... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Editorial: Ilmuwan yang Bikin Musuh Ketakutan

Foto: Baliho Dr Fadi ditegakan di dekat rumah duka di Jalur Gaza utara pada 21 April 2018.

KIBLAT.NET – Jika ada daftar Kota Mata-mata (city of spies) di seluruh dunia, mungkin sedikit orang yang akan memasukkan Kuala Lumpur di urutan teratas. Barangkali, orang akan lebih memilih Kabul, Beirut, atau Singapura seperti yang sering menjadi latar cerita novel mata-mata.

Kuala Lumpur masih dipandang sebagai kota yang ramah. Kota lintas kultur, multi etnis. Tiap hari gerbang imigrasinya selalu dipadati banyak orang dari seluruh penjuru dunia. Eropa, Arab, India, Amerika, China, Kaukasus, semua ras berkumpul jadi satu di sana. Tapi hampir tak pernah terpikirkan lalu lintas agen intelijen di negeri jiran itu.

Hingga pada awal tahun lalu, kita dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak seayah dari pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-Un pada Februari 2017. Lebih terkejut lagi, ketika media memberitakan bahwa salah seorang pembunuhnya adalah warga negara Indonesia bernama Siti Aisyah, yang diduga telah dilatih dan berperan sebagai eksekutor untuk agensi mata-mata Korea Utara.

Lalu kemudian disusul dengan peristiwa pembunuhan DR Fadi Al Batsh, yang baru terjadi akhir pekan ini. Ilmuwan Palestina yang telah banyak mendapatkan penghargaan di bidang sains itu, ditembak 10 kali saat hendak melaksanakan shalat subuh di dekat kediamannya. Polisi Diraja Malaysia menduga kuat pelakunya profesional dan melibatkan aktivitas intelijen luar negeri. Tentu saja, pihak keamanan pemerintah Malaysia berada dalam tekanan.

BACA JUGA  Menghadang Kekuatan Hitam

Dari sudut pandang ilmu intelijen, operator yang menjalankan operasi pembunuhan terhadap ilmuwan Palestina dipandang sebagai operasi yang berhasil. Mereka berhasil memilih waktu yang tepat dan cara yang tepat untuk melarikan diri dari lokasi ekeskusi. Sementara, dari sisi pemerintah Malaysia, jelas ini merupakan sebuah kecolongan.

Banyak masyarakat dan LSM kemanusiaan di dalam negeri Malaysia, menyebut pemerintah gagal melindungi warga asing yang berada di dalam negeri. Pakar keamanan bilang hal itu merupakan kegagalan intelijen dalam mendeteksi ancaman. Dua aksi pembunuhan dalam dua tahun melibatkan dua tokoh besar, bukanlah hal yang sepele.

Namun yang lebih penting, mari kita lihat peristiwa tersebur dari sudut pandang kaum Muslimin Palestina. Sejak 50 tahun lamanya, Palestina tengah berjuang melawan opresi Zionis. Untuk itu, mereka mengerahkan seluruh kemampuannya untuk melawan kaum Yahudi Zionis. Mereka membentuk kekuatan militer, membangun entitas politik dan mengkader pemimpin, ulama dan akademisi untuk kembali membangun tanah suci Al-Quds.

Bagi warga Palestina, hafal Quran merupakan sebuah tradisi yang sangat lazim. Mempelajari ilmu agama telah mereka selesaikan sejak dini. Namun mereka paham bahwa peran para ilmuwan sangatlah penting untuk membangun sebuah kaum yang telah diporak poranda oleh musuhnya. Peran itulah yang diambil oleh Allahyarham DR Fadi Al Batsh juga pendahulunya, sang legenda Al-Muhanddis Asy-Syahid -kama nahsabuhu- Yahya Ayyash.

BACA JUGA  Gempa Tapi Tuli

Ia menjadi ilmuwan Palestina yang brilian di usianya yang baru berumur 34 tahun. Belasan karya ilmiah ia terbitkan, Beragam penghargaan di bidang sains ia menangkan. Hal itulah yang agaknya membuat Israel ketakutan. Salah satu penemuan penting DR Fadi ialah tekhnologi penguat pembangkit listrik yang mampu membuat sebuah sumber tenaga listrik bekerja secara efisien dan lebih tahan lama.

