... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kedatangan DK PBB ke Douma Disambut Tembakan

Foto: Gedung OPCW yang terletak di Den Haaq, Swiss (foto: Al Jazeera)

KIBLAT.NET, Damaskus- Satuan tim yang diutus PBB untuk menyelidiki insiden gas beracun belum dapat memasuki Douma. Pasalnya, perjalanan mereka terhambat akibat serangan dari orang tak dikenal.

Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan, DK PBB mulanya memasuki Douma pada Selasa (17/04/2018). Kedatangan mereka membawa misi pencarian fakta untuk menyelidiki serangan kimia yang diduga dilakukan oleh rezim Suriah pada 7 April lalu.

Namun kedatangan tim dari Departemen Keselamatan dan Keamanan PBB (UNDSS) disambut tembakan ringan. Selain itu, bom juga diledakan di lokasi pemberhentian. Meski tak ada korban, dengan alasan keamanan tim PBB memutuskan untuk menunda waktu dan kembali ke Damaskus, Suriah.

“UNDSS akan terus bekerja dengan Otoritas Nasional Suriah, Dewan Lokal di Douma, dan Polisi Militer Rusia untuk meninjau situasi keamanan. Saat ini, kita tidak tahu kapan tim [Misi Pencarian Fakta] dapat dikerahkan ke Douma,” tulis OPCW mengutip dari Al Jazeera.

Reporter Al Jazeera di Libanon, Beirut, Zeina Khodr mengatakan bahwa dalam keterangannya OPCW tak menyalahkan pihak manapun dalam serangan itu. Tetapi negara-negara barat menuduh bahwa Suriah dan Rusia sebagai pelakunya dengan tujuan menghambar kerja tim pengawas.

“Apa yang kami pahami adalah bahwa Douma berada di bawah kendali militer Rusia dan pemerintah Suriah. Keduanya mengklaim hanya beberapa hari yang lalu bahwa daerah itu telah ‘sepenuhnya dibebaskan dari teroris’,” katanya. Suriah dan Rusiah pada Sabtu pekan lalu mengumumkan bahwa telah merebut Douma dari tangan oposisi.

BACA JUGA  Suasana Haru Iringi Sholat Jenazah Rozian

Perlu diketahi, OPCW ditugaskan untuk mencari fakta terkait serangan gas beracun di Douma pada 7 April lalu. Di mana, puluhan jiwa dilaporkan melayang. Insiden mematikan itu memicu serangan udara oleh Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris sepekan setelahnya.

Kendati demikian, Suriah dan Rusia bersikukuh membantah dalang dari serangan itu. Dalam sidang darurat pada Senin di markas OPCW di Den Haaq, diplomat sejumlah negara Barat menuduh Suriah dan Rusia menghalangi tim pencari fakta.

Namun, Prancis dan AS tampaknya mempertanyakan tujuan dari misi itu, karena kecurigaan bahwa bukti akan dihilangkan melihat jarak serangan dan kedatangan tim pencari fakta terpaut 11 hari.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Siapa yang Membuat Kita Miskin, Presiden atau Allah?

Siapa yang Membuat Kita Miskin, Presiden atau Allah?

Kamis, 19/04/2018 18:38 5

Indonesia

Zain An-Najah: Jangan Berlebihan Bandingkan Sahabat dengan Pemimpin Hari Ini

“Ada pengibaratan nama-nama sahabat, Umar bin Khattab dan lainnya dalam kepemimpinan hari ini. Hendaknya kita menempatkan sesuatu dalam tempatnya, jangan berlebihan,” ungkapnya kepada Kiblat.net, Rabu (18/04/2018).

Kamis, 19/04/2018 16:40 0

Indonesia

Tahun Ini, Keluarga Bisa Gantikan Calon Jemaah Haji yang Wafat

Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan baru dalam penyelenggaraan jemaah haji 1439H/2018M. Kini, calon jemaah haji yang wafat sebelum keberangkatan, bisa digantikan dengan keluarganya.

Kamis, 19/04/2018 16:18 0

Suara Pembaca

Kekurangan Tak Surutkan Niat Keluarga Ini untuk Bantu Sesama

Rimabergabung menjadi relawan S3 (Sedekah Sehari Seribu) bersama relawan lainnya di daerah Kulonprogo.

Kamis, 19/04/2018 15:55 0

Indonesia

Ustadz Abdul Somad: Islam Bangkit dengan Ilmu

Ustadz Abdul Shomad berceramah di arena Islamic Book Fair (IBF) 2018

Kamis, 19/04/2018 14:07 0

Indonesia

Lagu Michael Heart “We Will Not Go Down (Song for Gaza)” Dicekal Youtube?

Aneh, pengunjung lagu yang menceritakan kisah tragis penduduk Palestina itu mendapat peringatan dari Youtube

Rabu, 18/04/2018 21:28 0

Indonesia

Pembacaan Tuntutan Ditunda, Alfian Tanjung Sebut Jaksa Kebingungan

Alfian Tanjung menyebut jaksa kebingungan

Rabu, 18/04/2018 21:06 0

Indonesia

Penyebutan Partai Setan Dimungkinkan Jika ….

Hizbullah dan hizbusysyaiton adalah istilah yang digunakan Al Quran untuk membedakan antara Partai Allah dan Partai Setan

Rabu, 18/04/2018 20:46 0

Editorial

Editorial: Tahun Kemunafikan, Syariat Jadi Dagangan

Komoditisasi syariat merupakan  bagian yang tak terpisahkan dari jalan politik. Pasalnya, orang akan mudah bergerak melakukan sesuatu tanpa mengeluarkan energi yang besar jika memiliki dorongan motif ideologis. Oleh karena itu para politisi selalu mencari slogan-slogan agama untuk melegitimasi pengaruh dan melanggengkan kekuasaannya.

Rabu, 18/04/2018 14:53 1

Artikel

Tabayyun Perihal Partai Allah Kepada Syaikh Utsaimin

Menjelang “hari raya tahun politik” dalam kalender penganut demokrasi. Ada-ada saja ulah para pemuka demokrasi di negeri ini.

Rabu, 18/04/2018 14:16 3

Close