... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga Sempat Gerebek Pasangan Mesum di Hotel Srikandi Klaten

Foto: Saksi kasus empat anggota FPI Klaten yang ditangkap karena kegiatan amar makruf nahi munkar di Hotel Srikandi

KIBLAT.NET, Klaten – Saksi sidang kasus empat anggota FPI Klaten, Muhammad Sudjai Sarjono, mengungkapkan bahwa warga sudah pernah menggerebek pasangan mesum di Hotel Srikandi Klaten. Namun kasus itu mentok di lurah dan tidak berlanjut ke pihak berwajib.

“Dulu pernah ada kejadian (mesum) dan digerebek dari masyarakat. Melihat Hal itu, kami laporkan ke RT, RW lalu kelurahan. Kalau menurut saya, ya cuma mandeg di lurah saja tidak dilanjutkan,” ungkap Sarjono yang juga menjabat Takmir Masjid Al-Ikhsan, Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, dalam persidangan Senin kemarin (23/04/2018).

Sarjono menjelaskan bahwa rumahnya hanya berjarak 500 meter dari hotel tersebut dan merupakan satu jalan menuju hotel. Ia kerap melihat banyak tamu hotel yang lewat depan rumahnya. Akan tetapi, tamu-tamu tersebut hanya sebentar-sebentar dan kemudian keluar.

“Yang saya ketahui, dan juga dari masyarakat juga banyak yang mengakui bahwa di Hotel di Srikandi itu ada penyalahgunaan. Ya itu berhubungan suami istri (perzinahan –red),” ujarnya.

Agenda persidangan kesepuluh itu mendengar saksi meringankan. Terlihat sejumlah anggota FPI turut mengawal persidangan rekan mereka.

Empat anggota FPI Klaten diamankan polisi akhir tahun kemarin menyusul laporan pengelola Hotel Srikandi atas perbuatan tidak menyenangkan. Penangkapan dilakukan saat mereka menggelar kegiatan amar makruf nahi munkar, merazia geng motor yang saat itu meresahkan warga Klaten.

BACA JUGA  Revisi UU TNI Dinilai Akan Kembalikan Dwifungsi ABRI

Para terdakwa awalnya sempat menduga penangkapan itu terkait kegiatannya merazia geng motor. Namun setelah sampai di Polres, baru diketahui penangkapan itu terkait laporan pengelola Hotel Srikandi. Padahal, sebelumnya mereka sudah dimintai keterangan di markas kepolisian atas sweping pasangan mesum di hotel tersebut.

Sweping Hotel Srikandi digelar beberapa hari sebelum penangkapan. Sedikitnya enam pasangan mesum diamankan. Sweping ini digelar karena hotel tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat.

Reporter: Reno Aldiano
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Erdogan: Ancaman terhadap Turki Datang dari Negara Mitra Strategis

“Kita tidak bisa membeli senjata dari AS dengan uang kita. Tetapi sangat disayangkan, pasukan AS dan negara-negara koalisi memberikan senjata-senjata tersebut termasuk amunisi ke organisasi-organisasi teroris secara gratis.”

Selasa, 24/04/2018 06:04 0

Malaysia

Mengulas Proses Agen Intelijen Mossad Membunuh Target

Tewasnya Dr Fadi Al Batsh dalam insiden penembakan pada Sabtu (21/04/2018) telah menyeret institusi intelijen Israel, Mossad.

Senin, 23/04/2018 21:54 0

Malaysia

Jenazah Dr Fadi Al Batsh Akan Dipulangkan ke Gaza

Jenazah almarhum Dr Fadi Mohammed Al Batsh yang ditembak mati dekat kediamannya di Setapak, Kuala Lumpur, Malaysia akan dipulangkan ke Gaza, Palestina. Pemulangan ini sesuai dengan permintaan keluargannya.

Senin, 23/04/2018 19:57 0

Malaysia

Ini Sketsa Dua Wajah yang Diduga Pembunuh Dr Fadi Al Batsh

Polisi Malaysia telah merilis dua sketsa wajah yang diduga pelaku penembakan yang menewaskan ulama Palestina di Kuala Lumpur.

Senin, 23/04/2018 19:36 0

Iran

Kemungkinan Perang Israel VS Iran Karena Suriah Sangat Kecil

"Jawaban yang paling mudah adalah menghentikan tindakan agresi ini dan menghentikan serangan-serangan ini," lanjutnya.

Senin, 23/04/2018 18:14 0

Malaysia

Ini 5 Fakta Penting di Balik Tewasnya Sosok Dr Fadi Al Batsh

Pembunuhan dosen asal Gaza, Palestina ini terjadi di Kuala Lumpur pada 21 April 2018. Banyak yang menduga bahwa pembunuhan ini terencana dan dirancang sejak lama.

Senin, 23/04/2018 18:13 0

Info Event

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Senin, 23/04/2018 12:31 0

Palestina

Israel Ancam Bunuh Para Petinggi Hamas

Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz mengancam untuk menargetkan pemimpin Hamas jika kelompok perlawanan Palestina itu melakukan serangan terhadap elemen Israel di luar negeri.

Senin, 23/04/2018 11:29 0

Afrika

JNIM Bertanggung Jawab Atas Serangan Mematikan di Pangkalan PBB

Mujahidin, lanjutnya, akan terus mengobarkan jihad sampai musuh terakhir lenyap dan tegaknya syariat Islam.

Senin, 23/04/2018 10:50 0

Opini

Ahok Telah Diadili, Bagaimana dengan Sukmawati?

Kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri lambat laun mulai tenggelam. Isu tersebut perlahan mulai menghilang dari media, dan semakin samar di telinga masyarakat. Memang begitulah budaya di Indonesia, jika satu isu penting tertutup dengan isu lain yang lebih menarik, maka isu sebelumnya akan hilang.

Senin, 23/04/2018 10:22 0

Close