Temuannya itulah barangkali yang membuat Menteri Israel Avigdor Lieberman harus bikin pernyataan di media bahwa “Dr Fadi ialah pakar roket, bukan orang suci.” Pernyataan dari mulut Lieberman akhirnya menyadarkan bahwa semakin tinggi kapasitas keilmuan kita, semakin membuat gentar musuh kita.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Foto Pertemuan dengan Jokowi Tersebar, Ini Pernyataan Tim 11 Alumni 212

Foto Pertemuan dengan Jokowi Tersebar, Ini Pernyataan Tim 11 Alumni 212

Rabu, 25/04/2018 16:55 0

Malaysia

Meski Ada Ketegangan, Ribuan Orang Hadiri Shalat Jenazah Ilmuwan Palestina di Kuala Lumpur

Saat prosesi shalat hendak dilaksanakan, sempat terjadi sedikit ketegangan antara Dubes Palestina di Kuala Lumpur DR Anwar Al-Agha dengan sejumlah pemuda dan kerabat almarhum.

Rabu, 25/04/2018 15:58 0

Malaysia

Suasana Haru Selimuti Prosesi Shalat Jenazah Dr. Fadi Al Batsh

Jenazah Dr. Dr. Fadi Al Batsh dishalatkan di Surau Medan Idaman, Setapak, Kuala Lumpur

Rabu, 25/04/2018 15:23 0

Malaysia

Polisi Percaya Pembunuh DR Fadi Al Batsh Masih di Malaysia

Para tersangka diyakini telah berada di Malaysia sejak akhir Januari, tetapi tidak diketahui mereka berkebangsaan apa atau dari mana mereka berasal, kata Mohamad Fuzi.

Rabu, 25/04/2018 15:21 0

Eropa

Tinggal di Jerman, Mantan Pengawal Bin Laden Disorot Media Barat

Partai sayap kanan Jerman anti-Islam dan pengungsi, AfD pada Selasa (24/04/2018), mengklain bahwa Sami A. mendapatkan sekitar $ 1.400 sebulan untuk kesejahteraan diri dan keluarganya.

Rabu, 25/04/2018 14:45 0

Indonesia

Ilmuwan Palestina Dibunuh, UBN Minta Pemerintah Waspadai Agen Asing

Ketua Umum Spirit Of Al-Aqsha (SOA) Ustadz Bachtiar Nasir meminta pemerintah mewaspadai agen asing yang datang ke Indonesia pasca pembunuhan ilmuwan Palestina Dr. Fadi Al Batsh di Malaysia.

Rabu, 25/04/2018 13:52 0

Suriah

PBB: 200 Ribu Sipil Masih Tinggal di Ghouta Timur

Kendati pertempuran sudah hampir tidak terjadi, program pangan PBB masih belum bisa masuk. Sementara warga yang bertahan hidup serba kekurangan.

Rabu, 25/04/2018 13:27 0

Amerika

CAIR: Retorika Trump Bangkitkan Kejahatan Islamofobia

Contoh kasus di antaranya seorang nenek berusia 61 tahun yang diserang di kereta api di Massachusetts dan seorang gadis berusia 14 tahun yang jilbabnya robek dan disebut teroris di mall di Georgia.

Rabu, 25/04/2018 12:30 0

Malaysia

Sebelum Dishalatkan Jenazah Dr. Fadi Akan Diarak ke Masjid

Setelah proses autopsi selesai jenazah Dr. Fadi akan dikembalikan ke keluarga

Rabu, 25/04/2018 11:48 0

Indonesia

Pakar Sejarah: Islamofobia Fenomena yang Diciptakan Agar Manusia Takut Islam

Islamofobia diciptakan agar manusia takut kepada Islam

Rabu, 25/04/2018 11:16 0

Close