... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Dia Islam Wasathiah Ala Indonesia Menurut Din Syamsuddin

Foto: KTT Islam Washatiyah di Bogor.

KIBLAT.NET, Bogor- Prof. Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA memberikan kata sambutan di hadapan tamu-tamu undangan dari puluhan negara saat pembukaan KTT Islam Wasathiyah di Istana Begor. Kepada para cendekiawan dan ulama dunia, Din Syamsuddin mengenalkan Islam wasathiyah ala Indonesia.

Din mengungkapkan bahwa realitas peradaban dunia saat ini sangat mempengaruhi Islam. Di mana muncul ketidakteraturan dan kerusakan global di tengah masyarakat dunia sehingga muncul kekerasan hanya atas dasar kepentingan tertentu.

Atas dasar itu, Din membuka acara KTT Islam Washatiyah di Bogor pada Selasa (01/05/2018) dengan mengutarakan keberlangsungan Islam di Indonesia. Din menyebutkan bahwa Islam washatiyah di Indonesia mewujudkan Pancasila sebagai dasar negara.

“”Saya pribadi melihat beberapa kalangan bahwa bentuk negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, semboyan nasional perasatuan dan keragaman memang menurut saya merupakan manifestasi dari Islam moderat atau Wasathiyatul Islam. Islam yang kami pahami di Indonesia adalah Wasathiyatul Islam,” ungkapnya.

Selain itu, dalam prakatanya, KTT ini diadakan guna merespon konflik-konflik besar yang terjadi di sejumlah negara Islam. Ia menilai bahwa perlu membicarakan benturan-benturan antara kelompok Islam yang tejadi di berbagai belahan dunia.

“Apakah akan muncul kesejahteraan ketika Muslim saling membunuh. Inilah saat yang tepat bagi kita semua untuk berdiskusi kembali untuk merevitalisasi wasiyathul Islam ini,” sambungnya.

KTT Islam Wasathiyah ini dihadiri oleh banyak tokoh agama, cendekiawan hingga delegasi negara dari berbagai belahan dunia. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari dari 1 hingga 3 Mei 2018.

BACA JUGA  Nasyiatul Aisyiah Ungkapkan Keprihatinan Atas Kondisi KPK

Din Syamsudin berharap dengan adanya KTT ini semua menuntaskan seua persoalan berkaitan dengan Islam.

“Kami berharap konsultasi dan konferensi kami akan membuahkan hasil,” tukasnya.

Sebagai informasi, Din Syamsuddin merupakan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban. Ia dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2017 lalu di Istana Negara.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Tersebab Memuliakan Buruh, Doanya pun Didengar Langsung oleh Allah

KIBLAT.NET - Islam menganjurkan umatnya untuk selalu berbuat baik kepada para buruh/pekerja. Dalam banyak hadisnya, Rasulullah SAW memuliakan kaum buruh dan memenuhi hak-hak mereka sebelum keringatnya kering. Berikutnya ketika ada yang tidak mengindahkan anjuran ini, beliau ingatkan dengan sebuah hadits qudsi bahwa Allah Ta’ala berfirman;

Selasa, 01/05/2018 16:25 0

News

‘Jalan Terang’ Indonesia 2030

  KIBLAT.NET – Gegap gempita yang terjadi akhir-akhir ini mengenai Indonesia 2030 membuat saya tergelitik...

Selasa, 01/05/2018 16:25 0

Amerika

Senjata Baru Pentagon Ini Diklaim Bisa Lumpuhkan Serangan “Teror”

Sebuah perangkat akan menonaktifkan unit kontrol mesin elektronik kendaraan dengan "membombardirnya" dengan beberapa gelombang radio frekuensi tinggi.

Selasa, 01/05/2018 15:00 0

Amerika

AS dan Israel Saling Berbalas Sanjungan soal Isu Palestina

Amerika Serikat dan Israel saling memberikan sanjungan atas peran negara masing-masing.

Selasa, 01/05/2018 13:15 0

Afghanistan

Tiga Hari Pertama Operasi Al-Khandaq, Taliban Lancarkan 300 Serangan

Sejak kampanye militer Al-Khandaq diumumkan, banyak anggota kepolisian di tingkat lokal disersi dan menyerahkan diri ke Imarah Islam Taliban.

Selasa, 01/05/2018 11:47 0

Suriah

Rudal Asing Bombardir Kamp Tentara Iran di Hama dan Aleppo

Amerika Serikat, Senin (30/04), membantah pasukannya atau koalisi pimpinannya melakuan serangan itu. Sampai saat ini, belum diketahui pihak yang bertanggung jawab.

Selasa, 01/05/2018 09:58 0

Mesir

Setelah Prancis dan Mesir, Internasional Turut Serukan Pemilu Dini di Libya

Namun, mengadakan pemilihan tetap menjadi tantangan utama di negara yang wilayahnya masih terbagi antara kontrol faksi militer. Selain itu, saat ini di Libya terdapat dua pemerintahan yang mengaku sebagai rezim sah. Dua pemerintah itu muncul setelah digelarnya pemilu pada 2014.

Selasa, 01/05/2018 09:07 0

Irak

Koalisi Internasional Anti-ISIS Akhiri Misi Tempur di Iraq

"Pelajaran dari Iraq adalah menarik diri lebih dini berbahaya karena kita mungkin harus kembali ke operasi tempur," kata Sekjen NATO, Jens Stoltenberg, Februari lalu.

Selasa, 01/05/2018 08:10 0

Mesir

Mesir Kembali Masukkan Mantan Pemain Timnas ke Daftar Teroris

Abu Trika, pemain bintang di tim sepak bola papan atas nasional, Al-Ahly. Dia divonis sebagai anggota teroris bersama 1529 pemimpin Ikhwanul Muslimin untuk waktu lima tahun. Putusan sebelumnya memasukkan Abu Trika ke daftar teroris selama tiga tahun.

Selasa, 01/05/2018 07:19 0

Amerika

Begini Peran Negara Eropa dalam Operasi Drone Ilegal AS di Timur Tengah

Menurut Biro Jurnalisme Investigasi, serangan drone AS telah menewaskan hingga 1.551 warga sipil sejak 2004 di Pakistan, Afghanistan, Yaman dan Somalia.

Senin, 30/04/2018 15:38 0

Close