Koalisi Arab Pimpin Operasi Militer Anti-AQAP di Hadramaut, Yaman

KIBLAT.NET, Hadramaut – Pasukan pemerintah sah Yaman dan Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi meluncurkan kampanye militer besar-besaran terhadap Organisasi Al-Qaidah cabang Yaman (AQAP) di sekitar provinsi Hadramaut. Kampanye militer ini telah berlangsung sejak beberapa hari lalu dan diklaim meraih kemajuan besar.

Harian online Al-Sarq Al-Ausath, Sabtu (28/04), melaporkan bahwa operasi itu fokus untuk membersihkan Al-Qaidah di Lembah Rafdh, distrik Ash-Sha’idah, provinsi Hadramaut. Lembah Fafdh dikenal sebagai markas AQAP yang sulit untuk ditembus.

Militer Uni Emirat Arab, yang tergabung dalam koalisi Arab, memimpin pertempuran bersandi Al-Jabal Al-Suud ini. Pasukan lokal yang diterjunkan dikenal dengan pasukan Elit Shobwaniyah, yang dilatih dan didanai UEA.

Tentara Yaman mengumumkan berhasil merebut Lembah Rafdh pada Jumat (29/04). Pasukan elit Shobwaniyah berhasil menyerang kantong-kantong AQAP di wilayah itu dan berhasil menangkap dan membunuh sebagian anggota AQAP. Kemenangan ini diraih sehari setelah drone AS membunuh seorang pemimpin AQAP, Nashir Husain Bamdukh Al-Babukhry Al-Awkaly, di wilayah yang sama.

Operasi lanjutan kembali diumumkan pada Sabtu. Tujuan operasi baru ini untuk menyisir dan memastikan Lembah Rafhd sudah bersih dari AQAP.

Tentara Yaman dalam pernyataannya mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan banyak anggota dalam operasi kedua yang fokus di bagian barat laut provinsi Hadramaut ini. Di wilayah ini terpantau pergerakan kelompok bersenjata “teroris” setelah mereka diusir dari wilayah di pesisir Hadramaut.

Daerah barat laut Hadramaut yang medannya terjal, kata militer Yaman, kerap digunakan sebagai jalur aman bagi “teroris” untuk menyerang pasukan pemerintah. Serangan terakhir menewaskan 10 tentara di lembaga Hajar, barat kota Al-Mukalla.

AQAP menjadi Lembah Rafdh sebagai markas aman selama beberapa tahun terakhir. Medan wilayah ini pegunungan terjal dan sulit untuk dilintasi. Tentara Yaman tak bisa menjangkau daerah ini. Hadirnya koalisi Arab yang memiliki perlatan lebih canggih membut tentara Yaman memilik kemampuan menyerang lebih dalam.

Sumber: aawsat.com, Al-Arabiya
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat