... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sosok Syaikh Yusuf Al-Makassari di Mata Ulama Afrika Selatan

Foto: Presiden Dewan Peradilan Muslim Afrika Selatan, Syaikh Irfaan Abrahams (jubah hitam) bersama wakilnya, Abdul khaliq Ebrahim Allie saat menjadi peserta Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama dan Cendikiawan Muslim Dunia tentang Islam Wasathiyyah di Hotel Novotel, Bogor, Selasa (01/05/2018).

KIBLAT.NET, Bogor – Presiden Dewan Peradilan Muslim Afrika Selatan, Syaikh Irfan Ibrahim mengungkapkan bahwa di negara asalnya sosok Syaikh Yusuf Al-Makassari adalah seorang pejuang dan dai sejati. Bahkan berkat dakwahnya di Afrika Selatan, Syaikh Abu Yusuf dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Afrika Selatan dan dijuluki Father of Islam.

Kepada Kiblat.net, Syaikh Irfan Ibrahim menyatakan kekagumannya kepada dai asal Makassar itu. Ia pun sangat bangga menceritakan sosok Yusuf Al-Makassari yang pernah berdakwah di Cape Town, ibu kota Afrika Selatan itu.

“Agama Islam kami hasil dakwah ulama Indonesia. Orang yang termasuk awal-awal mendakwahkan Islam di Afrika Selatan adalah Syaikh Yusuf Al-Makassari,” ungkapnya pada Selasa (01/04/2018) di sela-sela KTT Islam Wasathiyah di Bogor.

Ia bercerita, di Afrika Selatan nama Yusuf Al-Makassari sangat dikagumi oleh umat Islam di sana. Bahkan, Yusuf dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional dan digelari Bapak Islam di Afrika Selatan.

Oleh sebab itu, ia mengatakan hubungan keislaman antara Muslim Afrika Selatan dan Indonesia sangatlah erat. Tak cuma itu, nama Yusuf Al-Makassari tetap diabadikan menjadi nama kota kecil di pinggiran Cape Town yaitu Macassar.

“Sehingga ada kota di dekat ibu kota Afrika Selatan Cape Town, bernama Macassar. Kota kecil di Afrika Selatan. Jadi ada kota Makassar di Indonesia dan Macassar di Afrika Selatan. Nama itu berasal dari nama Syaikh Yusuf Al-Makassari yang mendakwahkan Islam,” ungkapnya.

BACA JUGA  Belanda Kembalikan 1.500 Artefak Milik Indonesia

Belum puas bercerita tentang kekagumannya kepada ulama Indonesia itu. Syaikh Irfan pun melanjutkan ceritanya tentang sejarah kedatangan Syaikh Yusuf Al-Makassari ke Afrika Selatan.

Syaikh Irfan lalu mengenalkan rekannya yang menjadi Deputi Presiden Dewan Peradilan Muslim Afrika Selatan, Syaikh Abdul Khaliq Ebrahim Allie. “Beliau sangat menguasai sejarah Syaikh Yusuf Al-Makassari,” ungkapnya lalu meminta temannya itu untuk bercerita.

Kepada Kiblat.net, Syaikh Abdul Khaliq Ebrahim Allie mengatakan Syaikh Yusuf Al-Makassari sangat tekun berdakwah. Pengikutnya tersebar luas di berbagai negara dunia.

Selain itu, lanjtu dia, Syaikh Yusuf Al-Makassari adalah seorang pejuang yang melawan penjajahan. Ia disegani dan ditakuti oleh pemerintah kolonial Belanda saat itu. Dukungan terhadap dia pun tak sedikit, pengaruhnya begitu luas.

Hal itulah yang membuat pemerintah kolonial Belanda mengasingkannya ke Sri Lanka. Pengasingan justru menjadi lahan dakwah. Syaikh Yusuf memiliki banyak pengikut di sana. Muridnya pun sangat banyak termasuk Syekh Ibrahim ibn Mi’an.

Keberhasilan dakwah Syaikh Yusuf Al-Makassari kembali tercium oleh Belanda. Pada tahun 1693, dia dipindahkan dari Sri Lanka ke Cape Town, Afrika Selatan. Di sanalah pengasingan terakhirnya hingga ia wafat lima tahun kemudian.

“Di sana Syaikh Yusuf menetap selama lima tahun. Setelah itu Syaikh Yusuf meninggal. Tetapi buku-bukunya masih terus terjaga hingga saat ini. Itulah mengapa kami menjuluki Syaikh Yusuf Al-Makassari sebagai Father of Islam,” tukasnya.

BACA JUGA  Bamsoet: Uni Eropa dan Amerika Merusak Tatanan Perdagangan Global

Reporter: Syafei Irman
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Tak Ingin Ada Korban Militer, AS Kembangkan Kendaraan Tempur Self-Driving

Militer AS juga sedang mengembangkan teknologi serupa untuk tank tak berawak dan kendaraan kecil yang dapat melucuti bom.

Rabu, 02/05/2018 17:00 0

Asia

Dituduh Terlibat Kasus Bom, 6 Warga Pattani Divonis Mati

Pengadilan Provinsi Pattani memvonis mati enam orang yang dituduh terlibat kasus pengeboman di Pattani, Thailand selatan dua tahun lalu. Sementara empat orang lainnya divonis penjara seumur hidup. 

Rabu, 02/05/2018 16:30 0

Afghanistan

Satu Lagi Tentara AS Tewas di Afghanistan

Seorang tentara AS dilaporkan tewas tertembak di Afghanistan di sebuah distrik di timur Kabul.

Rabu, 02/05/2018 15:55 0

Opini

“Islam” Washatiyah Ala Abu Thalib

KIBLAT.NET – Para “tokoh” agama, mufti dan cendekiawan dari 43 negara berkumpul di Bogor (01/05)....

Rabu, 02/05/2018 12:30 0

Amerika

Trump Akan Hadiri Pembukaan Kedutaan AS di Al-Quds

pernyataan itu diungkapkan dari Gedung Putih. Dia tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Rabu, 02/05/2018 10:56 0

Video Kajian

Sejarah Kejahatan Barat terhadap Umat Islam

KIBLAT.NET – Sejarah Kejahatan Barat terhadap Umat Islam. Dalam sejarah, Thomas Edward Lawrence, perwira Inggris...

Rabu, 02/05/2018 10:08 0

Suriah

Laporan HAM: 408 Sipil Suriah Terbunuh Sepanjang April 2018

Jaringan HAM mengatakan bahwa jumlah korban di bulan April menurun tajam.

Rabu, 02/05/2018 09:59 0

Amerika

Pentagon: Kami Tak Akan Tinggalkan Suriah Sementara Perang Berlanjut

“Anda memenangkan pertempuran kemudian Anda memenangakan kedamaian,” ujarnya kepada media.

Rabu, 02/05/2018 09:22 0

Mesir

Jika Tiga Syarat Ini Terpenuhi, IM Siap Negosiasi dengan Al-Sisi

Munir menjelaskan, tiga syarat itu adalah negosiasi harus digelar langsung dengan orang-orang yang bertanggung jawab, bukan delegasi. Pembicaraan harus melibatkan seluruh oposisi rezim Al-Sisi. Sebelum negosiasi digelar, seluruh tahanan politik harus dibebaskan, termasuk Muhammad Mursi, presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis.

Rabu, 02/05/2018 08:39 0

Manhaj

3 Faktor Keberhasilan Generasi Sahabat Keluar dari Masa Jahiliyah

Sejatinya, kunci perubahan utama yang dilakukan para sahabat tidak lepas dari Al-Quran dan hadis sebagai pedoman utama dalam hidup mereka. Ia menjadi sumber materi pokok dalam membentuk karakter seorang muslim, membina jamaah dan mengatur negara. Para sahabat dipilih oleh Allah sebagai potret ideal generasi muslim dalam memperjuangkan Islam. Ketika mereka menerapkan nilai-nilai Islam seutuhnya dalam hidup mereka, maka kemenangan itu pun bisa mereka capai dengan sempurna.”

Rabu, 02/05/2018 07:53 0

Close