... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mengenal JISDA, Perguruan Tinggi Masyarakat Muslim Patani di Thailand Selatan

Foto: Jamiah Islam Syeikh Daud al-Fathoni (JISDA), perguruan tinggi masyarakat muslim Patani, Thailan Selatan

KIBLAT.NET – Jamiah Islam Syeikh Daud al-Fathoni (JISDA) adalah institusi perguruan tinggi Islam swasta yang terletak di ibu kota provinsi Yala, tepatnya berada di sebelah utara pusat admistrasi ibu kota provinsi Yala, Thailand Selatan. JISDA menjadi salah satu perguruan tinggi Islam swasta milik masyarakat setempat. Bagi masyarakat umum yang tidak mampu melanjutkan pendidikan di luar negeri maupun universitas negeri dalam lokal, JISDA adalah alternatif perguruan tinggi yang membantunya.

Sampai saat ini JISDA sudah memiliki empat Fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyyah, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin, dan Fakultas Dirasat Islamiyah wal Arabiyyah. JISDA beroperasi di bawah naungan yayasan Muassasah ats-Tsaqafah Islamiyah Yala-haji Harun.

Pada 21-22 April, JISDA akan memperingati milad ke-25 dan menggelar acara Kenduri Waqaf Binaan. Untuk memeriahkan agenda itu pihak panitia telah mempublikasikan gambar-gambar melalui page akun Facebook Kenduri Wakaf JISDA. Tak hanya itu, JISDA juga menggalang dukungan solidaritas masyarakat dari berbagai belahan dunia, mulai dari Turki, Mesir, Pakisatan, Sudan, Arab Saudi, India,Brunei, Indonesia dan Malaysia.

Kendati telah memasuki usia 25 tahun, JISDA yang merupakan perguruan tinggi masyarkat muslim Patani bukan tak menghadapi berbagai kendala. Dari sisi fasilitas, banyak ruang belajar yang telah termakan usia dan rusak.

Masalah lain bagi JISDA adalah kurangnya tenaga dosen. Meski begitu, Mudir JISDA Tuan Guru Hj Harun bin Hj Irsyad selalu memberi dukungan dan dorongan penuh kepada para pengajar, agar tetap bersemangat dalam mendidik para mahasiswa dalam rangka mewujudkan generasi penerus yang cinta kepada ilmu pengetahuan. Saat ini sedikit demi sedikit masalah itu semakin ringan dengan kehadiran sejumlah dosen lulusan luar Negari yang bertugas di JISDA.

BACA JUGA  Kondisi Stabil, Menag Akan Jalani Swab Lanjutan

Sebagai perguruan tinggi swasta, JISDA selalu melibatkan masyarakat khususnya dari kalangan umat Islam dalam menjalankan program-programnya. Momentum 25 tahun JISDA kali ini diwarnai dengan acara pelangganan dana yang dikenal dengan istilah “Minum Tea” bagi warga setempat. Acara itu akan diselenggarakan pada 21-22 April 2018 di lapangan JISDA.

Sejarah Singkat dan Perkembangan JISDA

Sejarah JISDA bermula dari keinginan Muassasah Assaqafah Al-Islamiyah Yala untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi Islam. Niat itu kemudian tersebut menjadi kenyataan pada tahun 1993, dengan didirikannya program Diploma Tarbiyah-Ma’had al-Bi’that Ad-diniah.

Pada tahun 1998 program itu ditingkatkan menjadi Kuliah Tarbiyah Islamiyah dengan menyelenggarakan pendidikan jenjang Diploma Tarbiyah dan program Sarjana Tarbiyah. Ketika memasuki tahun 2000 Syeikh Daud Al-Fathoni mendirikan lembaga pendidikan tinggi, dengan membuka fakultas Tarbiyah, fakultas Syari’ah, dan fakultas Usuluddin.

Nama Jami’ah Islam Syeikh Daud Al-fathoni (JISDA) disematkan kepada lembaga yang dibentuk sebelumnya, dengan meliputi fakultas Tarbiyah, Syari’ah, Ushuluddin, Lughatul Arabiyah (Bahasa Arab). Program pendidikan lain akan terus dikembangkan untuk memenuhi keperluan masyarakat setempat. Fakultas Tarbiyah membuka satu jurusan baru, yaitu Jurusan Pendidikan Bahasa Melayu pada tahun 2001.

JISDA telah dicanangkan sebagai pusat pendidikan tinggi islam di selatan Thailand. Keberadaan lembaga pendidikan itu diharapkan dapat membantu para pelajar yang berada di institusi pendidikan menengah, madrasah, dan pondok pesantren untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Syeikh Daud Al-Fathoni Sebagai Penghormatan Nama Jamiah

Nama JISDA merupakan kependekan dari Jamiah Islam Syeikh Daud, yang diambil dari nama ulama terkemuka di kerajaan Melayu Patani Darussalam. Syeikh Daud Abdullah al Fathani merupakan ulama sepanjang zaman bagi muslim Melayu Patani.

