... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Sahdan: MADINA Ajak Semarakkan Dakwah Ramadhan 1439 H/2018 M

Foto: Sahdan

KIBLAT.NET – Bulan Ramadhan adalah syahrun mubarak (bulan yang penuh berkah) bagi umat Islam. Bulan Ramadhan merupakan moment yang kondusif untuk beribadah dan berdakwah. Pintu-pintu hidayah terbuka lebar, sebab umat Islam lebih memfokuskan diri untuk beribadah, dan mempelajari ajaran Islam yang belum dimengerti lebih dalam.

Semarak ibadah dan syi’ar Islam sangat terasa di tengah-tengah umat. Tapi tidak demikian untuk muslim pedalaman. Minimnya dai menjadikan mereka tidak bisa merasakan manisnya ibadah dan semaraknya dakwah di bulan Ramadhan. Oleh karena itu harus ada yang siap berdakwah sebulan penuh di pelosok-pelosok negeri untuk berdakwah di tengah-tengah umat.

Dalam rangka memaksimalkan momentum Ramadhan, Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA) secara rutin mengirim dai-dai keberbagai wilayah Indonesia untuk mengajak masyarakat menikmati manisnya iman, manisnya hidayah dengan serangkaian program dakwah, pengajian, belajar al Quran bersama dai yang ditugaskan.

Apa itu Sahdan ?

SAHDAN “Semarak Dakwah Ramadhan Nusantara” adalah program pengiriman dai untuk menyebarkan dakwah Islam di bulan Ramadhan keberbagai wilayah pedalaman Indonesia.

Pemerataan wilayah dakwah serta memenuhi keinginan masyarakat pedalaman untuk belajar agama islam lebih mendalam, merupakan tujuan utama dari program ini.

Para dai yang dikirim adalah dai yang terseleksi, memiliki kapasitas keilmuan, kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat sehingga dapat terjalin kerjasama yang harmonis antara dai utusan dengan tokoh masyarakat dan masyarakat tujuan dakwah.

BACA JUGA  Seolah-olah Ini Ramadhan Terakhir Kita

PAHALA TERUS TANPA PUTUS

MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia) pada Ramadhan 1439 H/2018 M akan menugaskan lebih dari 75 dai ke 56 daerah di berbagai pelosok Nusantara.

Ustadz berdakwah dengan ilmunya. Dermawan berdakwah denganhartanya.

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ.

“Perumpamaan orang-orang yg menginfaqakan hartanya dijalan Allah seperti sebutir biji yg menumbuhkan 7 tangkai pada setiap tangkai ada 100 biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yg Dia kehendaki. Dan Allah maha luas lagi maha mengetahui.” (QS.Al-baqarah:261)

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ.

“Dan barang apa saja yang kamu infaqkan, niscaya Dia akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39)

ٳﺬﺍ ﻤﺎﺕ ﺍﺒﻦ ﺁﺪﻢ ﺍﻨﻗﻄﻊ ﻋﻤﻟﻪ ﺇﻻّ ﻤﻦ ﺜﻼﺚ : ﺼﺪﻘﺔ ﺠﺎﺮﻴﺔ ﺃﻮ ﻋﻠﻢ ﻴﻨﺘﻔﻊ ﺑﻪ ﺃﻮ ﻮﻠﺪ ﺼﺎﻠﺢ ﻴﺪﻋﻮﺍ ﻠﻪ

“Sekiranya anak Adam (manusia) meninggal dunia, terputuslah amalannya kecuali tiga amalan yaitu : Shodaqoh Jariyah, Ilmu yang bermanfaat, atau Anak sholeh yang mendoakannya.” ( HR. Muslim )

Tujuh Puluh Lima Dai Madina Siap diberangkatkan ke pedalaman.
Namun apa kontibusi kita ?

Ustadz berdakwah dengan ilmunya.
Dermawan berdakwah dengan hartanya.

Mari ikut berdonasi Untuk menggapai Amal Jariyah tanpa henti.
Salurkan donasi anda pada Program “Semarak Dakwah Ramadhan Nusantara 1439 H”.

