... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Qaidah Serukan Minoritas Muslim Bangkit Lawan Pemerintah India

Foto: Ilustrasi Al-Qaidah.

KIBLAT.NET, New Delhi – Amir Al-Qaidah in Subcontinent (AQIS) mengimbau para simpatisan untuk bangkit melawan pemerintah India. Dalam sebuah rekaman yang diakses oleh India Today TV, Maulana Asim Umar yang berbasis di Pakistan menyerukan serangan serigala tunggal (lone wolf) terhadap para perwira India.

Melihat ancaman tersebut, pada Senin (23/04/2018), Kepolisian Delhi mengeluarkan peintah agar para petugas Indian Administrative Service (IAS) and Indian Police Service (IPS) untuk berhati-hati.

Umar meminta para simpatisan untuk belajar dan meniru model serangan serigala tunggal di Eropa. “Muslim ini lahir di Eropa. Tapi ketika mereka menyadari bahwa jihad adalah panggilan mereka, orang-orang ini dapat mengguncang benua,” katanya.

Minoritas Muslim menjadi sasaran kekerasan dan diskriminasi yang berulang di India. “Muslim harus melancarkan jihad melawan umat Hindu karena mereka menargetkan untuk tidak mengatakan ‘kemenangan untuk Mother India’. Muslim dipaksa untuk masuk agama Hindu. Muslim -bukan Hindu- selalu memimpin India,” imbau Umar.

Segera setelah ditunjuk sebagai ketua AQIS oleh pemimpin Al-Qaidah Aiman Az-Zawahiri, Umar mulai merilis rekaman audio sebagai imbauan kepada minoritas Muslim di India. Ia juga merilis sebuah video propaganda yang menargetkan Perdana Menteri Narendra Modi, majalah satir Perancis Charlie Hebdo dan Bank Dunia.

Tahun lalu, Kepolisian Delhi menangkap belasan anggota AQIS. Para anggota mengungkapkan bahwa mereka bergabung dengan kelompok jihadis setelah terinspirasi oleh pidato Umar.

Pada tahun 2016, Amerika Serikat menetapkan AQIS sebagai organisasi teroris asing dan menyebut Umar sebagai teroris global yang ditunjuk secara khusus. Terbentuknya AQIS pada tahun 2014 diumumkan oleh As-Sahab, outlet media resmi Al-Qaidah dalam sebuah video yang diposting di media sosial.

“Sebuah cabang baru Al-Qaidah didirikan, Qaedat al-Jihad, di anak benua India – berusaha untuk menaikkan bendera jihad, kembali ke pemerintahan Islam, dan memberdayakan syariah Allah di seluruh anak benua India,” kata Zawahiri dalam video, menurut terjemahan SITE Intelligence Group.

Sumber: India Today
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sidang FPI Klaten: Saksi Mentahkan Bukti yang Dibawa JPU

"Ada fakta menarik dari sidang kali ini, yaitu terungkapnya bahwa sepeda motor yang di disangkakan ternyata tidak dipakai untuk kegiatan itu," kata kepada Kiblat.net seusai sidang.

Selasa, 24/04/2018 09:59 0

Info Event

Jelang Ramadhan, BMH Sebar 4.400 Paket Sembako

"Alhamdulillah, 4400 Paket itu sudah BMH sebar ke tujuh provinsi yang menjadi target penyerahan, tujuh provinsi target penyaluran yakni Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara, Sumatera Utara, Pekanbaru, Sumatera Selatan, Jambi dan Jateng. Memang masih jauh dari data mustahik yang BMH bina. Namun, sebagai langkah awal, perhatian kepada mustahik BMH yang sebentar lagi akan memasuki bulan ramadhan semoga menjadi tambahan semangat mereka untuk menyongsong bulan penuh ibadah ini dengan lebih baik," urai General Manager (GM) BMH Perwakilan Jateng, Imam Muslim, seperti rilis yang diterima Kiblat.net pada Senin (23/04).

Selasa, 24/04/2018 09:28 0

Indonesia

Pemerintah Tegaskan Perpres 20/2018 untuk Percepat Pelayanan TKA

Thomas Trikasih Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mengatakan tidak ada yang namanya pelonggaran izin masuk TKA. Melainkan penyederhanaan izin dan percepatan layanan.

Selasa, 24/04/2018 08:46 0

Indonesia

Warga Sempat Gerebek Pasangan Mesum di Hotel Srikandi Klaten

Namun kasus itu mentok di lurah dan tidak berlanjut ke pihak berwajib.

Selasa, 24/04/2018 08:06 0

Indonesia

Saksi Warga Kristen: Harusnya Anggota FPI Klaten Diapresiasi, Bukan Dihukum

"Saya Kristen, di agama kami pun perbuatan seperti itu dilarang di agama kami," ungkapnya.

Selasa, 24/04/2018 07:33 0

Indonesia

Kemenag Gelar Lomba Karya Tulis Khusus Mahasantri Ma’had Aly

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menggelar ajang penulisan karya ilmiah bagi para santri Ma’had Aly. Gelaran bertajuk Karya Tulis Ilmiah Mahasantri (KTIM) ini dikemas dalam bentuk penelitian kompetitif antar sesama santri Ma’had Aly se-Indonesia.

Senin, 23/04/2018 18:57 0

Indonesia

Menaker Klaim Perpres Tenaga Kerja Asing untuk Tingkatkan Lapangan Kerja

Menteri Tenaga Kerja mengatakan Perpres Tenaga Kerja Asing dikeluarkan agar lapangan kerja meningkat

Senin, 23/04/2018 17:11 0

Indonesia

Kaos #2019GantiPresiden Laris di IBF, Begini Alasan Pembeli

Kaos #2019gantipresiden turut mencuri perhatian pengunjung Islamic Book Fair 2018. Apa alasan mereka yang membeli?

Senin, 23/04/2018 12:59 0

Info Event

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Senin, 23/04/2018 12:31 0

Opini

Ahok Telah Diadili, Bagaimana dengan Sukmawati?

Kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri lambat laun mulai tenggelam. Isu tersebut perlahan mulai menghilang dari media, dan semakin samar di telinga masyarakat. Memang begitulah budaya di Indonesia, jika satu isu penting tertutup dengan isu lain yang lebih menarik, maka isu sebelumnya akan hilang.

Senin, 23/04/2018 10:22 0

Close