BACA JUGA  Geger Cadar di Panggung Al-Quran

Syeikh Daud Abdullah al Fathani lebih dikenal dengan panggilan Tok Syeikh Daud Patani. Dia digelari al-Alim Allamah al-Arif ar-Rabbani Syeikh Wan Daud bin Syeikh Wan Abdullah bin Syeikh Wan Idris (juga dikatakan Wan Senik) al-Fathani.

Ibunya bernama Wan Fathimah anak Wan Salamah bin Tok Banda Wan Su bin Tok Kaya Rakna Diraja bin Andi (Faqih) Ali Datok Maharajalela bin Mustafa Datu Jambu (Sultan Abdul Hamid Syah) bin Sultan Muzaffar Waliullah bin Sultan Abu Abdullah Umdatuddin. Beliau mempunyai lima adik yaitu Syeikh Wan Abdul Qadir, Syeikh Wan Abdul Rasyid, Syeikh Wan Idris dan seorang adik perempuan namanya Siti Khadijah bin Abdullah al-Fathani.

Syeikh Daud merupakan ulama Patani pertama kali yang dilantik sebagai Syeikh Haji di Mekkah dan Madinah oleh Jamaah Melayu. Syeikh Daud al-Fathani juga dikenal sebagai orang melayu pertama yang menjadi imam dan khatib di Masjid Syafi’i, Mesir. Dia merupakan ulama melayu yang paling banyak menghasilkan karya ilmu dalam bahasa melayu jawi dan Arab, yang mencapai 101 buku sampai-sampai mempunyai juru tulis sendiri untuk menyalin karya-karyanya.

Dalam perjalanannya Sheikh Daud al-Fathani berguru langsung kapada ulama besar Mazhab Syafi’i, Imam Syarqawi (1150 H- 1227 H). Salah saatu muridnya yang terkenal adalah Imam as-Syanwani, ulama sezaman Sheikh Daud bin Abdullah al-Fathani.

Sheikh Daud al-Fathani wafat dan dimakamkan di Taif, Makkah. Tahun kewafatannya sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. Tetapi ada yang berpendapat beliau wafat sekitar tahun 1847 M, juga ada yang menyebut tahun 1265 H.

Penulis: Johan Lamidin


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Pekan Ke-4 Protes Palestina, Peluru Israel Makan Ratusan Korban

Sejak aksi massa The Great March of Return pada 30 Maret dilakukan, warga Gaza rutin menggelar aksi protes setiap Jumat di perbatasan Israel.

Jum'at, 20/04/2018 18:02 0

Amerika

Rusia Ungkap Rencana Trump Undang Putin ke Gedung Putih

Melalui pembicaraan telepon Trum beberapa kali menyampaikan rencana mengundang Putin ke Gedung Putih

Jum'at, 20/04/2018 17:20 0

Video Kajian

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan. Beliau mendaftar nama-nama itu dan kemudian memerintahkan kepada para sahabat untuk memburu dan membunuh mereka. Simak bagaimana sejarah hukum terhadap para penghina agama Allah itu dalam khutbah Jumat berikut ini.

Jum'at, 20/04/2018 16:47 0

Eropa

Rumania Sebut Israel Miliki Pengaruh Besar di Dunia

Pemerintah Rumania telah mengadopsi sebuah memorandum untuk memindahkan Kedutaan Besar Rumania untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Jum'at, 20/04/2018 16:30 0

Amerika

Penangkapan Pria Kulit Hitam di Starbucks Tandai Rasisme di AS

Penangkapan dua pria kulit hitam di sebuah kedai kopi Starbucks pekan lalu di kota Philadelphia, AS telah memicu kemarahan para pemrotes. Perusahaan raksasa kopi itu disebut melakukan tindakan rasial.

Jum'at, 20/04/2018 14:49 0

Turki

Jika Amerika dan Rusia Berperang, Ke Mana Turki Berpihak?

Surat kabar Rusia Svobodnoye Presa menerbitkan sebuah laporan mengenai posisi Turki jika Barat dan Rusia berperang.

Jum'at, 20/04/2018 13:45 0

Eropa

Ikuti Amerika, Rumania Akan Pindahkan Kedutaan ke Al-Quds

Pemerintahan Perdana Menteri Viorica Dancila menyetujui rencana pemindahan tersebut. Rumania akan menjadi anggota Uni Eropa pertama yang mengikuti jejak AS.

Jum'at, 20/04/2018 11:00 0

Arab Saudi

Didukung AS, Negara Teluk Berlatih Perang Gabungan di Saudi

"Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas strategi pertahanan dan keamanan AS untuk 2018, urusan wilayah dan perang melawan terorisme dan ekstremisme," tambah Kementerian tersebut.

Jum'at, 20/04/2018 10:39 0

Suara Pembaca

Sahdan: MADINA Ajak Semarakkan Dakwah Ramadhan 1439 H/2018 M

MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia) pada Ramadhan 1439 H/2018 M akan menugaskan lebih dari 75 dai ke 56 daerah di berbagai pelosok Nusantara.

Jum'at, 20/04/2018 09:41 0

Opini

Partai Allah dan Partai Setan, Adakah?

"Golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa mengingat Allah, suka menentang ajaran Allah dan Rasul-Nya, dan mereka itu adalah golongan orang yang merugi," jelas Zainut di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Jum'at, 20/04/2018 08:57 2

Close