... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Senjata Baru Pentagon Ini Diklaim Bisa Lumpuhkan Serangan “Teror”

Foto: Pentagon

KIBLAT.NET, Washington – Departemen Pertahanan AS dilaporkan memiliki senjata khusus untuk menghentikan mobil ketika melaju. Dikutip dari Daily Dot, Senin (01/05/2018), senjata ini diklaim dapat menanggulangi serangan “teroris” yang menggunakan kendaraan.

Sebuah perangkat akan menonaktifkan unit kontrol mesin elektronik kendaraan dengan “membombardirnya” dengan beberapa gelombang radio frekuensi tinggi. Hal ini dapat membuat mobil atau perahu berhenti sampai senjata dimatikan.

Serangan berbasis kendaraan menjadi lebih umum digunakan sejak kasus di Nice, Perancis. Serangan truk saat itu mengakibatkan kematian 86 orang. Baru-baru ini, seorang siswa berusia 25 tahun membunuh 10 orang setelah dia menabrakkan mobilnya ke arah kerumunan orang di Toronto.

Pentagon tampaknya tidak memiliki rencana untuk menggunakan senjata ini di daerah perkotaan yang padat untuk perlindungan sipil. Unit Program Senjata Non-Lethal Pentagon (JNLWP) mengatakan bahwa senjata tersebut akan digunakan di pos-pos pemeriksaan, akses ke titik kontrol, di penghalang jalan, dan untuk patroli.

JNLWP dilaporkan menguji dua versi Stopper Radio Frekuensi Radio. Satu perangkat memiliki jangkaun 50 meter dan cukup untuk dipasang di bak truk, sementara versi yang lebih bertenaga tinggi dapat mencapai “beberapa ratus” meter dan dimungkinkan untuk dipasang dan disimpan di sebuah tempat.

Perangkat yang lebih kecil, yang tampak seperti fotogram vintage, memiliki berat 400 pon dan seukuran mesin fotokopi besar. Perangkat itu memiliki turbin bertenaga gas di dalam, sebuah terobosan dalam senjata energi yang mampu menembakkan 300 kilowatt daya. Teknik ini terdengar mirip dengan upaya yang digunakan oleh militer AS dan perusahaan pertahanan independen untuk mencegah serangan pesawat tak berawak.

BACA JUGA  Sekjen PBB Sebut Pandemi Covid-19 Krisis Terburuk Sejak 1945

JNLWP pertama menerbitkan laporan tentang senjata pada tahun 2012. Saat itu pengujian dilakukan terhadap 45 kendaraan. Sejenis jammer mobil itu tampaknya masih lama akan diaplikasikan ke dunia nyaata. Pentagon menginginkan prototipe kerja selesai pada kuartal keempat 2019

Sumber: Dailydot
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kedutaan Palestina Ungkap Modus Pembunuhan Dr. Fadi Oleh Agen Israel

Muslim Palestina yang cerdas dan mampu menguasai teknologi kerap menjadi target pembunuhan Israel

Selasa, 01/05/2018 13:40 0

Indonesia

MUI: Sukseskan Aksi 11 Mei Bela Baitul Maqdis!

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma'ruf Amin menyatakan dukungan terhadap aksi tersebut.

Selasa, 01/05/2018 12:15 1

Indonesia

Wapres Bertemu Menteri Agama Bahas Finalisasi PP Jaminan Produk Halal

Draf PP Jaminan Produk Halal telah final

Selasa, 01/05/2018 11:09 0

Indonesia

Aksi May Day, Buruh Serukan Tolak TKA dari Cina

Salah satu tuntutan para buruh adalah tolak TKA buruh kasar dari Cina

Senin, 30/04/2018 20:12 0

Indonesia

Ijtima Ulama MUI Bahas Masalah Politik, Apa Arahan dari Presiden?

Muncul pertanyaan terkait adanya arahan presiden terkait masuknya pembahasan masalah politik dalam Ijtima Ulama Keenam Komisi Fatwa MUI

Senin, 30/04/2018 19:50 0

Indonesia

Polri Ungkap 3 Strategi Tangkal Radikalisme

Ini tiga strategi yang diterapkan dalam menangkal radikalisme

Senin, 30/04/2018 19:23 0

Indonesia

Menjaga Eksistensi Negara Jadi Bahasan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI

Menjaga eksistensi negara jadi bahasan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI

Senin, 30/04/2018 18:48 0

Indonesia

Besok 43 Negara Berkumpul di Bogor, Bahas Islam Wasathiyah

Selain Syaikh Al Azhar, para tokoh agama, mufti dan cendekiawan dari berbagai negara akan turut hadir. Total diperkirakan akan ada perwakilan dari 43 negara yang hadir dalam acara ini.

Senin, 30/04/2018 13:09 0

Indonesia

MUI Tegas Larang Gunakan Agama untuk Kepentingan Politik Sesaat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas melarang praktik politisasi agama jelang pemilihan daerah atau pemilihan umum. Termasuk ketika seorang calon kepala daerah ataupun legislatif menggunakan atribut Islam untuk meraih simpati.

Senin, 30/04/2018 10:43 0

Video Kajian

Pesta Demokrasi dan Kemunafikan Politik

Pesta Demokrasi dan Kemunafikan Politik. Bagaimana sebenarnya syariat Islam memandang fenomena seperti itu? Bagaimanakah para salafus sholeh dulu berpolitik? Simak ulasannya dalam wawancara dengan Ust. Abu Rusydan berikut ini!

Senin, 30/04/2018 09:05 0

Close