... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Alfian Tanjung Hari Ini Hadapi Sidang Tuntutan

Foto: Alfian Tanjung usai menjalani pemeriksaan terdakwa pada sidang ke 15 di pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/04/2018) (KIBLAT.NET/MUHAMMAL JUNDII)

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Partai Komunis Indonesia, Alfian Tanjung, hari ini (Rabu, 18/04), menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam kasus dugaan ujaran kebencian. Ia kembali berhadapan dengan hukum setelah dilaporkan oleh Tanda Perdamaian, salah satu pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas mandat PDIP.

Persidangan akan diadakan di ruang Mr Koesomah Atmadja lantai 1 PN Jakarta Pusat, dan persidangan seperti biasanya akan digelar terbuka. Keluarga Alfian Tanjung sudah menyebarkan flyer tentang agenda persidangan sejak Selasa (17/04/2018) siang.

Alfian didakwa melanggar Pasal 27 Ayat 3 Juncto Pasal 45 Ayat 3 dan/atau Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45a Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelumnya, usai persidangan ke-13, Pakar hukum Prof. Yusril Ihza Mahendra mengatakan, terdapat cukup alasan bagi pengadilan untuk membebaskan Alfian Tanjung dari segala dakwaan atau melepaskannya dari segala tuntutan hukum. Ia menyatakan bahwa perbuatan Alfian bukanlah tindak pidana.

Alfian Tanjung didakwa ke pengadilan dengan tuduhan melakukan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Alfian didakwa melanggar mencemarkan nama baik dengan menggunakan media elektronik.

“Pasal 310 KUHP itu adalah pasal fitnah dan pencemaran nama baik yang ditujukan adalah orang perseorangan (natuurlijk persoon), bukan organisasi (rechtspersoon),” ungkap Yusril, Rabu (28/03/2018).

“Beda halnya kalau yang merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya adalah Ketua Umum atau Sekjen PDIP. Pasal 156 KUHP mengatur pencemaran terhadap golongan atau SARA dan Pasal 206-208 KUHP mengatur pencemaran terhadap aparatur negara,” lanjutnya.

BACA JUGA  Pelaku Bom Kartasura Sempat Dilarikan ke PKU Muhammadiyah dalam Keadaan Hidup

Dalam hukum pidana tidak boleh ada analogi, maka terdapat kefakuman hukum terhadap kemungkinan pencemaran nama baik terhadap partai politik. Hakim seharusnya dapat menggali hukum dan menciptakan yurisprudensi mengatasi kevakuman ini.

Yusril menambahkan, andaikata fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan Alfian itu memang ada, ia melakukannya dalam konteks kepentingan umum. Maka menurut Pasal 310 ayat 3 KUHP sifat pidananya menjadi hilang.

Dengan demikian, jika dalam sidang dapat dibuktikan unsur kepentingan umum itu, Alfian bisa dibebaskan atau setidak-tidaknya dilepaskan (ontslaag) dari segala dakwaan.

“Sebagai ustadz dan dosen yang selama ini mendalami bahaya komunisme yang dilarang, maka tugas Alfian lah berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya untuk mengingatkan masyarakat terhadap fenomena bahaya kebangkitan kembali komunisme itu,” pungkas Yusril.

Sidang perkara Alfian Tanjung masih akan dilanjutkan pekan depan. Agenda sidang adalah mendengarkan keterangan ahli baik dari tim penasehat hukum maupun dari Jaksa Penuntut Umum.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Al-Jazeera: Rusia dan Suriah Hilangkan Bukti-bukti Serangan Kimia di Douma

Pasukan gabungan itu memberlakukan pengamanan ketat dalam bebeapa hari terakhir di sekeliling lokasi yang diduga terkena kimia. Truk-truk keluar masuk dari dalam lokasi tanpa diketahui apa yang diangkutnya.

Rabu, 18/04/2018 07:26 0

News

PKS Gencarkan Kampanye “Stop Perang, Ciptakan Perdamaian”

"Tiap kali konflik dunia pecah dan banyak korban sipil berjatuhan, Fraksi PKS selalu hadir baik melalui statemen politik maupun aksi solidaritas kemanusiaan. Kami galang aksi solidaritas untuk Palestina, Crisis Center Untuk Rohingya, aksi kemanusiaan atas konflik Timur Tengah, dan lain-lain," ungkapnya.

Rabu, 18/04/2018 06:50 0

Myanmar

Daftar Hitam PBB Cantumkan Militer Myanmar

PBB memasukan militer Myanmar ke daftar hitam terkait kejahatan seksual yang marak terjadi di Rakhine.

Selasa, 17/04/2018 19:00 0

Afghanistan

Taliban Sayangkan Data Lembaga HAM Tutupi Kejahatan AS

Imarah Islam Afghanistan terus mempertanyakan informasi yang menyalahkan Taliban atas korban sipil selama intervensi AS di Afghanistan.

Selasa, 17/04/2018 17:00 0

Yaman

Lumpuhkan Penjaga, 18 Tawanan Al-Qaidah Kabur dari Penjara Hutsi

Sebanyak 18 anggota Al-Qaidah cabang Yaman (AQAP) yang ditawan di penjara yang dikuasai oleh pemberontak Syiah Hutsi dilaporkan berhasil melarikan diri.

Selasa, 17/04/2018 16:43 0

Video Kajian

Puisi Sukmawati; Mengapa Mereka Benci Syariat Islam?

Puisi Sukmawati; Mengapa Mereka Benci Syariat Islam? Ejekan terhadap syariat Islam adalah perkara yang tidak pantas dibiarkan, apalagi di Indonesia dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Belum lama ini, Ahok dijebloskan ke penjara karena terbukti menghina ayat Al-Qur'an. Tetapi mengapa hari ini terulang?

Selasa, 17/04/2018 16:32 0

Prancis

Perancis Bikin Aplikasi ‘WhatsApp’ Tandingan untuk Cegah Spionase

Aplikasi-aplikasi pesan terenkripsi utama di dunia -termasuk WhatsApp Facebook dan Telegram- dinilai memiliki kemungkinan pelanggaran data konsumen.

Selasa, 17/04/2018 16:05 0

News

Benarkah Oposisi Gunakan Senjata Kimia di Suriah?

PBB disebut merilis hasil penyelidikan bahwa pemberontak anti-Assad menembakkan senjata kimia berupa gas saraf sarin sehingga menewaskan sedikitnya 75 warga sipil termasuk anak-anak pada 7 April lalu. Bagaimana sebenarnya?

Selasa, 17/04/2018 12:59 0

Afrika

Berseragam PBB, Jihadis Serbu Markas Militer Perancis dan PBB di Mali

Sekelompok pejuang yang menyamar sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB meledakkan 2 bom mobil dan menembakkan puluhan roket ke markas pasukan Perancis dan PBB di Mali bagian utara.

Selasa, 17/04/2018 11:51 0

Iran

Perkuat Basis Ideologi, Iran Buka Cabang Universitas di Suriah

Seorang penasihat senior untuk Pemimpin Tertinggi Iran dalam urusan internasional, Ali Akbar Velayati mengatakan Presiden Suriah, Bashar Assad telah mengeluarkan keputusan untuk membuka cabang Universitas Azad Iran di Suriah.

Selasa, 17/04/2018 10:55 0

Close