Stadion Idlib Kembali Dibuka, Pertandingan Perdana Digelar

KIBLAT.NET, Idlib – Stadion sepak bola di provinsi Idlib kembali dibuka pada Rabu (25/04), setelah tiga tahun ditutup akibat perang. Pertandingan perdana digelar antara tim sepak bola Universitas Idlib dan tim relawan White Helmets.

Kedua tim bertanding dalam kerangka persahabatan. Pertandingan pada Rabu itu berakhir imbang. Pertandingan ini sekaligus menandai stadion kembali dibuka.

Maher Zinawy (27), yang bermain di stadion itu sebelum perang meletus, mengungkapkan kegembiraannya bisa merumput kembali di lapangan kesayangan. “Lapangan ini merupakan bagian penting bagi saya dari kota ini. Saya sangat sedih melihat lapangan ini hancur dan rusak akibat perang di sekitarnya,” ungkapnya kepada kantor AFP dan dilansir Sky News Arabia.

“Setelah saya bisa bermain kembali hari ini (Rabu), saya merasa gembira dan senang meskipun masih ada kerusakan. Kami sangat gembira karena kehidupan berangsur normal,” imbuhnya.

Rumput hijau sudah tidak lagi mewarnai lapangan stadion Idlib. Para penonton yang hadir hanya berjumlah puluhan.

Seorang penonton, Asaad Al-Assaad (20), juga mengungkapkan kegembiraannya stadion Idlib bisa berfungsi kembali. Ia datang bersama rekan-rekannya untuk menonton pertandingan perdana dan menghadiri pembukaan stadion ini.

“Selama pertandingan dan pembukaan adalah perasaan yang menyenangkan. Stadion ini adalah benteng sepakbola di provinsi Idlib. Dengan dibukanya kembali, olahraga dan kehidupan berangsur-angsur normal meskipun semua perang dan pemboman masih mengancam,” ungkapnya.

BACA JUGA  Banjir Terjang Ratusan Tenda Pengungsi Suriah di Idlib

Direktorat Olahraga dan Pemuda Kota Idlib bekerjasama dengan White Helmets membersihkan stadion berdiri dan memindahkan reruntuhan dari lapangan.

Jendela dan pintu bagian dasar stadion diperbaiki. Siswa Universitas Idlib yang sudah kembali belajar turut membantu membersihkan dan memperbaiki lapangan.

“Kami siap dengan Pertahanan Sipil untuk merehabilitasi stadion dan saat ini stadion siap untuk mengadakan semua acara dan kegiatan olahraga,” ujar Direktorat Olahraga dan Pemuda Kota Idlib, Thahir Humaidy.

Menurut rencana, stadion ini menjadi tuan rumah turnamen mini yang melibatkan enam tim lokal.

Mayoritas Idlib saat ini di bawah kontrol Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) yang dianggap oleh internasional gerakan “teroris”. Namun dalam mengelola administrasi, HTS menyerahkannya kepada lembaga pemerintahan yang disepakati oleh warga Idlib.

Sumber: Sky News Arabia
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat