... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

10 Warga Israel Tewas Disapu Banjir di Lembah Tandus

Foto: Warga Israel menyaksikan banjir melalui lembah yang menghalangi jalan utama di sepanjang Laut Mati di gurun Yudea pada 25 April 2018. (Foto: AFP)

KIBLAT.NET, Tel Aviv- Sepuluh remaja Israel ditemukan tewas disapu banjir bandang setelah sungai di lembah Nahal Tzafit, Negev, Israel meluap dan membanjiri area kering di sekitarnya. Saat insiden, korban diduga tengah melakukan perjalanan wisata yang diselenggarakan oleh sekolah.

Seperti dikutip dari Time of Israel, Unit penyelamat dari Angkatan Udara dan unit pencarian dan penyelamatan dikabarkan melakukan operasi besar-besaran untuk menemukan korban. Daerah tandus di lembah Nahal Tzafit disisiri untuk menemukan korban yang hilang.

Sementara itu, dua korban yang terluka kini dirawat di Rumah Sakit Soroka di Beersheba. Pencarian korban hilang masih berlangsung hingga Kamis malam, karena kondisi yang semakin gelap proses pencarian dihentikan sementara.

“Kami melakukan segala yang kami bisa untuk menemukan mereka yang masih hilang. Beberapa telah diselamatkan dan beberapa masih di luar sana. Kami akan terus berjalan sampai kami menemukan mereka semua,” kata juru bicara polisi Meirav Lapidot kepada wartawan di lokasi sebelumnya, ketika beberapa siswa masih dianggap hilang pada Rabu (25/04/2018).

Sedangkan Kementerian Pendidikan Israel menyatakan tidak diberitahu tentang perjalanan wisata sekolah itu. “Perjalanan itu tidak dilaporkan kepada kami, ruang situasi kami tidak diberitahu sebelumnya dan kami tidak memberikan izin untuk perjalanan semacam itu,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Dua hari berturut-turut hingga Kamis, hujan lebat mengguyur Israel. Sehingga menyebabkan sungai-sungai meluap dan membanjiri daerah Negev dan Tepi Barat. Selain itu, Petugas paramedis Magen David Adom mengaku, merawat seorang wanita berusia 40 tahun yang terluka ringan akibat sebuah pohon tumbang menimpa mobilnya di bagian utara negara itu, dekat Laut Galilea.

Hujan deras juga mengguyur Eilat pada sore hari, menyebabkan banjir dan menutup bandara kota. Rute 90, jalan raya utara-selatan utama melalui padang pasir ke pelabuhan Laut Merah ditutup dari pintu masuk kota ke Persimpangan Arava, dekat dengan lokasi hilangnya para siswa tersebut.

Penerbangan IsraAir dalam perjalanan ke Eilat dialihkan Kamis sore ke pangkalan udara Uvda. Hal itu disebabkan air terlalu tinggi di landasan di bandara Eilat sehingga tidak memungkinkan pesawat mendarat.

Sumber: The Time of Israel, Haaretz
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pertemuan Tim 11 Tak Akan Berpengaruh Jika Tak Ada Kemauan dari Jokowi

Pertemuan Tim 11 tak akan berpengaruh jika tak ada kemauan dari Jokowi

Jum'at, 27/04/2018 18:00 0

Indonesia

MKKS SMA Surakarta Akui Kesalahan dalam Surat Edaran Solo Menari

MKKS SMA Surakarta Akui Kesalahan dalam Surat Edaran Acara Solo Menari

Jum'at, 27/04/2018 17:16 0

Indonesia

Anis Matta Bicara Pergantian “Sopir” di Indonesia Leaders Forum

"Kalau sopir itu tidak mampu, maka perlu adanya pergantian sopir. Sopir yang menggantikan itu adalah pemimpin yang menggunakan GPS dan mencari alternatif jalan hingga mencapai tujuan yang jelas," ungkapnya.

Jum'at, 27/04/2018 13:37 0

Opini

Konyol, Jaksa Pemerintah AS Sebut Islam Sebagai “Sebuah Negara Besar”

Rabu (25/04) waktu setempat, persidangan mengenai gugatan perintah eksekutif Muslim Ban kembali digelar. Ada satu kejadian yang memalukan, yang mungkin menjadi tamparan bagi pihak pemerintah AS.

Jum'at, 27/04/2018 11:20 0

Indonesia

Alfian Dituntut 3 Tahun Penjara, Pengacara: JPU Gunakan “Pasal Jaring”

JPU meyakini PDI-P mengalami kerugian yakni turunnya elektabilitas dalam Pilkada 2017 silam.

Jum'at, 27/04/2018 10:48 0

Indonesia

ILF: Islam Tak Bisa Dipisahkan dari Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Ada suatu persoalan yang mengusik hati umat Islam Indonesia dalam hal keadilan...

Kamis, 26/04/2018 22:50 0

Indonesia

Syam Organizer Komitmen Datangkan Imam Palestina Meski Ada Kasus Kuala Lumpur

Kepergian ilmuwan Palestina DR Fadi Al Batsh dirasakan banyak pihak. Syam Organizer, sebuah lembaga kemanusiaan yang fokus pada masalah Palestina dan Syam turut berduka atas tragedi pembunuhan yang menimpa ilmuwan penghafal Al-Quran itu.

Kamis, 26/04/2018 19:46 0

Indonesia

Soal Palestina, PKS Minta Pemerintah Indonesia Tiru Malaysia

PKS mendesak pemerintah untuk memberikan beasiswa bagi pelajar Palestina

Kamis, 26/04/2018 16:43 0

Indonesia

Pembunuhan Dr. Fadi Dinilai Bentuk Ketakutan Israel

"Israel takut nanti yang bersangkutan bagian dari tim pengembangan persenjataan Izuddin Al-Qasam"

Kamis, 26/04/2018 16:28 0

Indonesia

Panja RUU Jabatan Hakim: Perlu Ada Perangkat untuk Cegah Perdagangan Hukum

Panja RUU Jabatan Hakim menyebut perlunya perangkat untuk mencegah parktik memperdagangkan hukum oleh hakim

Kamis, 26/04/2018 15:26 0

Close