... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Trump ke Negara Kaya di Teluk: Jika Ingin Dilindungi, Kalian Harus Bayar!

Foto: Presiden AS, Donald Trump.

KIBLAT.NET, Washington – Presiden AS Donald Trump mengatakan negara-negara kaya di Timur Tengah harus membayar perlindungan Amerika dan mengerahkan pasukan mereka ke Suriah.

“Negara-negara yang berada di kawasan itu, beberapa di antaranya sangat kaya, tidak akan ada di sana kecuali (karena hadirnya) Amerika Serikat. Dan di tingkat yang lebih rendah Prancis,” kata Trump dalam konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron Selasa (24/04/2018).

“Mereka tidak akan ada di sana kecuali (dukungan) Amerika Serikat. Mereka tidak akan bertahan seminggu. Kami melindungi mereka. Mereka sekarang harus meningkatkan dan membayar apa yang terjadi,” tambahnya.

Trump tidak dengan jelas menyebut nama negara yang dimaksud. Tetapi ia menekankan bahwa mereka akan membayar sebelum menempatkan tentara di Suriah.

Pernyataan senada juga pernah dikeluarkan Trump pada bulan April. Ia meminta Arab Saudi membayar jika ingin pasukan AS tetap berada di Suriah.

“Kami hampir menyelesaikan tugas (mengalahkan ISIS) dan akan membuat keputusan dengan sangat cepat dalam koordinasi dengan orang lain di daerah tersebut, seperti apa yang akan kami lakukan,” kata Trump pada saat itu.

“Arab Saudi sangat tertarik dengan keputusan kami dan saya berkata: ‘Baik Anda tahu, Anda ingin kami tinggal? Mungkin Anda harus membayar’.”

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Trump ke Negara Kaya di Teluk: Jika Ingin Dilindungi, Kalian Harus Bayar!”

  1. Ilham

    Sudah pasti geopolitik Amerika memang seperti ini pada akhirnya meminta upeti. Dan sudah pasti negara negara teluk tidak ada yang rela membayar Amerika. Arab Saudi dan Qatar saat ini tolak tolakan soal pembayaran tentara Amerika.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Apakah Pertemuan dengan Jokowi Terkait Dukungan Politik? Ini Jawaban Tim 11

Tim 11 Ulama Alumni 212 menjawab pertanyaan publik seputar dugaan adanya kesepakatan dukungan politik

Rabu, 25/04/2018 17:27 1

Editorial

Editorial: Ilmuwan yang Bikin Musuh Ketakutan

Temuannya itulah barangkali yang membuat Menteri Israel Avigdor Lieberman harus bikin pernyataan di media bahwa “Dr Fadi ialah pakar roket, bukan orang suci.” Pernyataan itu menyadarkan bahwa semakin tinggi kapasitas keilmuan kita, semakin membuat gentar musuh kita.

Rabu, 25/04/2018 17:17 0

Indonesia

Foto Pertemuan dengan Jokowi Tersebar, Ini Pernyataan Tim 11 Alumni 212

Foto Pertemuan dengan Jokowi Tersebar, Ini Pernyataan Tim 11 Alumni 212

Rabu, 25/04/2018 16:55 0

Indonesia

Ilmuwan Palestina Dibunuh, UBN Minta Pemerintah Waspadai Agen Asing

Ketua Umum Spirit Of Al-Aqsha (SOA) Ustadz Bachtiar Nasir meminta pemerintah mewaspadai agen asing yang datang ke Indonesia pasca pembunuhan ilmuwan Palestina Dr. Fadi Al Batsh di Malaysia.

Rabu, 25/04/2018 13:52 0

Indonesia

Pakar Sejarah: Islamofobia Fenomena yang Diciptakan Agar Manusia Takut Islam

Islamofobia diciptakan agar manusia takut kepada Islam

Rabu, 25/04/2018 11:16 0

Indonesia

Bahas Politik di Masjid Dipersoalkan, Sekjen MUI: Itu Diskriminatif

“Kenapa gereja tidak dipermasalahkan, kenapa kalau orang Islam ditegur?" sambung pria yang menjadi salah satu petinggi Muhammadiyah ini.

Rabu, 25/04/2018 11:04 0

Indonesia

Koalisi Pembebasan Al-Quds Berduka Atas Tewasnya Dr Fadi Al Batsh

Koalisi Pembebasan Al-Quds (KPA) mengaku turut berduka atas pembunuhan sadir yang menimpa ilmuan asal Palestina, Dr Fadi Al Batsh. Ia tewas mengenaskan, setelah 14 peluru menghujam tubuhnya saat menuju masjid untuk menunaikan shalat Subuh di Kuala Lumpur, Malaysia.

Selasa, 24/04/2018 22:19 0

Indonesia

MUI Kutuk Pembunuhan Sadis Ilmuwan Palestina di Malaysia

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras pembunuhan ilmuan asal Palestina, Dr Fadi Al-Batsh. Hal itu ditegaskan oleh Sekertaris Jenderal MUI, Anwar Abbas.

Selasa, 24/04/2018 22:03 0

Indonesia

Sekjen MUI: Tak Ada Larangan Bicara Politik di Masjid

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menegaskan bahwa umat Islam tidak dilarang untuk membahas politik di Masjid. Ia mengatakan bahwa Islam adalah agama yang menjadi petunjuk bagi manusia terhadap seluruh sisi kehidupan.

Selasa, 24/04/2018 21:37 0

Indonesia

SNH: Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Butuh Bantuan

Puluhan warga Rohingya kembali mendarat di Aceh pada Jumat, (20 April 2018) lalu. Perahu yang ditumpangi para pengungsi diselamatkan nelayan setempat saat terombang-ambing di lautan Aceh.

Selasa, 24/04/2018 21:04 0

Close