... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Abdullah Al-Kurdi, Amir Terakhir Mujahidin Arab Chechnya

Foto: Mujahidin Chechnya

KIBLAT.NET – Setelah syahidnya Muhannad pada 21 April 2011, kepemimpinan mujahidin Arab di Chechnya mengalami kekosongan. Maka, tampuk kepemimpinan diambil alih oleh wakil amir keturunan Shalahuddin Al-Ayyubi dari suku Kurdi.

Tentara Rusia begitu gencar ingin memberangus gerakan mujahidin dengan menargetkan kepala dari tubuh para pejuang. Seperti yang telah berjalan sebelumnya, ketika amir tertinggi syahid akan ada amir pengganti yang tampil. Pengganti Amir Muhannad ini ternyata menjadi pemimpin yang memerintah paling singkat hanya sekitar tiga belas hari dan menjadi amir terakhir. Mengapa menjadi amir terakhir? Karena setelah tiga belas hari ia diangkat, kesyahidan pun menjemput dan para mujahid terpecah menjadi kelompok kecil-kecil. Kelompok kecil-kecil mujahid ini mempunyai amir masing-masing dan tetap melanjutkan perjuangan.

Amir terakhir mujahidin Arab di Chechnya ini adalah Doger Sevdet atau lebih dikenal dengan nama Abdullah Al-Kurdi rahimahullah.

Jejak perjuangan Abdullah Al-Kurdi

Tepatnya pada 20 April 1977 mujahid ini lahir di daerah Kurdi di Turki area Diyarbarkir. Sebagaimana Muhannad, masa kecil Doger tidak banyak tersebar informasinya. Namun, kalau soal kedatangan di Chechnya, amir terakhir mujahidin Arab ini datang delapan tahun lebih dulu daripada pendahulunya. Muhannad berangkat ke Chechnya pada 1999 dan baru bisa masuk pada tahun 2001. Doger sejak tahun 1991 telah menjejakkan kaki di Kaukasus Utara melalui jalur yang sama dengan Muhannad, Pankisi Gorge di Georgia.

BACA JUGA  5 Ulama Terkenal yang Dipenjara Era Bin Salman

Dengan kedatangan yang lebih awal, tentu Doger lebih berpengalaman dengan medan yang ada di Chechnya. Ia termasuk mujahid yang selalu ikut serta dengan operasi pada masa kepemimpinan Samir As-Suwailim rahimahullah atau Khattab.

Setelah syahidnya Abu Hafs Al-Urduni pada tahun 2006, maka tampuk kepemimpinan dipegang oleh Muhannad dan Doger Sevdet diangkat menjadi wakilnya. Sebagaimana Muhannad ternyata Doger juga berperan sebagai promotor jihad Chechnya ke beberapa negara tetangga. Jadi, Muhannad dan Doger berada di tim yang sama sebagai bagian yang bertanggung jawab dalam hal pendanaan jihad Chechnya.

Abdullah Al-Kurdi Diangkat Menjadi Amir

Sebagaimana sebelumnya, ketika Khattab syahid maka penggantinya adalah wakilnya Abu Walid Al-Ghamidi. Abu Walid Syahid digantikan wakilnya, Abu Hafs Al-Urduni. Setelah itu Abu Hafs syahid dan digantikan oleh Muhannad yang sebelumnya telah diangkat sebagai salah satu deputi sayap militer Front Kaukasia. Bahkan Muhannad juga diangkat sebagai wakil amir Emirat Kaukasus secara langsung oleh Dokka Umarov.

Meskipun merangkap berbagai jabatan, rupanya Muhannad tetap memperhatikan para mujahidin yang tergabung dalam mujahidin Arab. Ia pun mengangkat Doger Sevdet sebagai wakilnya untuk membantu berbagai urusan di dalam tubuh mujahidin Arab di Chechnya. Muhannad dan Doger yang pada dasarnya masih satu tim dalam pendanaan juga berkolaborasi dalam kepengurusan mujahidin Arab.

Maka, ketika Muhannad syahid dalam pertempuran di daerah pegunungan timur desa Serzhen-Yurt di persimpangan tiga distrik di Chechnya; Shali, Kurchaloi dan Vedeno, Doger tampil sebagai suksesornya. Doger mengambil alih kepemimpinan secara langsung setelah Muhannad syahid pada 21 April 2011. Qadarullah, hanya selang beberapa hari saja Doger pun menyusul syahid.

BACA JUGA  5 Ulama Terkenal yang Dipenjara Era Bin Salman

Syahidnya Abdullah Al-Kurdi

Setelah syahidnya Muhannad, rupanya Rusia memanfaatkan hal itu untuk menumpas tuntas jaringan mujahidin Arab. Operasi-operasi khusus terus digelar musuh-musuh Allah ini di area Chechnya. Pada 3 Mei 2011 digelar operasi khusus di dekat desa dari Sharo-Argun, di Cheberloevsky area Chechnya. Doger terlibat aktif dalam penyerangan itu dan menjemput syahid.

