Hamas Sambut Kedatangan Jenazah Dr Fadi dengan Upacara Militer

KIBLAT.NET, Gaza – Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menyambut jenazah Dr. Fadi Muhammad Al-Batsh yang tiba di Jalur Gaza pada Kamis (26/04) dengan upacara militer. Proses pemakaman jenazah digelar hari itu juga.

Jenazah Al-Bats berada dalam peti yang terbungkus bendera Palestina dan Hamas. Polisi Palestina segera menyambutnya dengan upacara militer. Jenazah dibawa ke tempat persemayaman sementara di hadapan puluhan tentara bersenjata. Banyak warga menyaksikan proses pemakaman sang pejuang.

Keluarga Al-Batsh berhasil membawa jenazah pulang Gaza setelah dibantu oleh Kedutaan Besar Palestina di Malaysia. Pemerintah Mesir secara khusus juga memberi kemudahan dengan membuka perlintasan Rafah. Padahal, Israel telah meminta Mesir untuk tidak mengizinkan jenazah Al-Batsh masuk ke Gaza.

Jenazah diterbangkan dari Kuala Lumpur ke Mesir. Sebelumnya jenazah transit di Jeddah, Arab Saudi. Dari Mesir, jenazah menempuh perjalanan darat ke perlintasan Raffah kemudian ke Jalur Gaza. Istri dan tiga anak Al-Batsh mengawal dari berangkat hingga tiba di tempat kelahiran.

Sebelum diterbangkan, jenazah Al-Batsh dishalatkan di salah satu masjid di Kuala Lumpur. Banyak penjabat Hamas dan rekan-rekannya ikut hadir di tengah kesedihan mendalam.

Anggota biro politik Hamas, Khalil Al-Hayya, menegaskan bahwa hukuman terhadap pembunuh kadernya itu akan datang. Dia menuduh agen intelijen Israel dibalik pembunuhan kejih tersebut.

“Kamu (Al-Batsh) pergi 10 tahun yang lalu dan hari ini pulang terbungkus kain kafan, dipikul di atas pundak para lelaki, dalam kondisi menyerang bukan melarikan diri. Kami akan melanjutkan proyek membebaskan Palestina, dan tidak ada yang bisa menghentikan kami,” kata Al-Hayya dalam sambutannya.

Sumber: aawsat.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat