SNH Advocacy Center Apresiasi Pemkot Langsa Soal Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET, Jakarta – Puluhan pengungsi Rohingya kembali terdampar di tanah Serambi Mekah, Aceh. Langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Langsa yang bersedia menampung mereka mendapatkan apresiasi.

Koordinator Advokasi Pengungsi dari SNH Advocacy Center Heri Aryanto mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Kota Langsa, Aceh dalam penanganan pengungsi Rohingya di daerahnya. Selama ini Pemkot Langsa mendapatkan dukungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam melayani para pengungsi etnis minoritas muslim asal Myanmar itu.

Sejak tahun 2015 Pemkot Langsa sudah menyiapkan lahan khusus seluas 6 hektar. Bersama LSM kemanusiaan mereka membangun shelter-shelter serta infrastruktur lainnya di daerah Timbang, Langsa untuk tempat penampungan sementara pengungsi Rohingya yang terdampar di Aceh.

“Pemerintah Kota Langsa punya pengalaman menangani pengungsi Rohingya sejak pertama kali kedatangannya tahun 2009 sehingga tak heran apabila mereka sudah memiliki sistem pengelolaan Pengungsi Rohingya yang lebih baik”, kata Heri dalam pernyataan tertulis yang diterima Kiblat.net pada Kamis (26/04/2018).

Menurut aktifis yang pernah menginjakan kaki di Rakhine, tempat asal Rohingya di Myanmar, pemerintah kota Langsa dapat dijadikan role model penanganan pengungsi Rohingya.

Pemerintah Kota Langsa, kata dia, telah membuat Satuan Tugas (Satgas) dengan peran NGO-NGO yang ada dalam penanganan pengungsi. “Pemerintah memegang kendali dan sebagai ketua dalam Satgas tersebut,” paparnya.

Walaupun belum ada aturan hukum tentang penanganan pengungsi di Langsa, lanjut Heri, mereka telah membuat kebijakan dalam bentuk standart operational prosedure (SOP) dalam mengatur pengungsi di penampungan. “SOP itu yang dijadikan acuan dan pegangan bagi pemda dan NGO,” paungkasnya.

BACA JUGA  Bantu Korban Bencana Alam, Fraksi PKS Potong Gaji

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat