... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Saksi Warga Kristen: Harusnya Anggota FPI Klaten Diapresiasi, Bukan Dihukum

Foto: Empat orang Laskar FPI Klaten dilaporkan ke polisi dan dihadapkan ke pengadilan setelah menggerebek pasangan mesum di hotel

KIBLAT.NET, Klaten – Pengadilan Negeri Klaten kembali menggelar sidang terhadap empat anggota Front Pembela Islam (FPI) Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (23/4/18). Agenda sidang kesepuluh ini mendengarkan keterangan saksi.

Saksi yang dihadirkan merupakan warga di lingkungan Hotel Srikandi, yang melaporkan terdakwa atas perlakuan tidak menyenangkan karena merazia perzinahan di hotel tersebut. Menariknya, salah satu saksi non-Muslim.

Adalah Mulat Trihartanto, warga Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Pria beragama Kristen mengatakan di hadapan persidangan bahwa seharusnya keempat anggota FPI tersebut mendapatkan apresiasi karena telah meredakan suasana yang menurut warga sekitar Hotel Srikandi meresahkan, bukan malah mendapat hukuman.

Ia melanjutkan, hotel tersebut kerap menjadi tempat untuk berbuat mesum pasangan tidak sah. Hal tersebut, katanya, terlihat dari tamu hotel yang banyak singgah namun hanya sebentar masuk kemudian keluar.

“Banyak yang masuk tapi sebentar-sebentar, masak masuk hotel cuma buat istirahat tidur-tiduran tok nggak nginap? Yang masuk juga sepertinya bukan suami istri,” ungkapnya di Pengadilan Negeri Klaten pada Senin (23/4/18).

“Saya iseng-iseng pernah ngintip, mereka itu melakukan hubungan suami Istri,” ceritanya.

Dia menambahkan, banyak warga yang tidak senang dengan adanya hotel tersebut. Awalnya hotel tersebut beroperasi dengan normal, menerima tamu yang sudah sah menikah dan tidak ada tanda-tanda sebagai tempat asusila. Namun, kelamaan masyarakat merasa ada yang janggal dengan adanya penyalahgunaan hotel sebagai tempat asusila.

BACA JUGA  Bolehkan Bekas Napi Koruptor Nyaleg, MA Langgar 2 Undang-undang

“Banyak dari warga yang meresahkan adanya Hotel Srikandi, dulu awalnya normal hotel biasa. Tapi kelamaan kok warga merasa ada yang janggal dari hotel itu,” katanya.

Ia melanjutkan bahwa tindakan asusila tersebut di agamanya dilarang. Bukan hanya tidak baik di mata manusia, melainkan juga buruk di mata Tuhan.

“Saya Kristen, di agama kami pun perbuatan seperti itu dilarang di agama kami,” ungkapnya.

Penangkapan terhadap empat anggota FPI Klaten itu terjadi pada akhir 2017 lalu saat mereka bersama ormas Islam lainnya menggelar aksi monitoring geng motor di pusat kota Klaten yang saat itu meresahkan. Mereka ditangkap atas laporan pihak Hotel Srikandi mengenai perbuatan tidak menyenangkan.

Keempat anggota laskar Islam itu beberapa hari sebelumnya mensweping Hotel Srikandi setelah banyaknya laporan masyarakat terjadi praktek mesum di penginapan tersebut. Terbukti, sedikitnya enam pasangan mesum diamankan.

Reporter: Reno Aldiano
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Erdogan: Ancaman terhadap Turki Datang dari Negara Mitra Strategis

“Kita tidak bisa membeli senjata dari AS dengan uang kita. Tetapi sangat disayangkan, pasukan AS dan negara-negara koalisi memberikan senjata-senjata tersebut termasuk amunisi ke organisasi-organisasi teroris secara gratis.”

Selasa, 24/04/2018 06:04 0

Malaysia

Mengulas Proses Agen Intelijen Mossad Membunuh Target

Tewasnya Dr Fadi Al Batsh dalam insiden penembakan pada Sabtu (21/04/2018) telah menyeret institusi intelijen Israel, Mossad.

Senin, 23/04/2018 21:54 0

Malaysia

Jenazah Dr Fadi Al Batsh Akan Dipulangkan ke Gaza

Jenazah almarhum Dr Fadi Mohammed Al Batsh yang ditembak mati dekat kediamannya di Setapak, Kuala Lumpur, Malaysia akan dipulangkan ke Gaza, Palestina. Pemulangan ini sesuai dengan permintaan keluargannya.

Senin, 23/04/2018 19:57 0

Malaysia

Ini Sketsa Dua Wajah yang Diduga Pembunuh Dr Fadi Al Batsh

Polisi Malaysia telah merilis dua sketsa wajah yang diduga pelaku penembakan yang menewaskan ulama Palestina di Kuala Lumpur.

Senin, 23/04/2018 19:36 0

Iran

Kemungkinan Perang Israel VS Iran Karena Suriah Sangat Kecil

"Jawaban yang paling mudah adalah menghentikan tindakan agresi ini dan menghentikan serangan-serangan ini," lanjutnya.

Senin, 23/04/2018 18:14 0

Malaysia

Ini 5 Fakta Penting di Balik Tewasnya Sosok Dr Fadi Al Batsh

Pembunuhan dosen asal Gaza, Palestina ini terjadi di Kuala Lumpur pada 21 April 2018. Banyak yang menduga bahwa pembunuhan ini terencana dan dirancang sejak lama.

Senin, 23/04/2018 18:13 0

Info Event

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Senin, 23/04/2018 12:31 0

Palestina

Israel Ancam Bunuh Para Petinggi Hamas

Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz mengancam untuk menargetkan pemimpin Hamas jika kelompok perlawanan Palestina itu melakukan serangan terhadap elemen Israel di luar negeri.

Senin, 23/04/2018 11:29 0

Mali

JNIM Bertanggung Jawab Atas Serangan Mematikan di Pangkalan PBB

Mujahidin, lanjutnya, akan terus mengobarkan jihad sampai musuh terakhir lenyap dan tegaknya syariat Islam.

Senin, 23/04/2018 10:50 0

Opini

Ahok Telah Diadili, Bagaimana dengan Sukmawati?

Kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri lambat laun mulai tenggelam. Isu tersebut perlahan mulai menghilang dari media, dan semakin samar di telinga masyarakat. Memang begitulah budaya di Indonesia, jika satu isu penting tertutup dengan isu lain yang lebih menarik, maka isu sebelumnya akan hilang.

Senin, 23/04/2018 10:22 0

Close