... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pentagon Larang Prajurit AS Gunakan Ponsel Huawei dan ZTE

Foto: Militer AS

KIBLAT.NET, Washington – Pentagon telah melarang penjualan ponsel Huawei dan ZTE di pangkalan militer AS di seluruh dunia. Departemen Pertahanan AS mengonfirmasikan kepada CNET pada Rabu (02/05/2018).

Larangan itu didasarkan pada potensi ancaman keamanan oleh ponsel dari perusahaan-perusahaan yang berbasis di Cina. Ini menjadi langkah terbaru dalam tindakan keras terhadap kedua perusahaan tersebut oleh pemerintah AS.

ZTE dan Huawei dicurigai berpotensi dapat meretas ponsel milik personel militer AS. Nantinya, data yang diperoleh dari hasil meretas itu diserahkan kepada pemerintah Cina.

“Huawei dan perangkat ZTE dapat menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima bagi personel, informasi, dan misi Departemen,” kata juru bicara Pentagon, Mayor Dave Eastburn.

Saat ini, personil militer AS masih diperbolehkan untuk membeli ponsel ZTE dan Huawei untuk penggunaan pribadi di tempat lain. Pentagon belum memutuskan, apakah nantinya akan mengeluarkan aturan yang lebih luas tentang pembelian ponsel itu ataukah tidak.

Eastburn juga menekankan karena alasan keamanan lah ZTE dan Huawei dicegah masuk. Pada bulan Februari, kepala CIA, FBI, dan National Security Agency menggunakan kesaksian kongres untuk memperingatkan konsumen agar tidak membeli telepon Huawei.

Menanggapi hal itu, Huawei dan ZTE telah berulang kali menegaskan bahwa perangkat konsumen mereka tidak menimbulkan ancaman keamanan bagi AS. Bulan lalu Departemen Perdagangan AS memberlakukan penolakan hak ekspor pada ZTE, yang diterjemahkan menjadi larangan perusahaan AS untuk menjual produk dan layanan dari perusahaan yang berbasis di Cina.

BACA JUGA  Larang Peredaran Minyak Curah, Mendag: Itu Diambil dari Selokan

Sumber: CNET
Redaktur: Afriza DS

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Al-Shabab, Gerakan Paling Banyak Gelar Operasi di Benua Afrika

Al-Shabab telah meluncurkan sebanyak 3.000 kali serangan dalam setahun.

Kamis, 03/05/2018 10:30 0

Suriah

Sel Pembunuh Misterius Masih Berkeliaran di Idlib

Berdasarkan data yang dikumpulkan, target utama pembunuhan itu para dokter, apoteker, wartawan, tukang emas, warga sipil dan pejuang oposisi.

Kamis, 03/05/2018 09:24 0

Qatar

Qatar Dukung Keputusan Maroko Akhiri Hubungan dengan Iran

Partai Polisario adalah organisasi pergerakan kemerdekaan Sahara Barat yang didirikan pada 10 Mei 1973. Pergerakan ini berupaya mendirikan negara untuk penduduk Sahara Barat, yang dijuluki dengan nama Sahrawi. Awalnya pergerakan ini didasarkan pada asas-asas sosialisme, namun semenjak tahun 1990 mereka mengikuti asas liberalisme dan demokrasi.

Kamis, 03/05/2018 09:04 0

Afrika

Sudan Kaji Ulang Keterlibatan di Koalisi Pimpinan Saudi

Koalisi juga tidak membayar gaji pasukan Sudan, serta upaya-upaya negara koalisi melemahkan pasukan perlawanan Yaman dan bahkan melemahkannya.

Kamis, 03/05/2018 08:24 0

Suriah

Idlib Dalam Sebulan: 753 Serangan Udara, 100 Tewas dan 1.162 Terluka

Relawan White Helmets juga menggelar sebanyak 737 operasi pelayanan, menangani 1.186 kasus kecelakaan di jalan, 54 kali operasi pemadaman kebaran dan 267 kali membersihkan sisa-sial roket dan ranjau.

Kamis, 03/05/2018 07:41 0

Afrika

Pasca Seruan Pemilu Dini, Kantor KPU Libya Diserang

Dua penyerang berhasil masuk dan memberondong setiap orang yang ada di dalamnya.

Kamis, 03/05/2018 06:46 0

Suara Pembaca

Dompet Dhuafa Serahkan Bantuan Langsung Kepada Pengungsi Suriah

Dompet Dhuafa Serahkan Bantuan Langsung Kepada Pengungsi Suriah

Rabu, 02/05/2018 20:37 0

Amerika

Tak Ingin Ada Korban Militer, AS Kembangkan Kendaraan Tempur Self-Driving

Militer AS juga sedang mengembangkan teknologi serupa untuk tank tak berawak dan kendaraan kecil yang dapat melucuti bom.

Rabu, 02/05/2018 17:00 0

Asia

Dituduh Terlibat Kasus Bom, 6 Warga Pattani Divonis Mati

Pengadilan Provinsi Pattani memvonis mati enam orang yang dituduh terlibat kasus pengeboman di Pattani, Thailand selatan dua tahun lalu. Sementara empat orang lainnya divonis penjara seumur hidup. 

Rabu, 02/05/2018 16:30 0

Afghanistan

Satu Lagi Tentara AS Tewas di Afghanistan

Seorang tentara AS dilaporkan tewas tertembak di Afghanistan di sebuah distrik di timur Kabul.

Rabu, 02/05/2018 15:55 0

Close