... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertemuan Tim 11 Tak Akan Berpengaruh Jika Tak Ada Kemauan dari Jokowi

Foto: Foto pertemuan tertutup antara presiden Joko Widodo dengan Tim 11 Ulama Alumni 212 tersebar ke publik

KIBLAT.NET, Solo – Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mengomentari pertemuan segelintir orang yang menamakan diri Tim 11 Ulama Alumni 212 dengan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, pertemuan itu tak akan memberikan pengaruh apapun jika tak ada keinginan dari Jokowi.

Sejumlah orang yang menamakan diri Tim 11 Ulama Alumni 212 memenuhi undangan Jokowi ke Istana Bogor untuk menagih janji dalam penyelesaian kasus kriminalisasi ulama dan aktivis Islam. Nasir Djamil menilai positif pertemuan itu. “Saya pikir itu bagus, pertemuan itu kan ingin menagih janji kepada presiden Jokowi,” ungkapnya saat ditemui di Hotel Lorin, Surakarta pada Kamis (26/04/18).

Nasir pun mendukung Jokowi mengambil sikap yang tepat dalam menangani aduan yang disampaikan Tim 11 tersebut. Sebagai presiden, mantan walikot Solo itu seharusnya bisa menyampaikan argumentasi kepada Kapolri, yang bisa menjadi masukan bagi orang nomor satu di kepolisian untuk dikaji.

“Presiden itu memberi masukan-masukan, pertimbangan-pertimbangan kepada Kapolri. Sehingga kapolri baru bisa mengambil sikap dan itu juga tidak harus secara terbuka,” ujarnya.

Nasir menilai pertemuan itu bisa memberikan pengaruh dalam penyelesaian kasus kriminalisasi ulama dan aktivis Islam jika ada kemauan Jokowi. “Menurut saya pertemeuan itu bisa berpengaruh jika ada kemauanan dari pak presiden, kalau Pak Jokowi melakukan apa yang ia sampaikan, itu akan berpengaruh,” imbuhnya.

BACA JUGA  Taubat Jadi Anak Jalanan, Bocah 14 Tahun Ini Ingin Banggakan Orang Tua

Sebaliknya, jika tak ada keinginan dari Jokowi maka pertemuan di Istana Bogor tidak ada pengaruhnya sama sekali. Jika presiden tak berkeinginan, lanjut Nasir, maka sikap itu bisa menjadi catatan bagi umat Islam Indonesia.

Politisi PKS itu juga menekankan akibat buruk yang akan terjadi kepada Jokowi jika ada pemutar balikan fakta terkait pertemuan dengan Tim 11. “Artinya adanya keinginan dari tim Jokowi untuk menyampaikan kepda Publik bahwa seolah olah Alumni 212 itu mendukung Jokowi untuk menjadi presiden kembali,” tukasnya.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Prancis

Yaman Tegaskan Terus Kerja Sama dengan AS Hadapi Al-Qaidah

Upaya ini terus dilakukan dengan bekerja sama dan berkoodinasi dengan sekutu-sekutu, terutama Amerika Serikat. Selama bertahun-tahun AS menjadi sekutu paling erat dalam menghadapi “teroris” di Yaman.

Jum'at, 27/04/2018 18:00 0

Malaysia

Cikgu Azmi Berharap Pemerintah Ambil Pelajaran dari Kasus DR Fadi Al Batsh

"Dan ini seharusnya menjadi suatu perhatian besar bagi pemerintah bagaimana kita harus menyaring mereka yang masuk. Walaupun Mossad merupakan organisasi yang sangat licik, tapi sebagai sebuah negara yang tidak mengakui Israel, ini harus menjadi pelajaran kepada umat Islam dan khususnya Kerajaan Malaysia bahwa musuh Islam ada dimana-mana dan kita harus siap menghadapi segala macam kemungkinan," sambung ulama kelahiran Kelantan ini.

Jum'at, 27/04/2018 17:02 0

Afghanistan

4 Alasan Taliban Umumkan Operasi Al Khandaq Lawan AS

Imarah Islam Afghanistan resmi mendeklarasikan operasi musim semi 2018. Operasi ini dinamakan Al Khandaq. Banyak alasan yang menyebabkan operasi ini akhirnya diluncurkan.

Jum'at, 27/04/2018 17:00 0

Amerika

Di Balik Dukungan Mahkamah Agung untuk Pelarangan Muslim di AS

Pada Rabu (25/04/2018), para hakim mengisyaratkan dukungan mereka untuk program "Muslim Ban" Presiden Donald Trump yang melarang pendatang dari beberapa negara mayoritas Muslim.

Jum'at, 27/04/2018 16:27 0

Afghanistan

Operasi Al Khandaq Balasan terhadap Serangan AS di Madrasah Tahfidz Kunduz

Berbeda dengan dua operasi tahunan sebelumnya yang dinamai dengan mantan pimpinan Taliban, Operasai Omari dan Operasi Mansouri, operasi musim semi tahun ini dinamakan dengan operasi jihad Al Khandaq.

Jum'at, 27/04/2018 16:08 0

Malaysia

Indonesia Jadi Tamu Kehormatan dalam Pameran Buku Internasional Kuala Lumpur

Ia menambahkan, jumlah buku yang akan ditampilkan di KLIBF lebih dari 1000 judul buku dengan volume sebanyak 10,838 eksemplar buku dari berbagai genre: anak, sastra, komik, islami, keterampilan, pengetahuan umum, dan lainnya.

Jum'at, 27/04/2018 15:52 0

Malaysia

Hari Ini, Pameran Buku Internasional Kuala Lumpur 2018 Dibuka

Malaysia menggelar pameran buku bertaraf internasional di Kuala Lumpur. Perhelatan bertajuk Kuala Lumpur International Book Fair (KLIBF) ke-37 itu akan digelar di Putra World Trade Centre (PWTC), mulai hari ini, Jumat 27 April hingga 6 Mei 2018.

Jum'at, 27/04/2018 15:40 0

Palestina

Kejam, Warga Israel Siksa dan Bakar Remaja Palestina Hidup-hidup

Pada 2 Juli 2014, sekelompok pemukim Yahudi menculik Mohammed Abu Khdeir (16 th) dari kota Shu'fat, utara Yerusalem dan membawanya ke barat Yerusalem. Di sana mereka menyiksanya dengan brutal sebelum membakarnya hidup-hidup.

Jum'at, 27/04/2018 14:14 0

Afghanistan

Lawan Penjajah Amerika, Taliban Gelar Operasi Jihad “Al-Khandaq” 2018

“Perencanaan dan strategi operasi jihad Al-Khandaq diatur oleh kader ahli dan ahli dari Komisi Militer Imarah Islam yang didasarkan pada gerilya, ofensif, infiltrasi dan berbagai taktik baru dan rumit lainnya melawan strategi perang baru musuh,” kata Taliban.

Jum'at, 27/04/2018 12:15 0

Opini

Konyol, Jaksa Pemerintah AS Sebut Islam Sebagai “Sebuah Negara Besar”

Rabu (25/04) waktu setempat, persidangan mengenai gugatan perintah eksekutif Muslim Ban kembali digelar. Ada satu kejadian yang memalukan, yang mungkin menjadi tamparan bagi pihak pemerintah AS.

Jum'at, 27/04/2018 11:20 0

Close