... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lumpuhkan Penjaga, 18 Tawanan Al-Qaidah Kabur dari Penjara Hutsi

Foto: Tentara di Yaman

KIBLAT.NET, Aden– Sebanyak 18 anggota Al-Qaidah cabang Yaman (AQAP) yang ditawan di penjara yang dikuasai oleh pemberontak Syiah Hutsi dilaporkan berhasil melarikan diri. Upaya escape para tawanan itu terjadi pada hari Sabtu (14/04/2018) di provinsi Al-Bayda, di bagian tengah negara itu. Demikian pernyataan seorang pejabat keamanan Yaman kepada Xinhua.

Menurut sumber keamanan yang tak bersedia disebut namanya, upaya tawanan yang melarikan diri itu dilakukan setelah pecah pemberontakan atau perlawanan di dalam penjara Politik dan Intelkam yang dikuasai Hutsi.

“Para penjaga penjara yang mengalami luka parah itu tidak mampu mengendalikan situasi dan memadamkan perlawanan yang dilakukan oleh para tawanan,” kata sumber tersebut.

“Bahkan senjata-senjata milik para penjaga Hautsi itu direbut dan dibawa kabur oleh orang-orang Al-Qaidah yang melarikan diri entah ke mana,” kata sumber tersebut menambahkan. Jaringan al-Qaidah sebagian besar mereka beroperasi di provinsi-provinsi bagian timur dan selatan Yaman. Mereka dianggap bertanggung jawab atas berbagai serangan berprofil tinggi terhadap pasukan keamanan di seluruh Yaman.

Banyak anggota Al-Qaidah hingga saat ini terus terlibat dalam berbagai pertempuran melawan pemberontak Syiah Hutsi dukungan Iran baik di provinsi Al-Bayda maupun di provinsi-provinsi lainnya di Yaman. Al-Qaidah Yaman atau dikenal juga sebagai cabang Al-Qaidah di Semenanjung Arabia (AQAP) dianggap oleh AS sebagai “jaringan teror” paling berbahaya.

BACA JUGA  AS Jatuhkan Sanksi Baru pada Hamas, Al-Qaidah, ISIS dan Garda Iran

AQAP dituding mengeksploitasi konflik mematikan antara pemerintah Yaman dengan pemberontak Hautsi untuk memperkuat eksistensi dan pengaruh mereka, terutama di provinsi-provinsi bagian timur dan selatan negara itu yang mayoritas Sunni.

Sumber: Xinhua.net
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Terduga Teroris Bisa Disadap Setahun, Komnas HAM: RUU Terorisme Keterlaluan

"Satu tahun itu menurut saya tidak memiliki logika penegakan hukum," kata Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM Mohammad Choirul Anam

Selasa, 17/04/2018 16:41 0

Video Kajian

Puisi Sukmawati; Mengapa Mereka Benci Syariat Islam?

Puisi Sukmawati; Mengapa Mereka Benci Syariat Islam? Ejekan terhadap syariat Islam adalah perkara yang tidak pantas dibiarkan, apalagi di Indonesia dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Belum lama ini, Ahok dijebloskan ke penjara karena terbukti menghina ayat Al-Qur'an. Tetapi mengapa hari ini terulang?

Selasa, 17/04/2018 16:32 0

Indonesia

Ombudsman: Penipuan Travel Umroh Akibat Maladministrasi Kementerian Agama

Ombudsman menemukan ada empat maladministrasi yang dilakukan Kementerian Agama dan satu maladministrasi yang dilakukan Kementerian Pariwisata.

Selasa, 17/04/2018 14:13 0

Indonesia

Komnas HAM: Masih Ada Pelanggaran dalam Penanganan Terorisme

"Data kekerasan yang dimiliki Komnas HAM dalam kasus terorisme disebabkan tidak diketahuinya tempat penahanan," kata Choirul Anam.

Selasa, 17/04/2018 06:58 0

Indonesia

Dari Serambi Mekah, 1.000 Ton Beras Diberangkatkan ke Suriah

Bantuan kemanusiaan dari rakyat Indonesia itu dibawa dengan truk besar dari Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, menuju ke pelabuhan Belawan, Medan.

Senin, 16/04/2018 12:22 0

Info Event

Amanatul Ummah Poso Gelar Lomba Olahraga Antar Majelis Taklim

Apresiasi disampaikan kepada bidang dakwah Yayasan Wakaf Amanatul Ummah karena telah mengadakan kegiatan lomba.

Senin, 16/04/2018 09:41 0

Indonesia

Kapitra: Pasal Penodaan Agama Harus Ada, untuk Jaga Keutuhan Republik

"Kalau dihapus, semua orang bebas menghina agama lain. Pecah negara ini," tuturnya

Senin, 16/04/2018 08:01 0

Indonesia

Kapitra Yakin Ada Intervensi di Proses Hukum Sukmawati

"Pasti, saya yakin interfensinya. Interfensi pihak polisian sangat luar biasa, saya percaya itu. Kalau polisi dibiarkan bebas menegakkan hukum saya pikir sudah selesai," katanya kepada Kiblat.net di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan pada Ahad (15/04/2018).

Senin, 16/04/2018 06:20 0

Indonesia

Kisah Pengayuh Becak dan Masyarakat Aceh Bantu Rakyat Suriah

Sore ini (15/4/2018), ribuan masyarakat Aceh berbondong-bondong menghadiri acara tabligh akbar di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh.

Ahad, 15/04/2018 21:17 0

Indonesia

Dewan Pers: Isi Khutbah Tidak Bisa Langsung Jadi Berita

"Kami dari Dewan Pers tidak menganjurkan apa disampaikan sebagai isi khutbah langsung dihadirkan menjadi berita oleh teman-teman pers," ujar Jimmy.

Ahad, 15/04/2018 10:22 0

Close