... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Prof Absori: Pertemuan Tim 11 Tak Berpengaruh, Jokowi Punya Pola Sendiri

Foto: Beberapa orang yang menamakan diri Tim 11 Ulama 212 memberikan keterangan pers terkait pertemuan dengan Jokowi

KIBLAT.NET, Solo – Sejumlah orang yang menamakan diri Tim 11 Ulama Alumni 212 memenuhi undangan Jokowi ke Istana Bogor untuk menagih janji dalam penyelesaian kasus kriminalisasi ulama dan aktivis Islam. Menurut Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof Absori pertemuan itu tidak akan memberi pengaruh apapun.

“Saya rasa tidak ada indikasinya, karena bagaimanapun Jokowi itu punya pola-polanya sendiri dan orang-orang di belakangnya pun punya pola sendiri,” ungkapnya kepada Kiblat.net pada Jumat (27/04/2018).

Di sisi lain, ia menilai kasus-kasus yang menjerat para ulama terkesan seperti diada-adakan. “Maka pertemuan tersebut tidak ada indikasinya apa-apa,” ungkapnya.

Apalagi, lanjut Absori, Presiden berada di ranah eksekutif, sementara peradilan di ranah yudikatif. Sehingga dengan alasan tidak mau intervensi, permintaan Tim 11 hanya bisa bergulir saja.

“Sekalipun kalau dalam soal politik biasa saja, Presiden ‘meminta’ diam-diam suapaya masalah selesai,” kata penulis buku Hukum dan Moral; Basis Epistimologi Paradigma Rasional ini.

Sementara itu, Absori menganggap pertemuan tersebut wajar antara pemimpin dengan rakyatnya. Pertemuan tersebut selain dinilai sebagai negoisasi juga bisa dinilai sebagai silaturahmi antara para ulama dan pemimpinnya.

Namun, jika pertemuan itu membahas politik maka permasalahannya akan menjadi lain. Di dalamnya akan ada poin-poin lain yang mungkin tidak akan dikabarkan ke publik.

“Walaupun mereka ngomongnya silaturahmi, tapi di belakangnya mereka punya cara main sendiri. Seperti orang main catur, mereka punya trik sendiri,” pungkasnya.

BACA JUGA  MUI: Bangsa Indonesia Berduka Atas Meninggalnya BJ Habibie

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Penyerang Berpisau Tewaskan Tujuh Anak Sekolah di Cina

Seorang pria berpisau menewaskan tujuh siswa dan melukai 12 lainnya ketika mereka hendak pulang dari sekolah di Cina utara.

Sabtu, 28/04/2018 14:14 0

Amerika

AS Berencana Pindahkan Tahanan ISIS di Suriah ke Guantanamo

Pada bulan Januari, Trump mengatakan bahwa anggota ISIS yang ditahan akan berakhir di penjara tersebut.

Sabtu, 28/04/2018 13:42 0

Yaman

Koalisi Arab Tewaskan 38 Pemberontak Syiah Hutsi di Sanaa

Sebuah serangan udara Koalisi Arab di Sanaa Yaman pada Jumat (27/04/2018) malam menewaskan 38 pemberontak Hutsi. Korban dari milisi Syiah tersebut di antaranya adalah pengawas keamanan.

Sabtu, 28/04/2018 13:04 0

Asia

Sejarah Baru, Kim Jong Un Injakkan Kaki di Korea Selatan

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di perbatasan kedua negara di desa Panmunjom

Sabtu, 28/04/2018 07:34 0

Profil

Muhannad Abu Anas, Penerus Estafet Perjuangan Khattab di Chechnya

Sebelum memasuki Chechnya mujahid satu ini telah merasakan debu-debu perjuangan di Afghanistan, Filipina, Bosnia dan Kosovo. Pada akhirnya ia berjihad di bawah kepemimpinan Khattab dan menjadi suksesornya. Mujahid ini bernama Kholid Yusuf Muhammad atau lebih dikenal dengan nama Muhannad atau Abu Anas.

Sabtu, 28/04/2018 05:06 0

Afrika

Kesehatan Pulih, Khalifa Haftar Dikabarkan Pulang ke Libya

Setelah menjalani pengobatan, Khalifa Haftar akhirnya kembali ke Benghazi Timur, Libya. Mantan jenderal Libya itu sebelumnya dikabarkan mengalami stroke dan mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Paris.

Jum'at, 27/04/2018 19:35 0

Foto

Wajah Kampung Akuarium Kini

Kondisi Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara

Jum'at, 27/04/2018 19:14 0

Syam

10 Warga Israel Tewas Disapu Banjir di Lembah Tandus

Sembilan remaja Israel ditemukan tewas dan satu dinyatakan hilang disapu banjir bandang setelah sungai di lembah Nahal Tzafit, Negev, Israel meluap dan membanjiri area kering di sekitarnya.

Jum'at, 27/04/2018 18:49 0

Inggris

Pemerintah Inggris “Curi” Miliaran Dolar Uang Rakyatnya untuk Perang Ilegal di Timteng

Smith kemudian mengungkapkan bahwa pemerintah Inggris bukan hanya mengorbankan rakyatnya untuk perang di Suriah. Perang Iraq juga membebani pembayar pajak Inggris sebesar £ 10,3 miliar.

Jum'at, 27/04/2018 18:35 0

Prancis

Yaman Tegaskan Terus Kerja Sama dengan AS Hadapi Al-Qaidah

Upaya ini terus dilakukan dengan bekerja sama dan berkoodinasi dengan sekutu-sekutu, terutama Amerika Serikat. Selama bertahun-tahun AS menjadi sekutu paling erat dalam menghadapi “teroris” di Yaman.

Jum'at, 27/04/2018 18:00 0

Close