... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tiga Hari Pertama Operasi Al-Khandaq, Taliban Lancarkan 300 Serangan

Foto: Taliban Afghanistan.

KIBLAT.NET, Kunduz – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) pada tanggal 25 April lalu mengumumkan sebuah operasi militer terbaru bertajuk Operasi al-Khandaq 2018 untuk memerangi pasukan penjajah asing dan sekutu lokal mereka – rezim Kabul. Pekik takbir “Allahu Akbar” mengawali operasi militer ini di seluruh pelosok Afghanistan dengan menargetkan situs-situs utama dan markas pusat musuh, asing maupun lokal. Selama sepekan pertama kampanye militer Taliban berlangsung, musuh dibuat ketakutan hingga tidak mampu menjawab berbagai pertanyaan oleh media.

Di hari pertama saja, Taliban langsung membuat gebrakan dengan melancarkan 132 serangan yang menyasar basis-basis militer, pos pemeriksaan, dan berbagai fasilitas pertahanan musuh di seantero Afghanistan. Korban banyak berjatuhan di pihak pasukan asing dan sekutu lokal mereka termasuk kerugian material. Banyak wilayah berhasil dibebaskan dan steril dari kehadiran anasir musuh. Sementara sejumlah besar senjata, amunisi, dan peralatan militer lainnya semakin menambah pundi-pundi ghanimah Mujahidin.

Hari kedua amaliyat, serangan-serangan heroik Taliban kembali mengguncang objek-objek vital, termasuk basis-basis militer, pos pemeriksaan, dan berbagai fasilitas pertahanan musuh. Banyak wilayah di berbagai provinsi maupun distrik jatuh ke tangan Mujahidin. Atrisi dan kehancuran serius fasilitas pertahanan musuh menyebabkan sisa pasukan mereka kabur dan meninggalkan peperangan secara memalukan.

Hari Ketiga, operasi istisyhad mulai dikerahkan untuk menyerbu basis-basis militer musuh. Seperti 2 hari sebelumnya, di banyak wilayah yang jatuh ke tangan Mujahidin terlihat senjata dan mayat-mayat tergeletak di mana-mana, padahal pertempuran belum berlangsung lama. Di hari ketiga ini pula, deputi gubernur provinsi Logar bernama Shakib tewas akibat serangan ambush pejuang Taliban. Selain itu, markas pasukan keamanan di distrik Qalazaal yang merupakan basis utama militer di provinsi Kunduz, termasuk berbagai wilayah lainnya berhasil dikuasai Mujahidin. Di hari ketiga ini, musuh kembali mengalami kerugian besar dan kehilangan banyak pasukan.

BACA JUGA  Difitnah Bekerja Sama dengan Rusia, Begini Jawaban Taliban

Sejak kampanye militer Al-Khandaq diumumkan, banyak anggota kepolisian di tingkat lokal disersi dan menyerahkan diri ke Imarah Islam Taliban, dan fenomena semacam ini masih terus berlangsung. Untuk itu Taliban merilis maklumat terbuka, terutama kepada segenap aparat keamanan dan pegawai negeri lainnya di Kabul untuk memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Mereka harus segera menghubungi Imarah Islam, kemudian menyerahkan senjata & amunisi mereka kepada Mujahidin, dan berhenti memerangi bangsanya sendiri (Afghanistan). Untuk itu, Taliban menjamin akan melindungi keselamatan jiwa dan harta bagi siapa saja yang pernah bergabung dengan musuh dan bekerja untuk kepentingan Amerika, kemudian menyerahkan diri ke Imarah Islam (Taliban).

Menjelang pekan kedua Operasi al-Khandaq ini, serbuan pejuang-pejuang Taliban terhadap musuh di seluruh Afghanistan masih terus berlangsung. Musuh nampak sekali tidak memiliki inisiatif tempur dan mengalami kemerosotan moral. Tentara musuh yang kabur atau Lost in Action menjadi pola tetap menjelang akhir pertempuran. Lebih dari 300 serangan yang dilancarkan di tiga hari pertama Operasi Khandaq menunjukkan bahwa kampanye militer ini direncanakan secara cermat dengan mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya, termasuk inovasi berbagai taktik baru dalam pertempuran.

