... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia Tolak Penyelidikan di Douma, Minta PBB Selidiki AS di Raqqah

Foto: Tim medis tengah melakukan pertolongan terhadap seorang anak kecil yang menghirup gas beracun setelah tentara rezim Assad menjatuhkan bom di Douma [sumber: Reuters]

KIBLAT.NET, Moskow- Rusia menolak usulan Prancis kepada DK PBB untuk mengirim tim penyelidikan independen atas kasus serangan kimia di Douma. Penolakan itu terjadi pada Selasa (17/04/2018) saat sidang darurat keenam DK PBB yang membahas insiden gas beracun di Douma yang menewaskan lebih dari 70 jiwa pada 7 April 2017.

Duta besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia mengatakan bahwa usulan untuk mengirim tim independen guna menyelidiki serangan gas di Douma sebagai pekerjaan sia-sia. Alasannya, serangan AS di Raqqah perlu menjadi perhatian lebih awal ketimbang di tragedi Douma.

Sebaliknya, Rusia meminta agar PBB lebih fokus menyelidiki tragedi kemanusiaan akibat serangan AS ke Raqqah. Menurut Vassily Nebenzia, PBB perlu mengusut kerugian yang ditimbulkan dalam serangan AS di Raqqah.

Penolakan itu lantas ditanggapi wakil duta besar AS untuk PBB untuk urusan ekonomi dan sosial, Kelley Currie. Ia melihat seruan Rusia sebagai upaya untuk menjauhkan perhatian terhadap serangan yang dilakukan oleh rezim Suriah di Douma.

Al Jazeera juga menambahkan, meskipun tim keamanan PBB dapat mengakses dan mengunjungi Douma pada hari Selasa. Namun tim pencarian fakta terkait senjata kimia menunda waktu untuk mengunjungi TKP serangan yang menewaskan lebih dari 70 jiwa.

Reuters melaporkan, penundaan utusan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) ke TKP disebabkan serangan AS di Suriah. Penundaan terjadi sehari setelah duta Suriah di PBB Bashar Al Jaafari mengabarkan kepada DK PBB bahwa OPCW akan mulai pada hari Rabu.

BACA JUGA  Delegasi Hamas Bertandang ke Rusia, Apa Misinya?

Kisruh AS dan Rusia di sidang PBB belakangan memang ramai diberitakan. Terutama pasca AS mengumumkan akan melontarkan serangan ke Suriah sebagai balasan atas serangan gas kimia di Douma.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Tahun Kemunafikan, Syariat Jadi Dagangan

Komoditisasi syariat merupakan  bagian yang tak terpisahkan dari jalan politik. Pasalnya, orang akan mudah bergerak melakukan sesuatu tanpa mengeluarkan energi yang besar jika memiliki dorongan motif ideologis. Oleh karena itu para politisi selalu mencari slogan-slogan agama untuk melegitimasi pengaruh dan melanggengkan kekuasaannya.

Rabu, 18/04/2018 14:53 1

Artikel

Tabayyun Perihal Partai Allah Kepada Syaikh Utsaimin

Menjelang “hari raya tahun politik” dalam kalender penganut demokrasi. Ada-ada saja ulah para pemuka demokrasi di negeri ini.

Rabu, 18/04/2018 14:16 3

Indonesia

Ini Alasan Jaksa Tunda Bacakan Tuntutan Alfian Tanjung

Jaksa tak siap bacakan tuntutan dalam kasus Alfian Tanjung

Rabu, 18/04/2018 14:14 0

Indonesia

Jelang Sidang Tuntutan, Ini Harapan Keluarga Alfian Tanjung

Sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Alfian Tanjung telah memasuki fase tuntutan

Rabu, 18/04/2018 12:07 0

Video Kajian

Tingkatan Kikir dalam Ayat Qur’an

Tingkatan Kikir dalam Ayat Qur'an. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga mengenal ungkapan bakhil, kikir, cekil, pelit, medit dan masih banyak lagi, untuk menyebut sifat itu. Apakah istilah yang berbeda pada Quran memiliki perbedaan maksud atau tingkatan dalam hal ini? Simak penjelasannya di sini!

Rabu, 18/04/2018 11:59 0

Indonesia

Pengacara: Dakwaan Terhadap Alfian Tidak Akan Terbukti

Pengacara Alfian Tanjung mengatakan empat dakwaan yang ditujukan kepada kliennya tidak akan terbukti. Abdullah Al Katiri menilai, pasal-pasal yang didakwakan atas nama partai, bukan golongan. 

Rabu, 18/04/2018 11:19 0

Video Kajian

Orang Saleh yang Celaka

Orang Saleh yang Celaka. Dalam sebuah hadis qudsi dikisahkan Allah swt. memerintahkan malaikat untuk mengazab suatu kaum. Maka malaikat kembali dan berkata "Ya Allah, di negeri itu ada seorang yang selalu beribadah dan saleh." Allah berfirman. "Azablah! Mulailah azabnya dari dia." Mengapa?

Rabu, 18/04/2018 09:48 0

Indonesia

Ini Kata PKS terkait Polemik “Partai Setan”

"Tentu kita hormati Pak Amien Rais sebagai tokoh senior tentang sikap dn pendiriannya, tapi kita ingin statemen-statemen tetap saja dengan menggunakan kalimat yang sesuai dengan etika berbangsa dan bernegara," tukas Jazuli

Rabu, 18/04/2018 08:59 0

Indonesia

Alfian Tanjung Hari Ini Hadapi Sidang Tuntutan

Pakar hukum Prof. Yusril Ihza Mahendra mengatakan, terdapat cukup alasan bagi pengadilan untuk membebaskan Alfian Tanjung dari segala dakwaan atau melepaskannya dari segala tuntutan hukum. Ia menyatakan bahwa perbuatan Alfian bukanlah tindak pidana.

Rabu, 18/04/2018 07:59 0

Indonesia

Soal Perpres Tenaga Asing, Begini Komentar Gerindra

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan munculnya Perpres 20/2018 tentang TKA juga dipicu dari kebijakan pemerintah yang memuluskan iklim kapitalisme ekonomi dan politik Cina di Indonesia atas nama pembangunan infrastruktur.

Selasa, 17/04/2018 21:37 0

Close