... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Banyak Laporan Masyarakat ke DPR Soal Serbuan TKA

Foto: Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini

KIBLAT.NET, Jakarta – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mendukung pembentukan Pansus Tenaga Kerja Asing (TKA) oleh DPR. Ketua Fraksi Jazuli Juwaini menuturkan pembentukan Pansus untuk mengklarifikasi isu yang berkembang mengenai TKA.

“Melalui inisiatif pembentukan Pansus ini kita ingin melakukan investigasi apa yang sebenarnya terjadi di lapangan terkait TKA,” katanya melalui rilis pada Selasa (01/05/2018).

Menurutnya, langkah DPR ini untuk mengklarifikasi isu yang berkembang mengenai TKA. Sebab, saat ini banyak masukan ke DPR tentang banyaknya TKA yang datang ke Indonesia.

“Banyak laporan masuk ke DPR dari masyarakat perihal serbuan TKA dan dampak sosial ekonominya. Kita akan pelajari dan dalami agar mendapatkan pemahaman yang objektif dan komprehensif agar isu ini terklarifikasi dan tidak kontraproduktif,” tuturnya.

Lebih penting dari itu semua, lanjut Jazuli, melalui upaya ini kita ingin memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Yaitu agar Pemerintah punya perhatian dan keperpihakan terhadap tenaga kerja sendiri.

“Sehingga rakyat menjadi tuan di negeri sendiri,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Tersebab Memuliakan Buruh, Doanya pun Didengar Langsung oleh Allah

KIBLAT.NET - Islam menganjurkan umatnya untuk selalu berbuat baik kepada para buruh/pekerja. Dalam banyak hadisnya, Rasulullah SAW memuliakan kaum buruh dan memenuhi hak-hak mereka sebelum keringatnya kering. Berikutnya ketika ada yang tidak mengindahkan anjuran ini, beliau ingatkan dengan sebuah hadits qudsi bahwa Allah Ta’ala berfirman;

Selasa, 01/05/2018 16:25 0

News

‘Jalan Terang’ Indonesia 2030

  KIBLAT.NET – Gegap gempita yang terjadi akhir-akhir ini mengenai Indonesia 2030 membuat saya tergelitik...

Selasa, 01/05/2018 16:25 0

Amerika

Senjata Baru Pentagon Ini Diklaim Bisa Lumpuhkan Serangan “Teror”

Sebuah perangkat akan menonaktifkan unit kontrol mesin elektronik kendaraan dengan "membombardirnya" dengan beberapa gelombang radio frekuensi tinggi.

Selasa, 01/05/2018 15:00 0

Amerika

AS dan Israel Saling Berbalas Sanjungan soal Isu Palestina

Amerika Serikat dan Israel saling memberikan sanjungan atas peran negara masing-masing.

Selasa, 01/05/2018 13:15 0

Afghanistan

Tiga Hari Pertama Operasi Al-Khandaq, Taliban Lancarkan 300 Serangan

Sejak kampanye militer Al-Khandaq diumumkan, banyak anggota kepolisian di tingkat lokal disersi dan menyerahkan diri ke Imarah Islam Taliban.

Selasa, 01/05/2018 11:47 0

Suriah

Rudal Asing Bombardir Kamp Tentara Iran di Hama dan Aleppo

Amerika Serikat, Senin (30/04), membantah pasukannya atau koalisi pimpinannya melakuan serangan itu. Sampai saat ini, belum diketahui pihak yang bertanggung jawab.

Selasa, 01/05/2018 09:58 0

Mesir

Setelah Prancis dan Mesir, Internasional Turut Serukan Pemilu Dini di Libya

Namun, mengadakan pemilihan tetap menjadi tantangan utama di negara yang wilayahnya masih terbagi antara kontrol faksi militer. Selain itu, saat ini di Libya terdapat dua pemerintahan yang mengaku sebagai rezim sah. Dua pemerintah itu muncul setelah digelarnya pemilu pada 2014.

Selasa, 01/05/2018 09:07 0

Irak

Koalisi Internasional Anti-ISIS Akhiri Misi Tempur di Iraq

"Pelajaran dari Iraq adalah menarik diri lebih dini berbahaya karena kita mungkin harus kembali ke operasi tempur," kata Sekjen NATO, Jens Stoltenberg, Februari lalu.

Selasa, 01/05/2018 08:10 0

Mesir

Mesir Kembali Masukkan Mantan Pemain Timnas ke Daftar Teroris

Abu Trika, pemain bintang di tim sepak bola papan atas nasional, Al-Ahly. Dia divonis sebagai anggota teroris bersama 1529 pemimpin Ikhwanul Muslimin untuk waktu lima tahun. Putusan sebelumnya memasukkan Abu Trika ke daftar teroris selama tiga tahun.

Selasa, 01/05/2018 07:19 0

Amerika

Begini Peran Negara Eropa dalam Operasi Drone Ilegal AS di Timur Tengah

Menurut Biro Jurnalisme Investigasi, serangan drone AS telah menewaskan hingga 1.551 warga sipil sejak 2004 di Pakistan, Afghanistan, Yaman dan Somalia.

Senin, 30/04/2018 15:38 0

Close