan,” lanjutnya.

Kendati demikian, Iqbal tak menjelaskan dengan detail perihal makanan yang diverifikasi. Ia mengatakan bahwa saat ini pihak polisi baru dalam tahap olah TKP, belum sampai kepada pemeriksaan.

“Sekarang sampai pada tahapan pengolahan TKP,” ungkapnya.

Iqbal juga menegaskan bahwa dalam kasus ini belum ada bukti keterlibatan ISIS. Sejauh ini, diduga kuat pemicu kericuhan hingga menewaskan 6 orang di Mako Brimob adalah makanan.

“Sampai saat ini kami membantah, tidak ada bukti yang kuat, bahwa kami melakukan konfirmasi langsung ke beberapa rekan-rekan kami yang terluka dan beberapa napiter yg ada disitu, ini jadi bahan kami, dan akan kami dalami itu, sampai saat ini insiden itu dipicu dari masalah makanan,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Kedubes AS di Israel Pamer Akun Twitter @USEmbassyJerusalem

Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel mengubah nama akun Twitternya yang mulanya @USEmbassyTelAviv menjadi @USEembassyJerusalem.

Kamis, 10/05/2018 17:54 0

Amerika

4 Lembaga HAM Tak Yakin Myanmar Berani Ungkap Kasus Rohingya

Dewan Keamanan PBB mendesak pemerintah Myanmar memenuhi janjinya untuk menahan para pelaku dan dalang kekerasan terhadap Muslim Rohingya.

Kamis, 10/05/2018 17:08 0

Opini

Dunia Islam dalam Belenggu Sekularisme

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi (KSA) telah mencanangkan masa depan Arab Saudi dalam apa yang dinamakan sebagai Visi 2030

Kamis, 10/05/2018 16:35 0

Artikel

Mencari Identitas Muslim: Antara Ikatan Kebangsaan dan Ideologi

DR Abdullah Azzam menggambarkan dengan baik dalam Al Manarah Al Mafqudah bahwa sekularisme ala Attaturk telah mencapai pada tingkat yang tak pernah terbayangkan bahkan oleh dunia barat sekalipun. Di mana masjid-masjid ditutup dan dirubah menjadi gudang makanan, menggunakan bahasa arab dianggap kejahatan, dan berjilbab adalah sebuah tindak kriminal. Memang tidak semua penguasa dunia Islam mengambil langkah ekstrem seperti Mesir pada awal abad ke 20 dan Turki era Attaturk. Meskipun terkadang melakukan tindak kekerasan terhadap kelompok-kelompok yang dianggap

Kamis, 10/05/2018 16:21 0

Suara Pembaca

5 Tahun Lebih Perut Membengkak, Ibu Epinopita Butuh Uluran Tangan

Ibu Epinopita (44 tahun) menderita penyakit yang tak biasa. Perutnya membesar seperti tengah hamil tua. Penyakit itu diderita sejak suaminya masih hidup.

Kamis, 10/05/2018 16:04 0

Suriah

Cegah Agresi Turki, AS Dirikan Pangkalan Militer Baru di Manbij

Juru bicara Dewan Militer di Manbij (pasukan yang dikelola SDF), Syarfan Darwish, Rabu (09/05), mengungkapkan bahwa foto pangkalan militer berbendera AS di Manbij yang dirilis kantor berita Reuters pekan ini itu juga menjadi markas pasukan Perancis.

Kamis, 10/05/2018 14:14 0

Iran

Empat Hal Perlu Diketahui tentang Perjanjian Nuklir Iran

KIBLAT.NET – Presiden AS Donald Trump telah menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dan akan...

Kamis, 10/05/2018 13:39 0

Mesir

Video Tentara Mesir Eksekusi Pemuda Sinai Picu Kemarahan Warganet

Organisasi Arab untuk Hak Asasi Manusia telah mencatat lebih dari 2.934 pembunuhan di luar hukum terjadi di Mesir sejak Abdel Fattah al-Sisi mengambil alih negara pada tahun 2013 menyusul kudeta militer.

Kamis, 10/05/2018 12:52 0

Amerika

Peneliti AS: Donald Trump Presiden yang Paling Zionis

Seorang ilmuwan politik Amerika mengecam Presiden Donald Trump karena ketidakpeduliannya terhadap isu-isu yang dihadapi rakyat Palestina.

Kamis, 10/05/2018 10:37 0

Myanmar

Dunia Gagal Melakukan Langkah Nyata untuk Muslim Rohingya

Dunia gagal melakukan langkah nyata untuk melawan genosida Muslim Rohingya di Myanmar. Demikian diungkapkan Kepala Jaringan Hak Asasi Manusia Burma yang berpusat di Inggris.

Kamis, 10/05/2018 09:56 0

Close