Dengan keberhasilan di awal Operasi al-Khandaq ini, pemerintah Kabul dan penjajah asing pendukungnya nampaknya harus bersiap untuk mengantisipasi kerugian besar selanjutnya. Dengan percaya diri, Taliban memprediksi satu per satu daerah musuh akan terus menyusut hingga posisi mereka terjepit di seluruh wilayah Afghanistan.

BACA JUGA  Difitnah Bekerja Sama dengan Rusia, Begini Jawaban Taliban

Sumber: Alemarah
Redaktur: Yasin Muslim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Wapres Bertemu Menteri Agama Bahas Finalisasi PP Jaminan Produk Halal

Draf PP Jaminan Produk Halal telah final

Selasa, 01/05/2018 11:09 0

Indonesia

Aksi May Day, Buruh Serukan Tolak TKA dari Cina

Salah satu tuntutan para buruh adalah tolak TKA buruh kasar dari Cina

Senin, 30/04/2018 20:12 0

Indonesia

Ijtima Ulama MUI Bahas Masalah Politik, Apa Arahan dari Presiden?

Muncul pertanyaan terkait adanya arahan presiden terkait masuknya pembahasan masalah politik dalam Ijtima Ulama Keenam Komisi Fatwa MUI

Senin, 30/04/2018 19:50 0

Indonesia

Polri Ungkap 3 Strategi Tangkal Radikalisme

Ini tiga strategi yang diterapkan dalam menangkal radikalisme

Senin, 30/04/2018 19:23 0

Indonesia

Menjaga Eksistensi Negara Jadi Bahasan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI

Menjaga eksistensi negara jadi bahasan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI

Senin, 30/04/2018 18:48 0

Indonesia

Besok 43 Negara Berkumpul di Bogor, Bahas Islam Wasathiyah

Selain Syaikh Al Azhar, para tokoh agama, mufti dan cendekiawan dari berbagai negara akan turut hadir. Total diperkirakan akan ada perwakilan dari 43 negara yang hadir dalam acara ini.

Senin, 30/04/2018 13:09 0

Indonesia

MUI Tegas Larang Gunakan Agama untuk Kepentingan Politik Sesaat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas melarang praktik politisasi agama jelang pemilihan daerah atau pemilihan umum. Termasuk ketika seorang calon kepala daerah ataupun legislatif menggunakan atribut Islam untuk meraih simpati.

Senin, 30/04/2018 10:43 0

Video Kajian

Pesta Demokrasi dan Kemunafikan Politik

Pesta Demokrasi dan Kemunafikan Politik. Bagaimana sebenarnya syariat Islam memandang fenomena seperti itu? Bagaimanakah para salafus sholeh dulu berpolitik? Simak ulasannya dalam wawancara dengan Ust. Abu Rusydan berikut ini!

Senin, 30/04/2018 09:05 0

Indonesia

Bersama Ustadz Adi Hidayat, Sinergi Foundation Bangun Pesantren Alquran

Setelah berkolaborasi dengan Yayasan Al Fatih membangun Kuttab Al Fatih di Cileunyi, kali ini Sinergi Foundation (SF) berencana membangun Pesantren Alquran di tanah wakaf Lembang.

Ahad, 29/04/2018 21:20 9

Indonesia

Bersama Ustadz Abdul Somad, Ratusan Pemuda Surabaya Deklarasikan Persatuan

Ada pemandangan yang tak biasa tampak saat Ustadz Abdul Somad Lc MA mengisi tabligh akbar di Masjid Al Falah, Surabanya. Di sela-sela acara, sejumlah kelompok pemuda mendeklarasikan "Persatuan Pemuda Islam Se-Surabaya".

Ahad, 29/04/2018 15:38 0

Close