... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Yaman Tegaskan Terus Kerja Sama dengan AS Hadapi Al-Qaidah

Foto: Menlu Yaman dalam konferensi internasional di Paris, Prancis

KIBLAT.NET, Paris – Menteri Luar Negeri Yaman, Abdul Malik Mukhlafi, mengatakan pada Kamis (26/04) bahwa pemerintah Yaman akan melanjutkan upaya keamanan menghadapi ancaman “terorisme”. Upaya ini terus dilakukan dengan bekerja sama dan berkoodinasi dengan sekutu-sekutu, terutama Amerika Serikat. Selama bertahun-tahun AS menjadi sekutu paling erat dalam menghadapi “teroris” di Yaman.

Abdul Malik mengatakan di hadapan puluhan perwakilan negara yang hadir dalam Konferensi Internasional untuk Mencegah Pendanaan ISIS dan Al-Qaidah di Perancis, negaranya meraih prestasi dalam memerangi “teroris” dalam tiga tahun terakhir meski Yaman dilanda perang. Prestasi itu, kata Malik, berhasil diusirnya Al-Qaidah dari Kota Al-Mukalla dan daerah-daerah lainnya.

Dia menambahkan bahwa urusan anti terorisme telah menyibukkan para pemegang keputusan di dunia, terutama setelah meningkatnya jumlah serangan teror di berbagai belahan dunia dan intensitas mereka yang semakin tumbuh.

Yaman, imbuh Abdul Malik, merupakan salah satu negara yang menderita akibat ekstremisme dan terorisme. Ekonomi terburuk dan tidak ada stabilitas keamanan.

Sebelum menutup pidatonya, dia kembali menegaskan bahwa pemerintah Yaman terus berupaya menghadapi ancaman terorisme ini dengan bekerja sama dan berkoordinasi bersama Amerika Serikat.

Seperti diketahui, Amerika Serikat terus menargetkan Al-Qaidah di Yaman meski negara itu sibuk memerangi pemberontak Syiah Hutsi. Bahkan, kekacauan yang ditimbulkan milisi Syiah itu banyak menguntungkan AS. Dengan mudah, AS dapat menyusupkan agen-agennya.

BACA JUGA  Pemerintah dan Syiah Hutsi Sepakat Tukar Tawanan Sebelum Negosiasi Resmi

Sumber: theyemen.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MKKS SMA Surakarta Akui Kesalahan dalam Surat Edaran Solo Menari

MKKS SMA Surakarta Akui Kesalahan dalam Surat Edaran Acara Solo Menari

Jum'at, 27/04/2018 17:16 0

Indonesia

Anis Matta Bicara Pergantian “Sopir” di Indonesia Leaders Forum

"Kalau sopir itu tidak mampu, maka perlu adanya pergantian sopir. Sopir yang menggantikan itu adalah pemimpin yang menggunakan GPS dan mencari alternatif jalan hingga mencapai tujuan yang jelas," ungkapnya.

Jum'at, 27/04/2018 13:37 0

Opini

Konyol, Jaksa Pemerintah AS Sebut Islam Sebagai “Sebuah Negara Besar”

Rabu (25/04) waktu setempat, persidangan mengenai gugatan perintah eksekutif Muslim Ban kembali digelar. Ada satu kejadian yang memalukan, yang mungkin menjadi tamparan bagi pihak pemerintah AS.

Jum'at, 27/04/2018 11:20 0

Indonesia

Alfian Dituntut 3 Tahun Penjara, Pengacara: JPU Gunakan “Pasal Jaring”

JPU meyakini PDI-P mengalami kerugian yakni turunnya elektabilitas dalam Pilkada 2017 silam.

Jum'at, 27/04/2018 10:48 0

Indonesia

ILF: Islam Tak Bisa Dipisahkan dari Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Ada suatu persoalan yang mengusik hati umat Islam Indonesia dalam hal keadilan...

Kamis, 26/04/2018 22:50 0

Indonesia

Syam Organizer Komitmen Datangkan Imam Palestina Meski Ada Kasus Kuala Lumpur

Kepergian ilmuwan Palestina DR Fadi Al Batsh dirasakan banyak pihak. Syam Organizer, sebuah lembaga kemanusiaan yang fokus pada masalah Palestina dan Syam turut berduka atas tragedi pembunuhan yang menimpa ilmuwan penghafal Al-Quran itu.

Kamis, 26/04/2018 19:46 0

Indonesia

Soal Palestina, PKS Minta Pemerintah Indonesia Tiru Malaysia

PKS mendesak pemerintah untuk memberikan beasiswa bagi pelajar Palestina

Kamis, 26/04/2018 16:43 0

Indonesia

Pembunuhan Dr. Fadi Dinilai Bentuk Ketakutan Israel

"Israel takut nanti yang bersangkutan bagian dari tim pengembangan persenjataan Izuddin Al-Qasam"

Kamis, 26/04/2018 16:28 0

Indonesia

Panja RUU Jabatan Hakim: Perlu Ada Perangkat untuk Cegah Perdagangan Hukum

Panja RUU Jabatan Hakim menyebut perlunya perangkat untuk mencegah parktik memperdagangkan hukum oleh hakim

Kamis, 26/04/2018 15:26 0

Indonesia

Pengamat: Kecil Kemungkinan Malaysia Bisa Tangkap Pembunuh Dr. Fadi

Kecil kemungkinan Malaysia bisa menangkap pembunuh Dr. Fadi

Kamis, 26/04/2018 14:49 0

Close