... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

UAS: Memisahkan Agama dari Politik Sama dengan Memisahkannya dari Pernikahan

Foto: Ustadz Abdul Somad

KIBLAT.NET, Jakarta- Allah menurunkan Islam sebagai way of life, jalan hidup. Segala urusan kehidupan diatur dalam Islam, mulai dari urusan ibadah individu hingga politik.

Hal itu ditegaskan oleh dai nasional Ustadz Abdul Somad. “Allah menurunkan Islam ini sebagai way of life, bagaimana menjalani hidup. Baik politk, menikah, prakik sosial semua dengan panduan dari Al-Quran dan Sunnah,” katanya saat ditemui seusai berceramah di Panggung Utama Islamic Book Fair (IBF) 2018 di Jaakarta pada Kamis (19/04/2018).

Dia menegaskan bahwa tidak benar jika Islam hanya mengatur soal ibadah individual, seperti sholat dan puasa. Dai asal Riau itu menekankan bahwa Islam juga mengatur politik.

“Memisahkan agama dari politik sama dengan memisahkan agama dari jual-beli, pernikahan. Itu bagian dari kehidupan dan agama datang mengatur kehidupan. Jadi kalau agama hanya cerita tentang mati, tentang kubur, untuk apa fungsi agama,” tegas dai yang kerap disapa UAS.

Ustadz Somad menilai saat ini umat Islam di Indonesia sudah melek politik. Dia pun berharap Indonesia ke depan mendapat pemimpin yang lebih baik.

“Mudah-mudahan Indonesia ke depan punya pemimpin yang amanah. Karena umat Islam sudah paham dengan politik,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Penangkapan Pria Kulit Hitam di Starbucks Tandai Rasisme di AS

Penangkapan dua pria kulit hitam di sebuah kedai kopi Starbucks pekan lalu di kota Philadelphia, AS telah memicu kemarahan para pemrotes. Perusahaan raksasa kopi itu disebut melakukan tindakan rasial.

Jum'at, 20/04/2018 14:49 0

Turki

Jika Amerika dan Rusia Berperang, Ke Mana Turki Berpihak?

Surat kabar Rusia Svobodnoye Presa menerbitkan sebuah laporan mengenai posisi Turki jika Barat dan Rusia berperang.

Jum'at, 20/04/2018 13:45 0

Eropa

Ikuti Amerika, Rumania Akan Pindahkan Kedutaan ke Al-Quds

Pemerintahan Perdana Menteri Viorica Dancila menyetujui rencana pemindahan tersebut. Rumania akan menjadi anggota Uni Eropa pertama yang mengikuti jejak AS.

Jum'at, 20/04/2018 11:00 0

Arab Saudi

Didukung AS, Negara Teluk Berlatih Perang Gabungan di Saudi

"Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas strategi pertahanan dan keamanan AS untuk 2018, urusan wilayah dan perang melawan terorisme dan ekstremisme," tambah Kementerian tersebut.

Jum'at, 20/04/2018 10:39 0

Suara Pembaca

Sahdan: MADINA Ajak Semarakkan Dakwah Ramadhan 1439 H/2018 M

MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia) pada Ramadhan 1439 H/2018 M akan menugaskan lebih dari 75 dai ke 56 daerah di berbagai pelosok Nusantara.

Jum'at, 20/04/2018 09:41 0

Opini

Partai Allah dan Partai Setan, Adakah?

"Golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa mengingat Allah, suka menentang ajaran Allah dan Rasul-Nya, dan mereka itu adalah golongan orang yang merugi," jelas Zainut di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Jum'at, 20/04/2018 08:57 2

Yaman

Terapkan Konsep “Khumus”, Syiah Hutsi Caplok Dana Zakat

harta khumus merupakan harta yang hanya dikhususkan untuk keluarga Nabi saw, boleh diambil oleh para ulama Syiah dengan dalil mereka menduduki posisi al-Mahdi yang masih bersembunyi di sidrab (lubang persembunyian).

Jum'at, 20/04/2018 08:10 0

Info Event

Mahasiswi Muslim, Ayo Hadiri Kajian Ilmiah Ramadhan FMDKI di Kota Anda

Kajian ini digelar serentak di 27 kota di Indonesia. Catat lokasinya!

Jum'at, 20/04/2018 07:17 0

Irak

Iraq Kembali Serang Markas ISIS di Suriah

"Pelaksanaan serangan terhadap ISIS di wilayah Suriah karena kelompok ini masih bisa mengancam wilayah Iraq. Dan juga menunjukkan peningkatan kemampuan angkatan bersenjata kami yang berani dalam mengejar dan menghilangkan terorisme," kata pernyataan militer Iraq.

Jum'at, 20/04/2018 06:40 0

Suriah

Kedatangan DK PBB ke Douma Disambut Tembakan

Hingga kini satuan tim yang diutus PBB untuk menyelidiki insiden gas beracun belum dapat memasuki Douma. Pasalnya, perjalanan mereka terhambat akibat serangan dari orang tak dikenal.

Kamis, 19/04/2018 20:46 0

Close