... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Anis Matta Bicara Pergantian “Sopir” di Indonesia Leaders Forum

Foto: Anis Matta. (Foto: Suara Muslim)

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mengibaratkan kondisi Indonesia saat ini seperti kendaraan umum besar yang berjalan lambat, berada di jalan yang macet dan penuh dengan polisi tidur. Sementara bangsanya ia ibaratkan seperti penumpang yang kebingungan melihat arah tujuan kendaraan yang mereka tumpangi.

“Umat yang bingung ini pun bertanya kepada sang sopir mau dibawa kemana penumpang ini. Sang sopir pun hanya menjawab kalian tidak perlu tahu dan menghardik penumpang,” ujarnya dalam acara Indonesia Leaders Forum, di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (26/04/2018).

Padahal, lanjut Anis, seharusnya sang sopir sebagai pemimpin memahami kondisi jalan atau permasalahan. Sehingga mampu mencari jalan keluar bagi para penumpang yang kebingungan.

“Kalau sopir itu tidak mampu, maka perlu adanya pergantian sopir. Sopir yang menggantikan itu adalah pemimpin yang menggunakan GPS dan mencari alternatif jalan hingga mencapai tujuan yang jelas,” ungkapnya.

Lebih jauh, Anis juga menilai bahwa Indonesia sedang menghadapi dua krisis, yaitu krisis narasi dan krisis kepemimpinan. Kondisi sekarang adalah output dari sistem. Karena itu, perlu merumuskan sistem pengelolaan negara yang baru.

“Cara pengelolaan negara baru itu bersendikan pada empat pilar yaitu agama, pengetahuan, ekonomi, dan militer. Semua potensi itu ada, tinggal bagaimana pemimpin mengerti dan mampu membawa bangsa ini mengoptimalkan semua potensi yang ada,” paparnya.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Salurkan Rp5,2 Miliar Zakat Secara Digital

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tentang pentingnya para penumpang untuk bisa menyetir atau bisa menjadi pendamping sopir.

“Substansinya adalah kemampuan itu yang harus ditingkatkan. PR kita terbesar adalah membuat sejarah baru bagi umat Islam Indonesia. Paham sejarah penting tetapi PR kita membesarkan yang sekarang kecil,” katanya.

Menambahkan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan penumpang juga harus melakukan protes kepada sang sopir atau paling tidak memberikan saran kepadanya agar tujuan jelas.

“Sebab transportasi atau negara ini ditumpangi oleh seluruh bangsa. Sehingga masalah yang ada menjadi persoalan bersama yang harus diselesaikan secara bersama,” ungkapnya.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Lawan Penjajah Amerika, Taliban Gelar Operasi Jihad “Al-Khandaq” 2018

“Perencanaan dan strategi operasi jihad Al-Khandaq diatur oleh kader ahli dan ahli dari Komisi Militer Imarah Islam yang didasarkan pada gerilya, ofensif, infiltrasi dan berbagai taktik baru dan rumit lainnya melawan strategi perang baru musuh,” kata Taliban.

Jum'at, 27/04/2018 12:15 0

Opini

Konyol, Jaksa Pemerintah AS Sebut Islam Sebagai “Sebuah Negara Besar”

Rabu (25/04) waktu setempat, persidangan mengenai gugatan perintah eksekutif Muslim Ban kembali digelar. Ada satu kejadian yang memalukan, yang mungkin menjadi tamparan bagi pihak pemerintah AS.

Jum'at, 27/04/2018 11:20 0

Suriah

Stadion Idlib Kembali Dibuka, Pertandingan Perdana Digelar

Pertandingan pada Rabu itu berakhir imbang, sekaligus ini sebagai perayaan atas dibukanya kembali stadion.

Jum'at, 27/04/2018 09:52 0

Irak

Bagaimana Iraq Perlakukan Tawanan Anak-anak ISIS Warga Asing?

Direktur Jenderal Kebutuhan Khusus di Kementerian Tenaga Kerja dan Sosial sekaligus Sekretaris Komisi Tinggi untuk Anak-anak di Iraq, Dr Abeer Chalabi, mengatakan kepada harian Al-Sarq Al-Ausath bahwa pihaknya memberlakukan anak-anak ISIS, termasuk di antara warga asing, sebagai korban.

Jum'at, 27/04/2018 08:50 0

Palestina

Hamas Sambut Kedatangan Jenazah Dr Fadi dengan Upacara Militer

erakan Perlawanan Islam (Hamas) menyambut jenazah Dr. Fadi Muhammad Al-Batsh yang tiba di Jalur Gaza pada Kamis (26/04) dengan upacara militer. Proses pemakaman jenazah digelar hari itu juga.

Jum'at, 27/04/2018 07:45 0

Suriah

Serangan Rezim Assad ke Kamp Pengungsi Palestina Meningkat

"Banyak warga tidur di jalanan dan membutuhkan banyak obat. Hampir tidak ada air atau listrik ... penderitaan mereka tak tertahankan," ujarnya.

Jum'at, 27/04/2018 07:03 0

Palestina

Jenazah Dr Fadi Al Batsh Tiba di Jalur Gaza

Polisi membawa jenazah Fadi yang berada di dalam peti berbungkus berbendera Palestina di depan penjaga kehormatan sementara anggota keluarganya menangis.

Jum'at, 27/04/2018 06:21 0

Malaysia

PCOM: Pernyataan Menhan Israel Upaya Sudutkan DR Fadi Al Bahts

Ketua organisasi budaya Palestina ini menambahkan, jika komunitas internasional cukup serius, Lieberman seharusnya tidak boleh dibiarkan membuat pernyataan seperti itu. Sebab, Lieberman adalah orang yang sering memenjarakan orang seperti para penjahat perang pada umumnya.

Kamis, 26/04/2018 20:33 0

Malaysia

Selama Penerbangan, Putera Bungsu DR Fadi Al Batsh Tak Mau Digendong Ibunya

Faris melanjutkan, Muhammad sepanjang perjalanan apabila bersama ibu dia akan merajuk, namun bila ada lelaki dewasa memegangnya dia akan diamkan diri dan menyandar kepala tanda nyaman dan mengantuk.

Kamis, 26/04/2018 19:38 0

Malaysia

Keluarga DR Fadi Al Batsh Disambut Dubes saat Transit di Jeddah

Setiba di Jeddah pihak kedutaan Palestina di Saudi menyambut kedatangan mereka. Duta Besar Palestina untuk Saudi Bassam Al Agha turun langsung menemui pihak keluarga.

Kamis, 26/04/2018 19:02 0

Close