... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tuntut Kebebasan, Imigran Syiah di Rudenim Balikpapan Mengamuk

Foto: Imigran Syiah di Rudenim Lamaru, Balikpapan

KIBLAT.NET, Balikpapan – Imigran Syiah penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Lamaru Balikpapan dilaporkan mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas. Mereka menuntut diberikan kebebasan untuk keluar masuk Rudenim.

Aksi keonaran dilakukan warga negara asing (WNA) penghuni Rudenim Balikpapan pada Jumat (20/04) malam. Kapolsek Balikpapan Timur Kompol Dody Susantyoko telah mengkonfirmasi hal itu. “Iya benar,” ungkapnya seperti dikutip TribunKaltim.

Para imigran tersebut sampai merusak fasilitas Rudenim Balikpapan itu. Mulai kamar hingga area taman. “CCTV dirusak, di kamar fasilitasnya dirusak. Sampai ke taman,” ujar Kapolsek.

Rudenim Balikpapan dihuni ratusan imigran yang berjumlah 152 orang, yaitu 147 dari Afghanistan, 2 dari Somalia, 2 dari Filipina dan 1 dari Iran. Dilaporkan hampir setiap malam, mereka selalu membuat kegaduhan dari dalam Rudenim.

“Hampir tiap hari pengakuan warga teriak-teriak dari dalam,” ujar Dody.

Para imigran tersebut mulanya melakukan unjuk rasa di Rudenim Lamaru, Balikpapan Timur. Mereka menuntut untuk diberikan kebebasan keluar masuk rudenim dan tidak diperlakukan seperti seorang tahanan. Mereka juga ingin dipindahkan ke luar Balikpapan, antara lain ke Medan, Surabaya atau daerah lainnya.

Pihak Imigrasi membuka ruang negosiasi kepada para warga asing itu. Aspirasi dari mereka ditampung dan akan dipindahkan secara bertahap. Menurut rencana tahap awal 40 orang.

Aksi keonaran yang dilakukan imigran di Rudenim Lamaru, Balikpapan bukan kali pertama terjadi. Pada akhir Januari 2018 mereka membuat kegaduhan dengan berteriak-teriak, yang sempat memicu kemarahan warga.

BACA JUGA  PERSIS: Pelarangan Cadar Menyalahi Hukum

Prokal.co melaporkan kegaduhan berasal dari penghuni Rudenim yang protes dan mengajukan sejumlah tuntutan. Imigran yang diwakili Zakir Husain, Guzari, Asif Rahmini, Sir Agha, Ali Reza Facory, Rahmatullah Zahiri, Ali Khan Nazari, dan Hussain Agha Haidir meminta agar para imigran yang ditahan dibebaskan.

Hal itu seketika memicu kemarahan warga sekitar Rudenim. “Teriakannya nyaring, makanya warga merasa terganggu dan mau mendatangi Rudenim,” kata Siswanto, seorang warga yang tinggal di dekat Rudenim Lamaru.

Beberapa tahun lalu, Kiblat melakukan liputan ke Rudenim Lamaru, Balikpapan menyusul keberadaan imiran yang sebagian besar berasal dari Afghanistan. Dari hasil penelusuran dapat dipastikan para imigran umumnya merupakan penganut Syiah.

Baca juga: Menengok Imigran Syiah di Rudenim Lamaru Balikpapan

Sumber: TribunKaltim, Prokal.co
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Turki Jatuhkan Vonis Penjara Seumur Hidup kepada 889 Pengikut Fetullah Gulen

Turki jatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada 889 pengikut Fetullah Gulen

Sabtu, 21/04/2018 14:05 0

Malaysia

Seorang Imam Asal Palestina Ditembak Mati di Malaysia

Seorang Imam Asal Palestina Ditembak Mati di Malaysia

Sabtu, 21/04/2018 13:04 0

Palestina

Pekan Ke-4 Protes Palestina, Peluru Israel Makan Ratusan Korban

Sejak aksi massa The Great March of Return pada 30 Maret dilakukan, warga Gaza rutin menggelar aksi protes setiap Jumat di perbatasan Israel.

Jum'at, 20/04/2018 18:02 0

Amerika

Rusia Ungkap Rencana Trump Undang Putin ke Gedung Putih

Melalui pembicaraan telepon Trum beberapa kali menyampaikan rencana mengundang Putin ke Gedung Putih

Jum'at, 20/04/2018 17:20 0

Video Kajian

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan. Beliau mendaftar nama-nama itu dan kemudian memerintahkan kepada para sahabat untuk memburu dan membunuh mereka. Simak bagaimana sejarah hukum terhadap para penghina agama Allah itu dalam khutbah Jumat berikut ini.

Jum'at, 20/04/2018 16:47 0

Eropa

Rumania Sebut Israel Miliki Pengaruh Besar di Dunia

Pemerintah Rumania telah mengadopsi sebuah memorandum untuk memindahkan Kedutaan Besar Rumania untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Jum'at, 20/04/2018 16:30 0

Amerika

Penangkapan Pria Kulit Hitam di Starbucks Tandai Rasisme di AS

Penangkapan dua pria kulit hitam di sebuah kedai kopi Starbucks pekan lalu di kota Philadelphia, AS telah memicu kemarahan para pemrotes. Perusahaan raksasa kopi itu disebut melakukan tindakan rasial.

Jum'at, 20/04/2018 14:49 0

Turki

Jika Amerika dan Rusia Berperang, Ke Mana Turki Berpihak?

Surat kabar Rusia Svobodnoye Presa menerbitkan sebuah laporan mengenai posisi Turki jika Barat dan Rusia berperang.

Jum'at, 20/04/2018 13:45 0

Eropa

Ikuti Amerika, Rumania Akan Pindahkan Kedutaan ke Al-Quds

Pemerintahan Perdana Menteri Viorica Dancila menyetujui rencana pemindahan tersebut. Rumania akan menjadi anggota Uni Eropa pertama yang mengikuti jejak AS.

Jum'at, 20/04/2018 11:00 0

Arab Saudi

Didukung AS, Negara Teluk Berlatih Perang Gabungan di Saudi

"Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas strategi pertahanan dan keamanan AS untuk 2018, urusan wilayah dan perang melawan terorisme dan ekstremisme," tambah Kementerian tersebut.

Jum'at, 20/04/2018 10:39 0

Close