  • Kantor Pusat : Jl. Raya Ratna No 26 (Samping Apotik Mudita Farma) RT. 003 RW.002 Jatikramat, Jatiasih, Bekasi 17421 Telp : 021-22107541
  • Wa/Tlfn/Sms : 0813 1600 0619 / 0812 9658 1631
  • Website : madina.or.id
  • Twiter/Instagram : @madinaindonesia
  • Facebook/Youtube : Madina Indonesia
  • Telegram : @madina_indonesia / https://t.me/madina_indonesia

Berita tentang pengiriman Dai Ramadhan Madina pada tahun 2017 M

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Partai Allah dan Partai Setan, Adakah?

"Golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa mengingat Allah, suka menentang ajaran Allah dan Rasul-Nya, dan mereka itu adalah golongan orang yang merugi," jelas Zainut di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Jum'at, 20/04/2018 08:57 2

Yaman

Terapkan Konsep “Khumus”, Syiah Hutsi Caplok Dana Zakat

harta khumus merupakan harta yang hanya dikhususkan untuk keluarga Nabi saw, boleh diambil oleh para ulama Syiah dengan dalil mereka menduduki posisi al-Mahdi yang masih bersembunyi di sidrab (lubang persembunyian).

Jum'at, 20/04/2018 08:10 0

Info Event

Mahasiswi Muslim, Ayo Hadiri Kajian Ilmiah Ramadhan FMDKI di Kota Anda

Kajian ini digelar serentak di 27 kota di Indonesia. Catat lokasinya!

Jum'at, 20/04/2018 07:17 0

Irak

Iraq Kembali Serang Markas ISIS di Suriah

"Pelaksanaan serangan terhadap ISIS di wilayah Suriah karena kelompok ini masih bisa mengancam wilayah Iraq. Dan juga menunjukkan peningkatan kemampuan angkatan bersenjata kami yang berani dalam mengejar dan menghilangkan terorisme," kata pernyataan militer Iraq.

Jum'at, 20/04/2018 06:40 0

Indonesia

Sukmawati Temui PWNU Jawa Timur Terkait Kasus Puisi, Ini Hasilnya

Sukmawati bertemu dengan PWNU Jawa Timur terkait kasus puisi Ibu Indonesia yang dinilai menodai Islam

Kamis, 19/04/2018 21:15 0

Suriah

Kedatangan DK PBB ke Douma Disambut Tembakan

Hingga kini satuan tim yang diutus PBB untuk menyelidiki insiden gas beracun belum dapat memasuki Douma. Pasalnya, perjalanan mereka terhambat akibat serangan dari orang tak dikenal.

Kamis, 19/04/2018 20:46 0

Opini

Siapa yang Membuat Kita Miskin, Presiden atau Allah?

Siapa yang Membuat Kita Miskin, Presiden atau Allah?

Kamis, 19/04/2018 18:38 5

News

Ustadz Abdul Somad: Jangan Mudah Memvonis Sesat

Dai nasional, Ustadz Abdul Somad mengingatkan bahwa umat Islam tidak boleh mudah memvonis sesat saudaranya. Ia menegaskan bahwa hal itu berbahaya.

Kamis, 19/04/2018 17:25 0

Afrika

Khalifa Haftar Dirawat di Paris, Sakit Apa?

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian telah mengkonfirmasi bahwa salah-satu pemimpin terkuat Libya Khalifa Haftar kini tengah dirawat di rumah sakit di dekat Paris.

Kamis, 19/04/2018 17:09 0

Indonesia

Zain An-Najah: Jangan Berlebihan Bandingkan Sahabat dengan Pemimpin Hari Ini

“Ada pengibaratan nama-nama sahabat, Umar bin Khattab dan lainnya dalam kepemimpinan hari ini. Hendaknya kita menempatkan sesuatu dalam tempatnya, jangan berlebihan,” ungkapnya kepada Kiblat.net, Rabu (18/04/2018).

Kamis, 19/04/2018 16:40 0

Close