... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Timbulkan Korban Jiwa, Bagi-bagi Sembako di Monas Dinilai Kontra Revolusi Mental

Foto: Warga bersedakan di acara bagi-bagi sembako yang diadakan Forum Untuk Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta- Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan mengaku prihatin dengan kegiatan bagi-bagi sembako di Monumen Nasional yang menimbulkan korban jiwa. Acara itu dinilainya kontraproduktif dengan Revolusi Mental.

“Kita sangat prihatin di saat negeri ini giatnya melakukan pembinaan revolusi mental, tapi justeru kontra produktif membuat mental masyarakat menjadi mental belas kasihan dengan mengharapkan pembagian sembako,” kata Amirsyah dalam pernyataan tertulis yang diterima Kiblat.net pada Rabu (02/05/2018).

Tokoh Muhammadiayah itu juga menyesalkan terjadinya korban jiwa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hilangnya nyawa warga masyarakat menunjukkan penyelenggara tidak profesional.

“Sangat disesalkan berujung kepada korban jiwa. Penyelenggara tidak profosional alias amatiran,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada polisi untuk memberikan sanksi tegas kepada panitia. “Karena itu meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dengan memberikan sanksi yang tegas karena diduga lalai,” tandasnya.

Forum Untuk Indonesia menggelar acara bertema Untukmu Indonesia-Berkarya dalam Harmoni pada Sabtu (28/04/2018). Acara yang mencakup Ibadah umat Kristiani dalam rangka merayakan Paskah itu juga diwarnai dengan bakti sosial pembagian sembako.

Di lapangan, panitia tak mampu menjalankan acara dengan tertib sehingga menyebabkan orang-orang yang datang ke acara itu berdesak-desakan. Akibatnya dua orang anak yang ikut di dalamnya, yaitu Adinda Rizki (12) dan Mahesha Junaedi (10), meninggal dunia.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Tak Ingin Ada Korban Militer, AS Kembangkan Kendaraan Tempur Self-Driving

Militer AS juga sedang mengembangkan teknologi serupa untuk tank tak berawak dan kendaraan kecil yang dapat melucuti bom.

Rabu, 02/05/2018 17:00 0

Asia

Dituduh Terlibat Kasus Bom, 6 Warga Pattani Divonis Mati

Pengadilan Provinsi Pattani memvonis mati enam orang yang dituduh terlibat kasus pengeboman di Pattani, Thailand selatan dua tahun lalu. Sementara empat orang lainnya divonis penjara seumur hidup. 

Rabu, 02/05/2018 16:30 0

Afghanistan

Satu Lagi Tentara AS Tewas di Afghanistan

Seorang tentara AS dilaporkan tewas tertembak di Afghanistan di sebuah distrik di timur Kabul.

Rabu, 02/05/2018 15:55 0

Opini

“Islam” Washatiyah Ala Abu Thalib

KIBLAT.NET – Para “tokoh” agama, mufti dan cendekiawan dari 43 negara berkumpul di Bogor (01/05)....

Rabu, 02/05/2018 12:30 0

Amerika

Trump Akan Hadiri Pembukaan Kedutaan AS di Al-Quds

pernyataan itu diungkapkan dari Gedung Putih. Dia tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Rabu, 02/05/2018 10:56 0

Video Kajian

Sejarah Kejahatan Barat terhadap Umat Islam

KIBLAT.NET – Sejarah Kejahatan Barat terhadap Umat Islam. Dalam sejarah, Thomas Edward Lawrence, perwira Inggris...

Rabu, 02/05/2018 10:08 0

Suriah

Laporan HAM: 408 Sipil Suriah Terbunuh Sepanjang April 2018

Jaringan HAM mengatakan bahwa jumlah korban di bulan April menurun tajam.

Rabu, 02/05/2018 09:59 0

Amerika

Pentagon: Kami Tak Akan Tinggalkan Suriah Sementara Perang Berlanjut

“Anda memenangkan pertempuran kemudian Anda memenangakan kedamaian,” ujarnya kepada media.

Rabu, 02/05/2018 09:22 0

Mesir

Jika Tiga Syarat Ini Terpenuhi, IM Siap Negosiasi dengan Al-Sisi

Munir menjelaskan, tiga syarat itu adalah negosiasi harus digelar langsung dengan orang-orang yang bertanggung jawab, bukan delegasi. Pembicaraan harus melibatkan seluruh oposisi rezim Al-Sisi. Sebelum negosiasi digelar, seluruh tahanan politik harus dibebaskan, termasuk Muhammad Mursi, presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis.

Rabu, 02/05/2018 08:39 0

Manhaj

3 Faktor Keberhasilan Generasi Sahabat Keluar dari Masa Jahiliyah

Sejatinya, kunci perubahan utama yang dilakukan para sahabat tidak lepas dari Al-Quran dan hadis sebagai pedoman utama dalam hidup mereka. Ia menjadi sumber materi pokok dalam membentuk karakter seorang muslim, membina jamaah dan mengatur negara. Para sahabat dipilih oleh Allah sebagai potret ideal generasi muslim dalam memperjuangkan Islam. Ketika mereka menerapkan nilai-nilai Islam seutuhnya dalam hidup mereka, maka kemenangan itu pun bisa mereka capai dengan sempurna.”

Rabu, 02/05/2018 07:53 0

Close