Pemulangan Jasad Dr Fadi ke Gaza, Mesir Siap Buka Perbatasan Rafah

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur- Pemerintah Mesir menyatakan siap membukakan pintu perbatasan Rafah untuk memulangkan jenazah ilmuwan Palestina, Fadi Al Batsh yang tewas setelah ditembak mati OTK di Kuala Lumpur, Malaysia. Hal itu diumumkan oleh Duta Besar Palestina untuk Malaysia, Anwar Al Agha.

“Kedutaan Palestina di Malaysia telah menerima dokumen yang ditandatangani oleh Mesir berisi perizinan untuk membawa jenazah Al Batsh ke Gaza melalui pintu Rafah,” ungkap Anwar Al Ugha seperti dikutip dari Middle East Monitor pada Rabu (25/04/2018).

Selain itu, Palestina juga akan berkomunikasi dengan Arab Saudi sebagai tempat transit jasad Dr Fadi. Proses berjalan lancar meski sebelumnya ada hambatan yang dilakukan oleh pemerintah Israel.

“Pihak berwenang Palestina sedang berkomunikasi dengan Mesir dan Arab Saudi, yang akan menjadi transit pertama tubuh, untuk mempercepat prosedur dan menyelesaikan dokumen yang diperlukan,” kata Anwar Al-Agha.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Isreal Avigdor Lieberman telah meminta Mesir untuk menolak permintaan Palestina. Tubuh Dr Fadi diperkirakan tiba di Mesir Rabu malam dan akan diberangkatkan ke Gaza pada Kamis.

Sebagaimana diketahui, Dr Fadi Al Batsh dibunuh dengan cara ditembak mati oleh dua OTK. Ia dibrondong peluru saat hendak ke masjid untuk melakukan shalat Subuh di Kuala Lumpur.

Kepala Polisi Malaysia, Mohammed Fawzi mengumumkan bahwa pihaknya telah menemukan sepeda motor yang dicurigai digunakan pelaku saat beraksi. Sementara Menteri Dalam Negeri Malaysia, Ahmed Zahid Hamidi meyakini pelaku bukan dari kewarganegaraan Malaysia. Ia menduga pelaku adalah agen asing yang melaksanakan misi rahasia di banyak negara untuk kepentingan tertentu.

Sumber: The Star
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat