... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pria Indonesia Ini Mengaku Pernah 5 Kali Jadi Target Pembunuhan Israel

Foto: Sniper Israel.

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktivis kemanusiaan Palestina asal Indonesia, Abdillah Onim menegaskan bahwa pembunuhan ilmuwan Dr. Fadi Al Batsh di Malaysia menambah kesedihan masyarakat Palestina. Dirinya mengungkapkan, juga pernah menjadi target pembunuhan Israel.

“Ini menambah penderitaan saudara-saudara kita di tanah palestina karena yang dibunuh adalah salah satu ilmuwan. Yang ke depannya akan sangat bermanfaat untuk perjuangan di tanah Palestina,” katanya saat ditemui Kiblat.net di Hotel Bidakara, Jakarta pada Kamis (25/04/2018).

Pria yang saat ini tinggal di Gaza tersebut mengatakan bahwa sebagai seorang ilmuwan, Dr. Fadi bermanfaat bagi perjuangan Palestina. Di sisi lain, ia mengungkapkan dirinya pernah menjadi target pembunuhan oleh Israel sebanyak lima kali.

“Saya menjadi target pembunuhan lima kali oleh pihak Israel,” ucapnya.

Menurutnya, dengan terbunuhnya Dr. Fadi, warga Palestina sangat terpukul. Maka, ia berharap masyarakat Indonesia melindungi ulama dan warga Palestina yang ada di Indonesia.

“Warga Gaza, Palestina sangat terpukul, kok bisa terjadi seperti ini di negara yang sangat memberikan dukungan kepada Palestina yaitu Malaysia. Jadi sudah saatnya kita mengayomi saudara-saudara kita Palestina,” kata pria kelahiran Galela, Halmahera Utara, Maluku itu.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Aljazair Vonis Mati Agen Mata-mata Israel

Tersangka utama Elm al-Deen Faisal, seorang warga negara Liberia, mendapatkan hukuman mati, sementara enam lainnya dijatuhi hukuman penjara 10 tahun.

Kamis, 26/04/2018 13:45 0

Opini

Jalan Panjang Menuju Rekonsiliasi di Pattani, Thailand Selatan

Meski telah diadakan berbagai usaha mencari jalan penyelesaian menuju rekonsiliasi di Pattani, sulit bagi penduduk Pattani saat ini untuk mengharapkan terjadinya rekonsiliasi dan perdamaian di sana

Kamis, 26/04/2018 12:07 0

Rusia

Rusia Akan Bekali Rezim Assad Sistem Pertahanan Udara S-300

Terkait biaya yang akan dikeluarkan Suriah untuk S-300, wartawan Al-Jazeera di Moskow mengatakan bahwa senjata itu diberikan cuma-cuma.

Kamis, 26/04/2018 11:00 0

Opini

Bola Pingpong 212

Belum sempat isu pengadaan plastik sembako Presiden senilai Rp 3 miliar mengembang, muncul berita baru. Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah tokoh yang menamakan diri sebagai Tim 11 Alumni 212.

Kamis, 26/04/2018 10:20 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Dosa Inggris kepada Umat Islam

KIBLAT.NET – Ust. Abu Rusydan: Dosa Inggris kepada Umat Islam. Sejarah telah mencatat, bahwa Inggris...

Kamis, 26/04/2018 09:44 0

Suriah

Tiga Anggota Koalisi Nasional Oposisi Suriah Mundur, Ada Apa?

Mereka beralasan, koalisi oposisi itu sudah tidak komitmen pada prinsip-prinsip revolusi Suriah dan saat ini menyelaraskan jalan politik dengan jalan yang diinginkan Rusia, yang berupaya membangun kembali rezim Assad.

Kamis, 26/04/2018 09:41 0

Afrika

Baru Tiba di Libya, Dua Mantan Tahanan Guantanamo Hilang Misterius

Informasi yang beredar lainnya menyebut milisi “Rahbah Duruk Tajura’”, yang dipimpin Bashir Khalifullah atau yang dikenal Al-Buqrah, berada di balik penculikan itu. Namun milisi tersebut juga membantah.

Kamis, 26/04/2018 08:57 0

Suriah

Drone Tak Dikenal Serang Pangkalan Udara Rusia di Lattakia

Terdengar ledakan keras di sisi selatan pedesaan Lattakia, lokasi Hameimim berada.

Kamis, 26/04/2018 07:54 0

Afghanistan

Tentara Afghanistan yang Kabur saat Dilatih AS Masih Tinggi

McCaskill mengatakan 11 peserta training militer tentara Afghan yang AWOL berasal dari kamp pelatihan di Fort Leonard Wood, di negara bagian Missouri. Missouri merupakan daerah asal sekaligus dapil pemilu legislatif McCaskill.

Kamis, 26/04/2018 07:35 0

Malaysia

Kisah di Balik Gelar Doktoral Fadi Al Batsh dan Kesetiaan Sang Istri

Enas berbicara di hadapan media untuk pertama kalinya sejak suaminya meninggal. Dari wajahnya tampak masih diselimuti kesedihan. Namun ia tetap tegar dan menerima kepergian suaminya itu.

Rabu, 25/04/2018 20:32 0

Close