... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki Jatuhkan Vonis Penjara Seumur Hidup kepada 889 Pengikut Fetullah Gulen

Foto: Warga Turki demo Fetullah Gulen

KIBLAT.NET, Ankara – Sekitar 890 orang pengikut Fetullah Gulen dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Turki, atas tuduhan keterlibatan dalam 135 kasus.

Para pengikut Fatullah Gulen dianggap bertanggung jawab atas percobaan kudeta yang terjadi di Turki pada 15 Juli 2016 silam. Sejak saat itu pemerintahan Recep Tayyip Erdogan melabeli mereka sebagai Organisasi Teror Fetullah (FETO).

FETO dituduh berada di belakang kampanye penggulingan kekuasaan di Turki melalui infiltasi di lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, kepolisian, dan pengadilan. Sejak Juli 2016 pihak berwenang Turki melakukan 100.000 penyidikan terhadap mereka.

Hasilnya, sebanyak 285 kasus diajukan ke pengadilan dan hakim telah memutus 137 perkara di antaranya. Pengadilan kemudian menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup kapada 889 orang. Sementara sebanyak 504 orang lainnya dijatuhi hukuman mulai dari 14 bulan hingga 20 tahun penjara.

Sebelumnya, Badan Intelijen Turki (MIT) telah memeriksa 4.167 orang yang dituduh terkait FETO. Seorang jaksa pada Kamis (19/04/2018) mengatakan bahwa mereka tersebar di 110 negara.

Gerakan pendukung Gulen dilakukan dengan mendirikan sekolah dan lembaga non pemerintah (NGO). Pembangunan sekolah telah dilakukan sejak 1990 dan jumlahnya kini mencapai 400 unit, termasuk perguruan tinggi.

Sumber: Worldbulletin
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mengenal JISDA, Perguruan Tinggi Masyarakat Muslim Patani di Thailand Selatan

Jamiah Islam Syeikh Daud al-Fathoni (JISDA) perguruan tinggi milik masyarakat Muslim Patani di Thailand Selatan

Sabtu, 21/04/2018 11:56 0

Indonesia

Rumah Sakit Wakaf Khusus Mata Pertama di Indonesia Diresmikan

Rumah sakit wakaf khusus mata pertama di Indonesia didirikan di Serang, Banten

Sabtu, 21/04/2018 11:22 0

Indonesia

Ingin Hafal Alquran? Ini Tips Ustadz Adi Hidayat

Da'i Nasional, Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa Al-Qur'an sangat penting untuk diterapkan dalam segala lini kehidupan manusia.

Jum'at, 20/04/2018 19:33 0

Indonesia

Condong ke Syiah, MUI Larang Peredaran Buku 57 Khutbah Jumat

Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur telah melarang buku berjudul 57 Khutbah Jumat. Keputusan setelah ditemukan sejumlah indikasi bahwa buku tersebut mengandung ajaran Syiah.

Jum'at, 20/04/2018 19:08 0

Indonesia

Usai Silatnas, Pejuang Subuh Targetkan Buka Cabang Luar Negeri

Pejuang Subuh akan membuka chapter luar negeri

Jum'at, 20/04/2018 17:35 2

Video Kajian

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan. Beliau mendaftar nama-nama itu dan kemudian memerintahkan kepada para sahabat untuk memburu dan membunuh mereka. Simak bagaimana sejarah hukum terhadap para penghina agama Allah itu dalam khutbah Jumat berikut ini.

Jum'at, 20/04/2018 16:47 0

Indonesia

UAS: Memisahkan Agama dari Politik Sama dengan Memisahkannya dari Pernikahan

Memisahkan Agama dari Politik Sama dengan Memisahkannya dari Pernikahan kata Ustadz Abdul Somad

Jum'at, 20/04/2018 15:28 0

Indonesia

Soal Hizbullah dan Hizbusysyaithan, Begini Kata Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad buka suara soal hizbullah dan hizbusysyaithan

Jum'at, 20/04/2018 14:14 0

Suara Pembaca

Sahdan: MADINA Ajak Semarakkan Dakwah Ramadhan 1439 H/2018 M

MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia) pada Ramadhan 1439 H/2018 M akan menugaskan lebih dari 75 dai ke 56 daerah di berbagai pelosok Nusantara.

Jum'at, 20/04/2018 09:41 0

Opini

Partai Allah dan Partai Setan, Adakah?

"Golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa mengingat Allah, suka menentang ajaran Allah dan Rasul-Nya, dan mereka itu adalah golongan orang yang merugi," jelas Zainut di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Jum'at, 20/04/2018 08:57 2

Close