... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kemungkinan Perang Israel VS Iran Karena Suriah Sangat Kecil

Foto: Menteri Luar Negeri Iran, Muhammad Jawad Zarif

KIBLAT.NET, Damaskus – Iran dan Israel, Ahad (22/04), saling menuding terkait ekskalasi antara kekuatan militer kedua negara beberapa pekan sebelumnya di Suriah. Akan tetapi, pernyataan kedua negara mengecilkan kemungkinan terjadinya pertempuran besar antara mereka.

Tanda-tanda konfrontasi antara dua negara yang melihatkan diri saling memusuhi itu terjadi sejak 10 Februari lalu, ketika Israel mengumumkan pesawat tak berawak Iran terbang dari arah di Suriah menembus wilayahnya. Israel menembak jatuh pesawat itu namun Tel Aviv harus kehilangan pesawat F-16 akibat tembakan rudal anti udara dari wilayah Suriah saat meluncurkan serangan.

Beberapa pekan selanjutnya, tepatnya pada 9 April, serangan udara Israel menewaskan tujuh anggota Garda Revolusi Iran di pangkalan Suriah. Teheran menyalahkan Israel dan bersumpah akan membelas tanpa pemberitahuan. Ancaman itu mendorong Israel melakukan serangan balasan lebih luas, dengan menargetkan posisi militer Iran di Suriah.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan dalam sebuah wawancara televisi AS bahwa serangan Israel lebih lanjut di Suriah akan memiliki “konsekuensi”. Akan tetapi, ia melihat eskalasi yang lebih besar tidak mungkin terjadi.

“Saya tidak berpikir kita sedang dalam perjalanan menuju perang regional. Namun saya yakin Israel terus melanjutkan pelanggarannya terhadap hukum internasional dengan harapan pelanggaran itu dilakukan tanpa hukuman karena didukung AS dan upaya mencari perlindungan untuk bersembunyi di belakangnya,” kata Zarif dalam wawancara dengan TV AS, CBS.

BACA JUGA  Puluhan Tewas Selama Pemakaman Qassem Soleimani

“Jawaban yang paling mudah adalah menghentikan tindakan agresi ini dan menghentikan serangan-serangan ini,” lanjutnya.

Iran, kelompok Syiah Hizbullah Lebanon, dan Rusia memperkuat rezim Damaskus dalam menghadapi pejuang oposisi bersenjata Suriah. Israel khawatir kehadiran pasukan bersenjata Iran dan menggabungkannya dengan Hizbullah Lebanon membentuk front baru Suriah-Lebanon terhadap mereka.

Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, menegaskan kebijakan yang dilakukan pemerintahnya memastikan Iran tidak bercokol kuat di Suriah. “Berapa pun harganya, kami tidak akan membiarkan kerah di leher kami,” katanya saat wawancara di radio Israel.

Israel Bertahan

Akan tetapi, ketika ditanya apakah perang sudah dekat, Lieberman menjawab, “Saya tidak harap seperti itu. Saya pikir peran utama kami adalah mencegah perang dan ini membutuhkan pencegahan nyata dan realistis serta kesiapan untuk bertindak.”

Menteri intelijen Israel, Israel Katz, mengatakan kekuatan besar mungkin campur tangan untuk mengekang aktivitas Iran di Suriah.

Kats menambahkan kepada harian Israel, Yediot Aharonot, bahwa Israel “tidak tertarik” pada eskalasi. Namun dia mengatakan bahwa kekuatan Israel “dapat menghadapi Iran dan dapat menjelaskannya kepada Rusia, yang mengupayakan stabilitas. Perkara utamanya mereka (Rusia) harus menggunakan pengaruh dan begitu juga AS, Prancis dan lainnya untuk menjaga stabilitas.”

Aksi saling serang di Suriah datang ketika pemerintahan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap Teheran pada 12 Mei mendatang atas program nuklirnya.

BACA JUGA  Emir Qatar Kunjungi Teheran

Zarif mengatakan Iran mungkin menanggapi setiap pembatalan perjanjian “dengan melanjutkan kegiatan nuklir kita jauh lebih cepat.”

Israel sangat tidak kesepakatan itu dan mendorong AS untuk meninjaunya kembali, tetapi Katz tampaknya mengakui hasilnya akan mahal.

Sumber: Reuters Arabic
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Menaker Klaim Perpres Tenaga Kerja Asing untuk Tingkatkan Lapangan Kerja

Menteri Tenaga Kerja mengatakan Perpres Tenaga Kerja Asing dikeluarkan agar lapangan kerja meningkat

Senin, 23/04/2018 17:11 0

Indonesia

Kaos #2019GantiPresiden Laris di IBF, Begini Alasan Pembeli

Kaos #2019gantipresiden turut mencuri perhatian pengunjung Islamic Book Fair 2018. Apa alasan mereka yang membeli?

Senin, 23/04/2018 12:59 0

Info Event

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Ikuti Tarhib Ramadhan ODOJ di Masjid Istiqlal

Senin, 23/04/2018 12:31 0

Opini

Ahok Telah Diadili, Bagaimana dengan Sukmawati?

Kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri lambat laun mulai tenggelam. Isu tersebut perlahan mulai menghilang dari media, dan semakin samar di telinga masyarakat. Memang begitulah budaya di Indonesia, jika satu isu penting tertutup dengan isu lain yang lebih menarik, maka isu sebelumnya akan hilang.

Senin, 23/04/2018 10:22 0

Indonesia

Tetap Gaul dan Trendi dengan Kaos Bernuansa Islam

Dakwah menyiarkan syiar Islam menjadi tugas setiap umat Islam, adapun caranya berbagai macam baik melalui lisan ataupun literasi.

Ahad, 22/04/2018 20:22 0

Indonesia

Diminati Pembeli, Kaos #2019GantiPresiden Ludes Terjual di IBF 2018

Kaos #2019gantipresiden dijual di Islamic Book Fair 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Minat pembeli pun cukup signifikan.

Ahad, 22/04/2018 20:01 0

Indonesia

Advokat GNPF Ulama Bantah Alasan Polisi Tak Panggil Sukmawati

Anggota Tim Advokasi GNPF Ulama, Nasrullah Nasution menanggapi alasan polisi yang tak kunjung memeriksa Sukmawati karena ingin memeriksa semua pelapor.

Ahad, 22/04/2018 19:39 0

Indonesia

Sambut Bulan Ramadhan, BMH Gelar Cek Kesehatan Gratis

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggelar kegiatan cek kesehatan gratis untuk masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Acara ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H.

Ahad, 22/04/2018 18:37 0

Indonesia

BUMN dan Bank Tak Lagi Sponsori IBF 2018, Ada Apa?

Islamic Book Fair 2018 nampaknya turut menjadi korban dampak panasnya tahun politik.

Ahad, 22/04/2018 17:45 0

Suara Pembaca

Derita Penyakit Pernafasan Kronis, Ahmad Aji Butuh Uluran Tangan

Hari-hari Ahmad Aji tak seperti dulu. Sejak penyakit kronis menyerang paru-parunya tak banyak yang bisa ia perbuat kecuali hanya terbaring lemah di tempat tidur.

Ahad, 22/04/2018 16:24 0

Close