... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Imam Palestina Dr. Fadi Dijadwalkan Hadiri Konferensi di Turki

Foto: Dr. Fadi M R Albatsh, imam asal Palestina korban penambakan di Malaysia (foto: Utusan online)

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Dr Fadi MR Albatsh, seorang imam masjid asal Palestina yang juga dosen universitas swasta di Malaysia, ditembak mati oleh dua orang tak dikenal. Dia sebenarnya akan menghadiri sebuah konferensi yang digelar di Turki.

Dr. Fadi ditembak mati dua orang tak dikenal saat berjalan dari kediamannya di Apartemen Idaman Puteri, Setapak, Kuala Lumpur, Malaysia menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat Subuh, Sabtu (21/04/2018). Dari hasil pemeriksaan ditemukan 4 luka tembak di tubuhnya. Polisi menyebut pelaku melancarkan 10 tembakan dalam kejadian itu.

Duta Besar Palestina untuk Malaysia, Brunei, Thailand, Filipina dan Maladewa, Datuk Dr Anwar H. Al Agha menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya Dr. Fadi. “Dia telah tinggal 10 tahun di negara ini (Malaysia) dan bekerja sebagai dosen teknik elektro di sebuah universitas swasta,” ungkapnya seperti dikutip New Straits Times, Sabtu (21/04/2018).

Sehari-hari, Dr. Fadi tinggal di Apartemen Idaman Puteri, Setapak, Kuala Lumpur. Dia meninggalkan seorang isteri dan tiga orang anak.

Duta Besar Palestina mengungkapkan Dr. Fadi seharusnya berangkat ke Turki untuk menghadiri sebuah konferensi, hari Sabtu (21/04/2018) ini . “Dia orang yang baik, ramah dan pendiam, dia bergaul dengan baik dengan semua orang,” kata Anwar.

Polisi Malaysia sejauh ini telah menemukan sejumlah petunjuk dalam kasus pembunuhan Dr. Fadi. Dari rekaman CCTV pihak kepolisian menemukan fakta dua pelaku melakukan serangan dengan mengendarai motor sport jenis BMW GS dan mengenakan helm full face. Sebelum menembak mati Dr. Fadi pelaku sempat menunggunya selama 20 menit.

BACA JUGA  Sudan Hapus Studi Al-Quran untuk TK, Digantikan Lagu Nasional

wong, seorang saksi yang berada di dekat tempat kejadian, mengaku mendengar suara keras yang mirip petasan sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Pria yang berprofesi sebagai penjaga sekolah itu tak menyangka suara itu berasal dari senjata api dalam kasus pembunuhan.

“Di luar gelap, saya mendengar suara mesin sepeda motor di luar sekolah selama sekitar 10 menit yang diikuti oleh suara ledakan keras,” ujarnya.

“Untungnya siswa yang seharusnya menghadiri kelas tambahan di sekolah ini belum tiba,” tukasnya.

Sumber: New Straits Times
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tuntut Kebebasan, Imigran Syiah di Rudenim Balikpapan Mengamuk

Imigran Syiah di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan mengamuk dan merusak fasilitas

Sabtu, 21/04/2018 15:49 0

Indonesia

Mengenal JISDA, Perguruan Tinggi Masyarakat Muslim Patani di Thailand Selatan

Jamiah Islam Syeikh Daud al-Fathoni (JISDA) perguruan tinggi milik masyarakat Muslim Patani di Thailand Selatan

Sabtu, 21/04/2018 11:56 0

Indonesia

Rumah Sakit Wakaf Khusus Mata Pertama di Indonesia Diresmikan

Rumah sakit wakaf khusus mata pertama di Indonesia didirikan di Serang, Banten

Sabtu, 21/04/2018 11:22 0

Indonesia

Ingin Hafal Alquran? Ini Tips Ustadz Adi Hidayat

Da'i Nasional, Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa Al-Qur'an sangat penting untuk diterapkan dalam segala lini kehidupan manusia.

Jum'at, 20/04/2018 19:33 0

Indonesia

Condong ke Syiah, MUI Larang Peredaran Buku 57 Khutbah Jumat

Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur telah melarang buku berjudul 57 Khutbah Jumat. Keputusan setelah ditemukan sejumlah indikasi bahwa buku tersebut mengandung ajaran Syiah.

Jum'at, 20/04/2018 19:08 0

Indonesia

Usai Silatnas, Pejuang Subuh Targetkan Buka Cabang Luar Negeri

Pejuang Subuh akan membuka chapter luar negeri

Jum'at, 20/04/2018 17:35 2

Video Kajian

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan. Beliau mendaftar nama-nama itu dan kemudian memerintahkan kepada para sahabat untuk memburu dan membunuh mereka. Simak bagaimana sejarah hukum terhadap para penghina agama Allah itu dalam khutbah Jumat berikut ini.

Jum'at, 20/04/2018 16:47 0

Indonesia

UAS: Memisahkan Agama dari Politik Sama dengan Memisahkannya dari Pernikahan

Memisahkan Agama dari Politik Sama dengan Memisahkannya dari Pernikahan kata Ustadz Abdul Somad

Jum'at, 20/04/2018 15:28 0

Indonesia

Soal Hizbullah dan Hizbusysyaithan, Begini Kata Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad buka suara soal hizbullah dan hizbusysyaithan

Jum'at, 20/04/2018 14:14 0

Suara Pembaca

Sahdan: MADINA Ajak Semarakkan Dakwah Ramadhan 1439 H/2018 M

MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia) pada Ramadhan 1439 H/2018 M akan menugaskan lebih dari 75 dai ke 56 daerah di berbagai pelosok Nusantara.

Jum'at, 20/04/2018 09:41 0

Close