... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pekan Ke-4 Protes Palestina, Peluru Israel Makan Ratusan Korban

Foto: Petugas medis membawa korban luka di tandu dari Khuza'a, Khan Younis, pada Jumat ketiga dari rangkaian aksi di perbatasan Jalur Gaza [Hosam Salem / Al Jazeera]

KIBLAT.NET, Gaza- Sejak aksi massa The Great March of Return pada 30 Maret dilakukan, warga Gaza rutin menggelar aksi protes setiap Jumat di perbatasan Israel. Jumat (20/04/2018) menjadi pekan keempat dari rangkaian aksi itu.

Sejak dimulainya aksi, korban terus berjatuhan. Israel membalas aksi massa dengan timah panas. Laporan terbaru seperti dilansir Al Jazeera mengatakan, tiga warga Palestina kembali terluka.

Korban terdiri dari Ahmed Abu Akil dari Jabaliya dan dua orang lainnya ditembak di Jalur Gaza. Ketiga korban itu telah menambah jumlah korban luka mendekati angka seribu. Sementara korban tewas mencapai 35 jiwa.

Melihat kondusi perbatasan yang semakin memanas, Israel menyebarkan selebaran peringatan di Gaza untuk menjauhi perbatasan.

“IDF (Israel Defense Forces) telah dipersiapkan untuk semua skenario. Jauhi perbatasan dan jangan mencoba merusaknya,” mengutip selebaran yang disebarkan oleh pesawat Israel pagi ini di sepanjang perbatasan.

Setiap Jumat, warga di Jalur Gaza berkumpul, membakar ban dan melempari batu ke wilayah perbatasan. Protes massal itu untuk menyerukan hak pulang bagi pengungsi Palestina. Aksi ini diselenggarakan selama enam pekan setelah diawali dengan Land Day.

Land Day diperingati sebagai sejarah kelam bagi Palestina. Di mana enam warga Palestina ditembak mati oleh pasukan Israel setelah memprotes penyitaan pemerintah atas tanah Palestina pada 30 Maret 1976 dan aksi ini berakhir pada 15 Mei.

BACA JUGA  Ribuan Pemukim Yahudi Serbu Al-Aqsha di Hari Raya Idul Adha

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Usai Silatnas, Pejuang Subuh Targetkan Buka Cabang Luar Negeri

Pejuang Subuh akan membuka chapter luar negeri

Jum'at, 20/04/2018 17:35 2

Video Kajian

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan

Menghina Syariat Islam Bukan Perkara Ringan. Beliau mendaftar nama-nama itu dan kemudian memerintahkan kepada para sahabat untuk memburu dan membunuh mereka. Simak bagaimana sejarah hukum terhadap para penghina agama Allah itu dalam khutbah Jumat berikut ini.

Jum'at, 20/04/2018 16:47 0

Indonesia

UAS: Memisahkan Agama dari Politik Sama dengan Memisahkannya dari Pernikahan

Memisahkan Agama dari Politik Sama dengan Memisahkannya dari Pernikahan kata Ustadz Abdul Somad

Jum'at, 20/04/2018 15:28 0

Indonesia

Soal Hizbullah dan Hizbusysyaithan, Begini Kata Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad buka suara soal hizbullah dan hizbusysyaithan

Jum'at, 20/04/2018 14:14 0

Suara Pembaca

Sahdan: MADINA Ajak Semarakkan Dakwah Ramadhan 1439 H/2018 M

MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia) pada Ramadhan 1439 H/2018 M akan menugaskan lebih dari 75 dai ke 56 daerah di berbagai pelosok Nusantara.

Jum'at, 20/04/2018 09:41 0

Opini

Partai Allah dan Partai Setan, Adakah?

"Golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa mengingat Allah, suka menentang ajaran Allah dan Rasul-Nya, dan mereka itu adalah golongan orang yang merugi," jelas Zainut di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Jum'at, 20/04/2018 08:57 2

Info Event

Mahasiswi Muslim, Ayo Hadiri Kajian Ilmiah Ramadhan FMDKI di Kota Anda

Kajian ini digelar serentak di 27 kota di Indonesia. Catat lokasinya!

Jum'at, 20/04/2018 07:17 0

Indonesia

Sukmawati Temui PWNU Jawa Timur Terkait Kasus Puisi, Ini Hasilnya

Sukmawati bertemu dengan PWNU Jawa Timur terkait kasus puisi Ibu Indonesia yang dinilai menodai Islam

Kamis, 19/04/2018 21:15 0

Opini

Siapa yang Membuat Kita Miskin, Presiden atau Allah?

Siapa yang Membuat Kita Miskin, Presiden atau Allah?

Kamis, 19/04/2018 18:38 5

Indonesia

Zain An-Najah: Jangan Berlebihan Bandingkan Sahabat dengan Pemimpin Hari Ini

“Ada pengibaratan nama-nama sahabat, Umar bin Khattab dan lainnya dalam kepemimpinan hari ini. Hendaknya kita menempatkan sesuatu dalam tempatnya, jangan berlebihan,” ungkapnya kepada Kiblat.net, Rabu (18/04/2018).

Kamis, 19/04/2018 16:40 0

Close