Jadi, ketika tentara Rusia menyusuri pegunungan untuk memburu Muhannad dan berhasil, mereka meneruskan perburuan hingga Doger ikut menjemput syahid 13 hari setelah syahidnya Muhannad dan pengangkatannya sebagai amir Mujahidin Arab. Setelah syahidnya Abdullah Al-Kurdi atau Doger Sevdet, para mujahid terpecah-pecah menjadi kelompok kecil-kecil dan dipimpin amir masing-masing. Maka, secara tidak langsung kiprah mujahidin Arab secara sruktural sebagai sebuah wadah telah berakhir pada hari itu juga. Wallahu a’lam bi shawab.

 

Penulis : Dhani El_Ashim

Editor: Arju

Sumber

  1. https://ar.wikipedia.org/wiki
  2. https://www.haberler.com
  3. https://news.az

 

 

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ingin Sukses Jalani Romadhon, Ini Tips Ustadz Oemar Mita

Bulan Romadhon hampir tiba. Ustadz Oemar Mita Lc mengatakan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh istimewa, serta bulan penuh ampunan. Dia juga mengatakan, Ramadhan adalah madrasah (sekolah) ketaatan bagi kaum muslimin.

Ahad, 06/05/2018 19:07 0

Palestina

Hamas Nyatakan Tolak Hasil Kongres Dewan Nasional Palestina

Pada hari Jumat (04/05/2018) gerakan perlawanan utama Palestina, Hamas, menyatakan menolak hasil pertemuan Dewan Nasional Palestina (PNC) yang diselenggarakan dalam pekan tersebut di Ramallah.

Ahad, 06/05/2018 19:01 0

Indonesia

Dauroh JITU di Bandung Upaya Kaderisasi Jurnalis Muslim

Jurnalis Islam Bersatu (JITU) cabang Bandung mengadakan dauroh penerimaan anggota baru di Kompleks Pesantren Darut Tauhid, Bandung, Jawa Barat.

Ahad, 06/05/2018 16:38 0

Indonesia

Dikunjungi JITU, Aa Gym Sampaikan Nasehat untuk Para Wartawan

Jurnalis Islam Bersatu (JITU) bersilaturrahim dengan da'i asal Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ahad (06/05/2018).

Ahad, 06/05/2018 14:46 0

Pakistan

Jaish-e-Mohammed Imbau Anggota Tingkatkan Serangan di Jammu dan Kashmir

Kelompok jihadis Jaish-e-Mohammed yang berbasis di Pakistan mengimbau kepada anggotanya untuk meningkatkan jihad di wilayah Jammu dan Kashmir.

Sabtu, 05/05/2018 15:26 0

Suriah

Dana Bantuan Dibekukan AS, White Helmets: Kerja Kami Tak Terganggu

White Helmets mengatakan akan terus melakukan kerjanya membantu rakyat Suriah. Kelompok pekerja kemanusiaan itu mengaku tidak terganggu dengan laporan terkait dana bantuannya yang dibekukan AS.

Sabtu, 05/05/2018 14:47 0

Inggris

Muslim di London Diajak Berhenti Merokok Sebelum Ramadhan

Layanan dari Tower Hamlet menyediakan obat-obatan canggih dan keahlian klinis untuk membantu anggota masyarakat berhenti dari kebiasaan merokok dan mengatasi kecanduan mereka.

Sabtu, 05/05/2018 13:56 0

Rusia

Rusia Tangkap Anggota ISIS yang Diklaim Akan Serang Moskow

Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengaku telah menahan lima anggota kelompok ISIS di sejumlah wilayah. Kelima tersangka ditangkap di kota Yaroslavl, timur laut Moskow, pada 3 dan 4 Mei.

Sabtu, 05/05/2018 13:13 0

Inggris

Pelajaran Berharga dari Siswa SD yang Dikeluarkan Karena Nakal

Sebuah surat yang dikirim oleh seorang anak setelah dirinya dikeluarkan dari sekolah menjadi ibrah yang patut direnungkan.

Sabtu, 05/05/2018 12:40 0

Afghanistan

Taliban: Pasukan AS Jadi Tumbal Donald Trump di Afghanistan

Mereka (Amerika) tidak datang ke Afghanistan karena belas kasihan atau kebaikan kepada orang-orang mereka yang tertimpa duka cita. Tidak, mereka datang untuk kekayaan mineral yang terkubur di bawah tanah Afghanistan.

Sabtu, 05/05/2018 12:00 0

Close