... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Operasi Al Khandaq Balasan terhadap Serangan AS di Madrasah Tahfidz Kunduz

Foto: Taliban

KIBLAT.NET, Kabul- Imarah Islam Afghanistan telah mendeklarasikan operasi musim semi 2018. Berbeda dengan dua operasi tahunan sebelumnya yang dinamai dengan mantan pimpinan Taliban, Operasai Omari dan Operasi Mansouri, operasi musim semi tahun ini dinamakan dengan operasi jihad Al Khandaq.

Sama seperti Operasi Omari dan Operasi Mansouri, operasi musim semi Al Khandaq tetap menargetkan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya yang masih beroperasi di Afghanistan.

Baca juga: AS Bom Acara Kelulusan Madrasah di Afghanistan

Bedanya, Operasi Al Khandaq dipicu oleh serangan udara Amerika Serikat yang menyasar madrasah tahfidz dan masjid di distrik Dasht-e-Archi, utara Kunduz, Afghanistan pada Senin 2 Maret 2018 lalu. Serangan tersebut telah memakan banyak korban baik itu warga maupun siswa, terlebih serangan terjadi saat acara kelulusan sedang berlangsung.

“Perbedaan (dengan operasi sebelumnya) adalah bila pada tahun-tahun sebelumnya, target utama serangan udara dan darat dari pasukan asing adalah para pejuang (mujahidin), warga sipil dan daerah pedesaan,” ungkap Taliban seperti dikutip dari laman Alemarah, Rabu (25/04/2018).

Baca juga: Madrasah yang Diserang AS Luluskan Siswa Penghafal 30 Juz

Taliban menambahkan,”Tetapi sekarang adalah masjid, pusat pendidikan agama dan siswa tidak bersalah. Mereka telah ditambahkan ke daftar (target serangan) dan pemboman sembarangan misalnya, terhadap madrasah agama di distrik Dast-i-Archi provinsi Kunduz.”

Taliban mengatakan bahwa perlawanan yang disuarakan oleh Imarah Islam Afghanistan terhadap penjajahan asing adalah perjuangan sah. Taliban menegaskan bahwa perlawanan ini merupakan kewajiban untuk mempertahankan nilai-nilai agama Islam dan menjaga teritorial integritas tanah air mereka.

BACA JUGA  Kashmir yang Terdampar

“Perlawanan Jihadi yang sah terhadap penjajah asing dan sekutunya dalam dan luar negeri dinyatakan sebagai kewajiban hukum, moral dan keamanan oleh Imarah Islam Afghanistan sebagai kekuatan pertahanan dari nilai-nilai saleh agama suci kita Islam dan teritorial integritas tanah air kami,” tukasnya.

Sumber: Alemarah
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Anis Matta Bicara Pergantian “Sopir” di Indonesia Leaders Forum

"Kalau sopir itu tidak mampu, maka perlu adanya pergantian sopir. Sopir yang menggantikan itu adalah pemimpin yang menggunakan GPS dan mencari alternatif jalan hingga mencapai tujuan yang jelas," ungkapnya.

Jum'at, 27/04/2018 13:37 0

Opini

Konyol, Jaksa Pemerintah AS Sebut Islam Sebagai “Sebuah Negara Besar”

Rabu (25/04) waktu setempat, persidangan mengenai gugatan perintah eksekutif Muslim Ban kembali digelar. Ada satu kejadian yang memalukan, yang mungkin menjadi tamparan bagi pihak pemerintah AS.

Jum'at, 27/04/2018 11:20 0

Indonesia

Alfian Dituntut 3 Tahun Penjara, Pengacara: JPU Gunakan “Pasal Jaring”

JPU meyakini PDI-P mengalami kerugian yakni turunnya elektabilitas dalam Pilkada 2017 silam.

Jum'at, 27/04/2018 10:48 0

Indonesia

ILF: Islam Tak Bisa Dipisahkan dari Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Ada suatu persoalan yang mengusik hati umat Islam Indonesia dalam hal keadilan...

Kamis, 26/04/2018 22:50 0

Indonesia

Syam Organizer Komitmen Datangkan Imam Palestina Meski Ada Kasus Kuala Lumpur

Kepergian ilmuwan Palestina DR Fadi Al Batsh dirasakan banyak pihak. Syam Organizer, sebuah lembaga kemanusiaan yang fokus pada masalah Palestina dan Syam turut berduka atas tragedi pembunuhan yang menimpa ilmuwan penghafal Al-Quran itu.

Kamis, 26/04/2018 19:46 0

Indonesia

Soal Palestina, PKS Minta Pemerintah Indonesia Tiru Malaysia

PKS mendesak pemerintah untuk memberikan beasiswa bagi pelajar Palestina

Kamis, 26/04/2018 16:43 0

Indonesia

Pembunuhan Dr. Fadi Dinilai Bentuk Ketakutan Israel

"Israel takut nanti yang bersangkutan bagian dari tim pengembangan persenjataan Izuddin Al-Qasam"

Kamis, 26/04/2018 16:28 0

Indonesia

Panja RUU Jabatan Hakim: Perlu Ada Perangkat untuk Cegah Perdagangan Hukum

Panja RUU Jabatan Hakim menyebut perlunya perangkat untuk mencegah parktik memperdagangkan hukum oleh hakim

Kamis, 26/04/2018 15:26 0

Indonesia

Pengamat: Kecil Kemungkinan Malaysia Bisa Tangkap Pembunuh Dr. Fadi

Kecil kemungkinan Malaysia bisa menangkap pembunuh Dr. Fadi

Kamis, 26/04/2018 14:49 0

Indonesia

Pria Indonesia Ini Mengaku Pernah 5 Kali Jadi Target Pembunuhan Israel

"Jadi kita perlu tahu bahwa para ilmuwan di tanah Palestina telah menjadi target pembantaian Zionis Israel, menambah kesedihan saudara-saudara kita di Palestina," lanjut pria yang saat ini tinggal di Gaza tersebut.

Kamis, 26/04/2018 14:20 0

Close